A Pitiful Girl Part 3

a-pittypul-girl-444

Author                  : Akira Cho

Genre                   : action, comedy romance

JJS                          : twitter @chodingcho97  facebook Lestari Cho, Magnae Choding

Cast                       : Seokyu and other cast.

Length                  : Chapter.

Note                      : annyeongg^^ I am comeback.. maaf ya nge post nya lama XD pengennya sih malam minggu. Tapi ndelalah banget laptop ku bermasalah di jaringannya padahal masih ada kuota tapi gak bisa browsing. Alhasil baru sekarang ngepostnya.

 

                Ff ini masih banyak SKM yang manis2 kek authornya. Kekekek *pede mode on* . Cuma udah sedikit nongol sesuatu. Tapi buat konflik yang lebih besar bakalan ada di next part. Next part kapan post nya? Nanti kalo laptop udah jadi. 😀 😀 ini aja aku lari ke warnet pen publish ini sambil download2. Abis gak ada handphone laptop juga sakit rasanya stress berat di rumah. >_<

 

seperti biasa aja blog ini adalah area terlarang buat antiSeokyu atau yang ngerasa Kyuhyun adalah    miliknya sendiri. jadi jangan pernah ngambah blog ini kalo mau bikin masalah. Karena admin blog ini nggak Cuma satu tapi banyak!!!

Typo selalu berserakan anggap aja kalian nemu harta karun yehh 😀 .. ff ini jan diplagiat. Meski aku yakin banget aku orang kesekian yang bikin ini ff dengan tema kek begini.. tapi pure ini murni dari hasil semedi ehhh maksudnya hasil mikir sendiri.. XD

 

HAPPY READING

 

Aku tidak tahu mengapa, tapi degupan itu memang hanya terjadi saat ada dirinya ~SJH~

 

“biarkan seperti ini. lima menit saja.. aku lelah..” dan seperti terhipnotis, Seohyun memilih diam dan tak bergerak sama sekali. membiarkan pria itu meletakkan wajahnya dicerukan leher miliknya.

 

Let’s story begin…

 

Seohyun benar – benar merasakan keanehan dalam dirinya. terutama jantungnya. Sedari tadi saat Cho Kyuhyun memeluknya jantungnya berdegup cepat sekali. Ia tidak tahu apa yang salah namun berada didekat pria itu terasa sangat mengerikan untuknya. Ia bahkan merasa kesulitan untuk bernafas.

 

“bernafaslah dengan benar manis. Apa kau ingin mati dipelukanku? Itu terdengar romantic tapi mengerikan untukku..” gumam Kyuhyun diakhiri kekehan olehnya. Seohyun memaksa Kyuhyun untuk melepas dirinya.

 

“kau.. seharusnya tidak boleh berada dikamar seorang gadis seperti ini Kyuhyun-ssi,, kau melanggar Undang – undang tentang kebebasan seseorang.” Kata Seohyun tegas. Meski nada suaranya masih terdengar gugup. Kyuhyun menaikkan satu alisnya.

 

“ah ya aku lupa jika aku berpacaran dengan gadis yang mengambil hukum di universitas..” gumam Kyuhyun santai. Pria itu mengelus dagunya sambil berpikir.

 

“tapi bagaimana ya,, aku kan penjahat.. apa aku akan dipenjara olehmu?” goda Kyuhyun. seohyun melotot.

 

“aku bukan polisi. Tapi jika aku jadi hakim aku akan menetapkan hukuman penjara seumur hidup untukmu.” Sahut Seohyun ketus.

 

“dengan senang hati baby, bukankah kau akan memenjarakan aku dalam hatimu? Ahh aku mau sekali..” Kyuhyun tertawa melihat wajah Seohyun berubah merah padam. Kekekek,, berdebat dengan raja debat? Seohyun benar – benar salah langkah.

 

“YAAAA..” teriak Seohyun keras sekali. ia segera menutup mulutnya yang keceplosan. Dan benar saja pintunya segera diketuk. Mungkin itu Siwon.

 

“Seohyun-ahh, gwenchana? Kenapa berteriak?” tanya Siwon panic. Pria itu tidak bisa membuka pintu kamar Seohyun karena gadis itu memang selalu mengunci kamarnya dimalam hari.

 

“aniya oppa..aku hanya ketakutan membaca novel.” Sahut Seohyun berbohong. Ia tidak punya pilihan lain selain berbohong pada oppanya. Ia sebal dengan makhluk di depannya itu. ia sedang panic setengah mati tapi pria itu justru duduk di ranjangnya sambil menyilangkan kedua kaki. Menatap Seohyun tak suka.

 

“kau bisa berbohong juga ternyata. Itu dosa baby..” bisik Kyuhyun.

 

“pergilah kau. Pergi sana..” teriak Seohyun lagi. kali ini ia juga mendorong – dorong Kyuhyun untuk segera meninggalkan kamarnya. Ia bahkan lupa jika Choi Siwon masih ada di depan kamarnya.

 

“sayang, apa perlu oppa masuk?” tanya Siwon dari luar.

 

“aniya oppa,, aku,, gwenchana..”

 

“jeongmal?” tanya Siwon lagi.

 

“ne oppa, aku akan segera menutup novel dan tidur.” Jawabnya dengan kebohongan baru lagi. setelah beberapa saat suara Siwon tidak lagi terdengar Seohyun merasa bisa bernafas dengan lega sekarang. Ia melihat Kyuhyun yang sedang santai di ranjangnya. Ughh,, dia kira dia siapa berani berbuat seenaknya pada ranjangnya.

 

“pergi..” ucap Seohyun dengan penuh penekanan. Kyuhyun menggeleng polos seolah ia anak kecil yang tidak suka penawaran dari orang dewasa. Benar  benar tampan yang menyebalkan.

 

“suka sekali sih mengusirku. Aku ini kekasihmu..” sungut Kyuhyun. wajahnya dibuat semanis mungkin dihadapan kekasih sepihaknya.

 

“Cho Kyuhyun-ssi..”

 

“arra.. arra aku pergi. “ Kyuhyun bersiap bangkit dari ranjang Seohyun. sebenarnya ia hanya ingin memastikan tentang keselamatan gadis yang diklaimnya sebagai kekasih. Bagaimanapun juga gadis ini hanyalah gadis polos yang tidak mengerti betapa dunia luar itu begitu mengerikan.

 

“besok senin aku akan menjemputmu tepat jam delapan. Persiapkan dirimu baby. Kau ada kuliah setengah Sembilan bukan.” Ujar Kyuhyun tanpa menatap Seohyun. sedangkan Seohyun kebingungan. Kenapa bisa Cho Kyuhyun tahu jadwal kuliahnya?

 

“astaga baby, apa sih yang tidak bisa dilakukan kekasihmu ini? kau lupa berpacaran dengan siapa?” Kyuhyun mulai menggoda Seohyun kembali. Kaki pria itu sudah berada di jendela dan dia sedang menatap Seohyun.

 

“aku bukan kekasihmu. Dan aku sama sekali tidak mengenalmu.” Sahut Seohyun sinis. Kyuhyun hanya menganggapnya acuh sambil mengangkat bahu.

 

“kau cukup bertanya pada Sulli atau minimal tanyakan tentangku pada oppamu. Tadi siang bahkan kami baru saja bertemu.” Tutur Kyuhyun.

 

“berhentilah omong kosong dan cepat pergi.” Potong Seohyun cepat. Ia bersedekap sambil menatap ke arah pria itu sengit. Kendali Seohyun yang sebelumnya tidak pernah lepas dan selalu terkontrol tiba – tiba saja berubah menjadi sulit dikendalikan sejak bertemu dengan Kyuhyun.

 

“baiklah,” Kyuhyun tidak jadi turun dan malah mendekat ke arah Seohyun. gadis itu mundur ketika Kyuhyun melangkah maju padanya.

 

“ap.. apa yang akan..

Cup..

 

Seohyun terdiam bagai batu karang dilaut ketika bibir tebal milik Cho Kyuhyun berada di dahinya. Jantungnya kembali berdegup tidak beraturan. Dan ketika pria itu memandangnya dengan senyuman manis tiba – tiba saja ia merasa tidak ingin ditinggal Kyuhyun.

 

“aku pergi, tutup rapat semua jendelamu, arraseo!!” Kyuhyun segera melompat ke bawah dengan cepat. Seohyun terkejut dan mengikuti Kyuhyun. ketika ia melihat ke bawah pria itu bahkan sudah menepuk kedua tangannya yang kotor dan berlalu begitu saja. Ugh,, bagaimana bisa pria itu melakukan segala hal dengan begitu mudah?

 

Seohyun melakukan apa yang Kyuhyun perintahkan. Setelah pria itu pergi Ia memeriksa seluruh jendela dan menguncinya dengan rapat. Ia juga menutup tirai agar tak seorangpun dapat melihat ke dalam kamarnya. Saat ia melihat jam dinding dikamarnya ia terkejut karena ternyata sudah menunjukkan pukul sepuluh lebih. Ia tidak pernah tidur malam. Dalam hati ia berdoa agar besok pagi ia tidak bangun kesiangan.

 

A Pitiful Girl

 

Pagi harinya, wajah Seohyun tampak lesu. Tentu saja,gara- gara pria itu. kedatangannya semalam membuat ia sama sekali tak bisa memejamkan mata. Alhasil pagi harinya matanya menjadi seperti mata panda.

 

“aunty, kenapa dengan wajah aunty?” tanya Kenzo mengamati Seohyun. seohyun hanya tersenyum sambil menggeleng.

 

“sayang, jangan membaca novel horror saat malam hari. Kau membuat oppa panic.” Nasehat Siwon. Seohyun teringat jika semalam ia berbohong pada Siwon.

 

“memangnya kenapa oppa? Aku tak mendengar apapun semalam.” Tanya Tiffany.

 

“Seohyun berteriak histeris membaca novel horror.” Jawab Siwon.

 

“whoa,, aunty, boleh aku pinjam novelnya?” tanya Kenzo antusias. Seohyun tak mampu menjawab. Bagaimana ia akan menjawab, sementara novel itu adalah bohong.

 

“No, Kenzo.. Dad tidak mengijinkanmu meminjam novel itu. kau akan kesulitan tidur saat malam hari.” Titah Siwon, Kenzo tampak merengut. Tiffany segera memangku anak semata wayangnya.

 

“daripada membaca novel horror, bagaimana jika kita pergi jalan – jalan. Iya kan Dad?” ajak Tiffany, Siwon mengangguk senang.

 

“tentu saja, itu ide bagus Mom,” timpal Siwon.ia mengelus pucuk kepala anaknya.

 

“Seo Autny ikut kan?”

 

“tentu..”

 

Semua orang telah bersiap. Rencana keluarga Siwon kali ini adalah jalan – jalan ke taman bermain bersama. Ini adalah rutinitas yang dilakukan keluarga Siwon saat mereka mempunyai waktu luang bersama. Biasanya seminggu sekali mereka akan pergi bersama. Namun ada saat – saat tertentu Siwon tidak bisa menemani karena urusan pekerjaan yang sangat sibuk.

 

“oppa, kemarin kau jadi menandatangani kontrak baru?” tanya Tiffany dalam mobil. Seohyun dan Kenzo tengah bermain di kursi belakang.

 

“eoh, aku juga tidak menyangka Cho Kyuhyun menawarkan kontrak kerja sama padaku. padahal perusahaanku masih belum terlalu maju..” balas Siwon sambil focus menyetir. Tiba – tiba saja telinga Seohyun menajam ketika nama pria itu di sebut.

 

“tentu saja Cho Kyuhyun mau bekerja sama dengan oppa,oppa selalu jujur dan tegas. Semua pimpinan perusahaan besar kan kesulitan mencari kawan.” Sahut Tiffany.

 

“tapi, berita yang beredar. Dia adalah anggota mafia dan juga pemain wanita. Entahlah benar atau tidak aku juga tidak paham.” Ujar Siwon. Seohyun bahkan terdiam ketika Kenzo menyuruhnya untuk memainkan dadu karena mereka sedang bermain ular tangga.

 

“kau bergossip oppa? Astaga, aku tidak percaya.”ejek Tiffany dengan tertawa.

 

“aniya, kata sekertarisku. Ia menyarankan padaku agar aku berhati- hati padanya.” Jawab Siwon. Kenzo sudah memanggil Seohyun sebanyak 2x, tapi aunty nya diam saja.

 

“Aunty!!! Ayo main.” Teriak Kenzo mampu menyadarkan Seohyun dari lamunannya.

 

“Kenzo tidak usah berteriak sayang. Ini bukan hutan.” Kata Tiffany menasehati.

 

“aunty dari tadi melamun terus. Apa aunty masih mengingat hantunya?” tanya Kenzo polos. Seohyun tersenyum sambil mengangguk. Ia kemudian mengambil dadu dan memainkannya kembali.

 

A Pitiful Girl

 

                Keluarga Siwon benar – benar menikmati akhir pekan dengan baik. Siwon bahkan tak cangung menggendong putranya dan membiarkan Tifffany menggandeng Seohyun dibelakangnya. Mereka mencoba beberapa wahana yang ada di tempat bermain dengan gembira. Sungguh pemandangan yang mampu membuat semua orang memberikan tatapan iri.

 

“Dad, aku lapar..” rengek Kenzo. Siwon menganggukan kepala.

 

“kajja kita makan siang..” ucapnya. Kemudian mereka keluar dari taman bermain mencari restoran terdekat. Setelah mendapat tempat mereka semua memesan makanan. Tiba – tiba saja saat ia memegang buku menu. Ia melihat tulisan menu yang mampu membuatnya mengingat pria itu kembali.

 

“Tuan Cho, anda ingin memesan apa?” tanya sang pelayan ramah. Tentu saja, Kyuhyun adalah pelanggan tetap restoran ini.

 

                “berikan aku Sannakji (Gurita hidup), Bibimbap dan Bulgogi.”

 

                “Jjajangmyun?”

 

                “tentu saja, kau sangat mengenalku nona.” Kyuhyun mengerling genit pada pelayan itu. seohyun melihatnya dengan wajah datar. Ugh,, apa maksudnya pria ini? apa dia juga menggoda seorang pelayan?

 

                Setelah beberapa saat menunggu akhirnya hidangan yang telah dinanti datang juga. Seohyun yang memang sudah lapar menatap makanan yang ada dimeja dengan senyuman. Kyuhyun pun tersenyum melihat gadis pendiam ini.

 

                “ini apa? Kenapa bergerak – gerak seperti ini?” Seohyun menunjuk piring yang terdapat sannakji. Kyuhyun terkejut ketika gadis itu sedikit teriak melihat makanan ini. memang apa yang salah?

 

                “itu gurita..”

 

                “tapi itu bergerak – gerak..” cicit Seohyun dengan wajah ngeri,

 

                “tentu saja memang gurita itu masih hidup.” Sahut Kyuhyun santai. Ia sudah menyantap jjajangmyunnya tanpa mempedulikan raut wajah Seohyun yang sudah panas dingin.

 

                “mwoya? Dan kau akan memakan ini?” tanya Seohyun lagi. Kyuhyun yang merasa terganggu akhirnya menghentikan menyuap jjajangmyun dan menatap horror pada gadis didepannya ini. tak lama kemudian Kyuhyun tertawa.

 

                “tentu saja, kau belum pernah mencobanya kan. Cobalah, rasanya kenyal..” Kyuhyun sengaja menakuti Seohyun dengan menyumpit sannakji itu dan menyuapkannya pada Seohyun. gadis itu ketakutan setengah mati membuat Kyuhyun tidak tahan untuk tidak tertawa.

 

                “aku takut.. tolong singkirkan itu,” pinta Seohyun dengan suara serak. Gadis itu memang takut terhadap beberapa hewan. Terutama dengan hewan laut. Kyuhyun segera memanggil pelayan.

 

                “ada apa Tuan?”

 

                “tolong singkirkan ini (sannakji), kekasihku tak menyukainya.” Seohyun membelalakan matanya ketika Kyuhyun menyebutkan dirinya adalah kekasih pria itu. hei! Sampai saat ini saja dirinya tidak tahu siapa nama pria itu.

 

                Seohyun tersenyum tipis sambil memandangi buku menunya. Pria yang baru di kenalnya begitu tampan. Ahh, apa baru saja ia memujinya. Ia menggeleng pelan sambil berusaha focus pada buku menunya.

 

“Seobaby, kau mau memesan apa?” tanya Tiffany, mereka semua sudah memesan makanan. Hanya dirinya yang belum.

 

“berikan aku jajangmyun dan lemon tea saja.” Ucapnya tanpa sadar. Siwon mengernyitkan dahi karena merasa tidak yakin. Namun setelah pelayannya pergi Siwon mengajukan pertanyaan.

 

“oppa pikir kau tidak suka mie hitam itu, kau ingin mencobanya ya?” Seohyun menatap Siwon. Tiba – tiba saja ia mengingat bahwa ia meminta Jajangmyun dan bukannya bulgogi, ahh kenapa pikirannya harus terpecah karena pria itu sih,

 

“aku hanya penasaran dengan rasanya oppa.” Jawab Seohyun pelan. Siwon hanya mengangguk. Tak berapa lama seorang pelayan datang dan meletakkan menu – menu yang sudah di pesan. Seohyun menatap jajangmyun itu dengan pandangan aneh. Baginya jajangmyun itu makanan yang tidak sehat. Ia tidak pernah makan jajangmyun seumur hidupnya. Tapi setelah bertemu dengan Kyuhyun sepertinya prinsipnya sedikit berubah. Dengan perlahan ia menyumpit mie hitam itu dan memasukkan ke dalam mulutnya perlahan.

 

‘rasanya tidak buruk.’ Pikirnya. Ia tersenyum dan kembali menyumpit jajangmyunnya. Ia tidak tahu bahwa sedari ia masuk ke dalam restoran ini sepasang mata menatapnya intens seolah menelanjangi. Bahkan orang itu menyunggingkan senyum jahatnya pada keluarga Siwon. Tidak, maksudnya hanya pada Seohyun.

 

“incaran sudah ku lihat bos, cukup menawan juga.”

 

“baiklah, ikuti terus kemana dia pergi. Jika dia lengah culik dia.”

 

“baik bos..” orang itu memutus panggilan dengan bosnya. Yaa dia hanyalah kaki tangan yang mendapat perintah untuk menculik Seohyun. namun pandangan pria itu membulat tatkala ada satu pasang mata menatapnya sambil menyodorkan pistol di belakang tubuhnya. Dia adalah Cho Kyuhyun.

 

“berani kau melukai gadis itu, aku tidak segan – segan membunuhmu di tempat ini.” ucap Kyuhyun dengan penuh penekanan. Pria itu ketakutan dan mengangguk. Setelahnya pria itu pergi terbirit – birit. Kyuhyun tersenyum sinis. Berani sekali kaki tangan pria sialan itu mengincar gadisnya. Setelah menetralkan kembali wajahnya ia menghampiri Seohyun dan keluarganya.

 

“Tuan Choi, kau disini juga ternyata..” sapa Kyuhyun manis. Siwon yang merasa dipanggil mendongak menatap Kyuhyun di depannya.

 

“ahh, Tuan Cho, kau mau bergabung?” tawar Siwon ramah, belum sempat Kyuhyun menjawab pertanyaan Siwon suara cempreng menginterupsinya.

 

“yak,, kenapa tidak menungguku sebentar? Sudah ku bilang kan aku takut sendirian.” Gerutu seorang gadis sambil menatap Kyuhyun sengit. Siwon mengernyitkan alis melihatKyuhyun di hampiri serang yeoja. Sedangkan Seohyun memilih membuang muka. Dalam hati ia sebal sekali dengan mulut manis pria itu. ternyata manis beracun! Pikirnya..

 

“apa dia kekasihmu Tuan Cho?” tanya Siwon penasaran. Kyuhyun tertawa kecil sambil menatap gadis itu tajam.

 

“aniya, aku tidak suka gadis berisik seperti dia, aku suka gadis pendiam yang penurut.” Liriknya pada Seohyun.

 

“aku bisa di bunuh kekasihnya jika berpacaran dengan gadis ini.” tambahnya lagi..

 

“annyeonghaseyo, Choi Sulli imnida..” Sulli membungkukan badan untuk mengenalkan dirinya.

 

“aku bukan kekasih pria menyebalkan ini, kekasihku masih di perjalanan menuju kemari.” Siwon tersenyum kecil mendengar penjelasan Sulli.

 

“bergabung saja bersama kami bagaimana?” tawar Tiffany.

 

“tapi Mom, aku tidak suka uncle itu.” tunjuknya pada Kyuhyun. Kyuhyun melotot tajam. Bagaimana bisa pria kecil ini menolak keberadaannya? Dia pria tampan abad dua puluh satu. Astaga, apa pamornya akan hancur. lihatlah Sulli bahkan sudah menertawainya.

 

“Kenzo, mom tidak pernah mengajarkanmu untuk berbicara seperti itu. itu teman kerja Dad.” Tegur Tiffany. Kenzo melengos.

 

“duduklah Tuan Cho, kau juga nona.” Titah Siwon. Akhirnya mereka duduk bersama. Kyuhyun memilih duduk di hadapan gadis itu supaya dia bebas memandang gadisnya bahkan sampai matanya juling pun tak apa kekekekke.. XD XD

 

“kau pesan apa Tuan Cho? Dan kau nona?” tanya Siwon setelah memanggil pelayan.

 

“jajangmyun..” jawab Kyuhyun.

 

“aku tidak makan, aku pesan orange juice saja.” Jawab Sulli.

 

“adikku baru saja memesan jajangmyun juga. Padahal seumur hidup ia belum pernah memakan mie hitam itu.” celetuk Siwon sambil menatap Seohyun. kyuhyun tersenyum kecil.

 

“benarkah?” tanyanya sok polos.

 

“pria ini suka sekali dengan jajangmyun. Ia sering di pukuli nunnanya karena tidak pernah mau makan sayur.” Sahut Sulli membocorkan rahasia Kyuhyun yang ia ketahui. Keluarga Siwon tampak tertarik dengan Kyuhyun.

 

“benarkah? Pasti keren sekali nunanya.” Timpal Kenzo. Pria kecil itu malas menatap Kyuhyun dan memilih menatap Sulli. Tentu saja Sulli cantik dan manis dambaan semua pria.mungkin saja Kenzo kecil tertarik. Hahaha

 

“eohh,, kau tahu pria ini terlihat kuat di luar tapi jika dengan nunanya ia kalah telak. Hahahaha..” cibir Sulli. Kenzo tertawa mendengar cerita Sulli. Sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum malu sambil mengumpat dalam hati untuk mulut besar Choi Sulli.

 

Daripada ia bosan mendengar Sulli dan Kenzo menjelekan dirinya ia mengeluarkan ponsel dan mengirim pesan pada Seohyun. gadis di depannya itu.

 

                ‘apa kau sedang memikirkanku hingga memesan makanan favoritku?’ Sent.. tak berapa lama ponsel Seohyun berbunyi. Gadis itu mengambil ponselnya dan membaca pesan. Matanya membulat saat ia tahu siapa yang mengirimnya. Ia menatap Kyuhyun sebal tapi pria itu hanya tersenyum manis seolah tidak melakukan apapun.

 

kau terlalu percaya diri, aku memesan karena aku ingin. Bukan karena dirimu.’ Sent. Seohyun menyumpit jajangmyunnya pelan. Sekarang giliran ponsel Kyuhyun yang berbunyi. Pria itu membacanya dan tersenyum tipis.

 

‘jangan bohong sayang, kau itu sama sekali tak pandai bohong arra.’ Sent. Saat Seohyun membaca pesan Kyuhyun tiba – tiba saja ia tersedak. Apa – apaan pria itu. sayang sayang.

 

“minumlah..” Kyuhyun menyodorkan minumannya pada Seohyun membuat yang lainnya menatap mereka berdua aneh. Dengan pelan Seohyun menerimanya dan segera menegaknya. Ponselnya berbunyi kembali dan gadis itu membukanya lagi.

 

‘hati – hati sayang, kau membuatku khawatir.’ Isi pesan Cho Kyuhyun membuat dadanya ketar – ketir ia menatap Kyuhyun serius. Dan pria itu juga terlihat serius.

 

“apa kalian tengah berbalas pesan?” tanya Siwon curiga.

 

“aniya oppa, ini dari temanku. Besok ia akan menjemputku pagi – pagi.” Jawab Seohyun bohong. Pria itu tidak percaya dengan Seohyun dan menatap Kyuhyun garang.

 

“aku sedang menghubungi rekan kerjaku yang ada di luar negri Tuan Choi, kau tenang saja aku tidak mengganggu adik manismu itu.” ucapan Kyuhyun membuat Seohyun menunduk. Akhirnya Siwon menormalkan kembali wajahnya.

 

“maaf Tuan Cho jika aku berlebihan. Aku hanya terlalu menyayangi adikku.” Ucap Siwon lembut. Kyuhyun hanya mengangguk.

 

A Pitiful Girl

 

                Sulli masuk mobil Kyuhyun dengan wajah kusut. Ia benci hari ini. kekasihnya kembali tak datang dan pergi bersama gadis lain.yahh ia tahu jika itu hanya rekan kerjanya saja. Tapi tetap saja ia tidak suka. Apalagi Krystal pernah menaruh hati pada kekasihnya. Itu mengusik ketenangan hatinya.

 

“kenapa kau menyuruh Minho oppa pergi bersama gadis itu.” sungut Sulli sambil bersedekap. Kyuhyun yang sedang memasang seatbeltnya tersenyum kecil.

 

“ck, ada Jonghyun juga disana. Tidak mungkin mereka akan berduaan.” Sahut Kyuhyun enteng.

 

“tetap saja, apalagi gadis itu pernah menaruh hati pada Choi Minho-ku. Bagaimana jika dia masih suka.. ahh andwe!!” ujarnya takut setengah marah.

 

“ckk, dasar kekanakan, cukup percaya saja pada Minho apa susahnya.” Setelah Kyuhyun mengatakan hal itu Sulli diam.

 

Kyuhyun mengantarkan Sulli ke markas. Sore ini ia akan pergi ke Daegu untuk transaksi senjata api yang di pesannya beberapa hari yang lalu. Ia pergi sendiri karena Changmin tidak bisa menemaninya. Jarak Seoul menuju Daegu adalah jarak yang cukup jauh. Di tambah lagi awal musim semi yang sring turun hujan. Kyuhyun tahu jika ia pergi sendiri akan menjadi berbahaya. Tapi ia juga tak punya pilihan lain. Transaksi senjata api ini adalah illegal dan sebelum pemasok senjata api itu pergi Kyuhyun harus segera menyelesaikan sisa pembayarannya.

 

“arrggh, kenapa harus hujan.” Sungutnya. Ini bahkan baru setengah perjalanan. Ketika hujan lebat sebuah truk pengangkut barang tiba – tiba saja mengarah kepadanya. Kyuhyun yang tidak punya banyak waktu untuk menghindar segera membuka pintu dan melemparka diri ke luar. Ia terguling – guling sejauh tujuh meter. Dan bisa dipastikan mobil yang tadi ia kendarai hancur lebur begitu saja karena setelah tabrakan itu mobilnya terbakar dan hangus.

 

A pitiful Girl

 

                Pagi harinya sebelum berangkat bekerja Siwon menyalakan televisinya sebentar. Ia ingin melihat prakiraan cuaca. Akhir – akhir ini cuaca tampak tidak begitu bersahabat membuatnya harus ekstra berhati – hati. Dan ketika ia sedang melihat channel yang lain tiba – tiba saja ada berita yang sukses membuatnya membulatkan kedua matanya.

 

“telah terjadi kecelakan di jalan Tol arah menuju Daegu sebuah Mobil Lambhorgini dengan plat 200 AS berwarna biru metalik yang di tabrak oleh truk pengangkut barang. Di duga sopir truk mengantuk berat di tambah lagi dengan hujan lebat yang tidak juga berhenti. Namun pemilik mobil Lambhorgini tersebut tidak ditemukan. Polisi menduga jika pemilik mobil telah terbakar bersama mobilnya…

 

“bukankah itu mobil Cho Kyuhyun?” tanya Siwon dengan ekspresi kaget yang luar biasa kentara. Seohyun yang sedang mengoleskan selai terpaku mendengar ucapan Siwon. Seketika pandangannya mengarah pada layar dua puluh satu inch itu. benar,itu mobil yang pernah ia naiki sebelumnya bersama pria itu. tiba – tiba saja ketakutan menyergap dirinya. bagaimana keadaan pria itu, apa dia baik – baik saja?

 

Dalam kepanikannya Siwon berusaha menghubungi koleganya tersebut. Namun sudah beberapa kali ia menghubungi ponsel Cho Kyuhyun sama sekali tidak aktif. Astaga, tiba – tiba saja Siwon merasa takut.

 

“apa masih belum bisa oppa?” tanya Seohyun cemas. Siwon tidak menyadari jika sebenarnya Seohyun jauh lebih cemas di banding dirinya. Siwon menggeleng pelan.

 

“sebaiknya kau datang saja ke kantornya oppa, siapa tahu kau bisa mendapat informasi yang jelas.” Nasehat Tiffany.

 

“kau benar sayang, oppa berangkat dulu kalau begitu. Seohyun kau mau oppa mengantarmu?” Seohyun melamun, ingatannya dibawa saat Kyuhyun berjanji padanya akan mengantar Seohyun kuliah.

 

“besok senin aku akan menjemputmu tepat jam delapan. Persiapkan dirimu baby. Kau ada kuliah setengah Sembilan bukan.” Ucapan Kyuhyun bahkan masih terngiang di kepalanya. Jika pria itu kecelakaan apakah pria itu akan menjemputnya?

 

“Seohyun??” panggil Siwon.

 

“aniya oppa, aku akan berangkat bersama temanku saja.”

 

“baiklah oppa pergi dulu kalau begitu.”

 

“seobaby, kau tidak mau berangkat bersamaku saja dengan Kenzo?” tanya Tiffany, ia juga sedang bersiap – siap mengantar kenzo ke sekolah dan pergi bekerja. Seohyun menggeleng kecil.

 

“aniya unnie, aku bersama temanku saja..” tolaknya halus.

 

“baiklah, unnie pergi dulu..” pamit Tiffany sambil menggandeng Kenzo.

 

“Bye aunty!!!” Seohyun melambaikan tangan pada keponakannya. Sambil menunggu jam delapan ia mencoba menghubungi ponsel Kyuhyun. satu kali, dua kali, tiga kali ia mencoba pnsel pria itu sama sekal tidak aktif. Ia menghela nafas.

 

“Tuhan, lindungi pria menyebalkan itu. amin.” Doanya, Seohyun bergegas ke kamar mengambil tas dan memutuskan untuk berangkat naik bis. Tidak  mungkin ia mengharapkan Kyuhyun menjemputnya. Dihubungi saja tidak bisa.

 

Ketika ia sudah keluar dari rumah ia mengunci gerbang sebelum pergi. Saat ia mulai melangkah ia di kejutkan oleh adanya mobil mewah berwarna merah menyala. Dan lebih terkejut lagi ketika yang keluar dari kursi kemudi adalah pria yang baru saja di khawatirkannya.

 

“kau baik- baik saja?” tanya Seohyun dengan raut wajah cemas. Kyuhyun tersenyum geli. Ada untungnya juga ia pergi semalam.

 

“aku baik – baik saja..”

 

“ini..” tunjuk Seohyun pada lengan  kiri yang di perban. Kyuhyun menatapnya sekilas.

 

“gwenchana, ini hanya karena aku terseret sejauh tujuh meter. Tapi aku..

 

“hanya terseret?” Seohyun memotong pembicaraan pria itu dengan ekspresi kaget yang benar – benar kaget. Sedangkan Kyuhyun justru memilih diam.

 

“kau tahu seberapa aku takut kau terluka, mobilmu hangus dan kau tidak ada. Menurutmu apa yang kupikirkan?” gumam Seohyun lirih. Ia baru saja mengungkapkan isi hatinya pada pria yang baru di kenalnya itu,Kyuhyun tersenyum lembut. Ia merangkul gadis itu membawanya dalam pelukannya.

 

“aku tahu, maafkan aku..”

 

“kau selalu datang dengan luka baru di tubuhmu. Sebenarnya apa pekerjaan yang kau lakukan? Apa kau mafia? Apa kau seorang buron?” sungut Seohyun. Kyuhyun terkekeh.

 

“bagaimana jika kau menjadi dokter pribadiku disamping menjadi kekasihku?” goda Kyuhyun. Seohyun melotot.

 

“aku jurusan hukum jika kau lupa. Dan aku bukan kekasihmu.” Kata Seohyun penuh penekanan. Gadis itu membuka pintu mobil untuk dirinya sendiri. Kyuhyun tersenyum senang, pada akhirnya Seohyun akan jatuh dipelukannya juga. Ia yakin Seohyun tidak akan mampu menolak pesonanya yang begitu luar biasa. Ia masuk mobil dan mulai mengantar Seohyun menuju kampusnya.

 

Dalam perjalanan Seohyun lebih memilih membaca diktat hokum yang ia bawa dari rumah. Ia sengaja melakukan itu agar Cho Kyuhyun peka dan tidak mengajaknya berbicara. Sesungguhnya ia sedang malu dengan dirinya sendiri. kenapa juga ia harus bersikap seperti tadi.

 

“kau menghindariku ya..” tanya Kyuhyun santai sambil menatap ke depan. Tentu saja karena ia sedang menyetir. Seohyun berusaha acuh pada pertanyaan Kyuhyun.

 

“kenapa kau menghindariku? Kau marah karena aku terluka seperti ini di depanmu?” tanya kyuhyun lagi. kali ini Kyuhyun menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Mau tidak mau Seohyun menatap pria itu.

 

“aku tidak menghindarimu.” Jawabnya acuh. Kyuhyun tak percaya begitu saja.

 

“bohong, jika kau tak menghindariku seharusnya kau menatapku saat berbicara.” Ucap Kyuhyun tegas. Seohyun menatap mata Kyuhyun, sama seperti pria itu yang tengah menatap kedua manic matanya.

 

Perlahan Kyuhyun memegang kedua tangan Seohyun menumpuknya menjadi satu dan mengecupnya lembut. Kyuhyun adalah namja yang kesulitan bersikap manis pada gadis yang disukainya. Ia memang pemain wanita, tapi sungguh, Seohyun tidak masuk dalam kategori wanita yang dimainkan Kyuhyun sekali pakai. Lebih dari itu, Seohyun sudah berhasil mencuri hatinya.

 

“maaf. Aku membuatmu khawatir. Tapi aku memang baik – baik saja. Selama kau tidak menolak kehadiranku aku akan baik – baik saja. Kekasihku yang manis maukan memaafkanku?” goda Kyuhyun di akhir kalimatnya. Seohyun tentu saja memilih memalingkan wajah. Pipinya bersemu merah dan itu membuatnya tak berani menatap wajah tampan Cho Kyuhyun.

 

“aku bukan kekasihmu.” Tolaknya mentah – mentah. Kyuhyun hanya mengangkat bahu namun tiba – tiba pergerakan yang salah membuat lengan kirinya nyeri.

 

“argghhh…” rintih Kyuhyun keras. Mampu membuat Seohyun takut.

 

“gwenchana? Bagaimana jika aku yang menyetir?” tawar Seohyun, Kyuhyun menaikkan satu alisnya. Menyetir? Sejauh yang dia tahu gadisnya itu tidak pernah memegang kemudi.

 

“memangnya kau bisa menyetir?” tanya Kyuhyun.

 

“eugh,, aku pernah di ajari Siwon oppa beberapa kali dan juga temanku. Kurasa tidak terlalu buruk.” Ucap Seohyun tampak tidak yakin. Akhirnya Kyuhyun turun dari mobil dan digantikan oleh Seohyun duduk di kursi kemudi.

 

“yakin kau bisa?” meski gugup Seohyun mengangguk mantap. Kyuhyun terkikik geli dengan ekspresi wajah Seohyun. kedua tangannya menumpu pada kemudi dan wajahnya begitu tegang.

 

“biasa saja, kau hanya sedang menyetir untuk kekasihmu sekarang bukan presiden Obama..” ejek Kyuhyun.

 

“diamlah!!” kata Seohyun tegas.

 

“arraseo.. arraseo..” sahut Kyuhyun. dengan perlahan Seohyun menstater mobil Kyuhyun. ini adalah pengalaman pertamanya menyetir sendirian. Meski Kyuhyun juga takut dengan kemampuan Seohyun menyetir yang terkesan lambat menggunakan mobil sportnya namun ia bersyukur. Gadisnya adalah tipikal gadis yang tidak bisa membiarkan orang lain terluka atau kesakitan. Dan itu terbukti saat ini.

 

“hei manis, aku semakin suka padamu.” Ucap Kyuhyun usil, Seohyun berusaha menghiraukan itu dan focus pada jalanan di depannya. Meski ia takut degupan keras jantungnya akan terdengar oleh Kyuhyun. ia hanya harus focus.

 

TBC

 

Jangan lupa RCL ya readers saranghaeyoo ❤ ❤

 

 

 

Advertisements

32 thoughts on “A Pitiful Girl Part 3

  1. Sweet banget sih mereka. Jd seo udh mulai suka ya sama kyu, ga sabar sama kelanjutannya. Next thor, semangatt

    Like

  2. Aigoo mereka lucu banget sih. Tuh kyuhyun kok bisa ya romantis kayak gitu padahal kan kyuhyun itu gangster. Seo ronnie yang suka tp malu2 gitu cute banget
    Mereka makin sweet aja.
    Semoga gak ada hal yg bener2 bahaya buat hub mereka
    Nice

    Like

  3. Astgaaa aq baru baca ff ini,,,,mian ya chingu baru coment part ini,,,,aq bacaxa borongan,,,,kereeen bngeet ffxa,,aduh seo eonni jiga cintaa tu ma kyupa,,,,next skm xa lebih sweet lagi yah….n mkin diperbanyak….hehe hwaiting

    Like

  4. Aku baru menemukan ff-nya dan aku baru membaca hingga part 3, authour, seperti yg diharapkan, aku menyukainya..
    Aku sepertinya pernah membaca dengan tema yang sama,
    Tapi ff ini alurnya sangat istimewa
    Aku menunggu next chapther Thour–
    Semangat!!!

    Like

  5. cho kyuhyun genit banget sumpah disini hahaha kasian seohyun harus diklaim punya pacar macam kyuhyun ckck tapi gapapa sih cakep kok kyuhyun 😂😂
    haduhhhh gak sabar baca part selanjutnya bakal kayak apa hubungan mereka berdua dan kehidupan seohyun kyuhyun serta gengster itu

    Like

  6. Akhirnya dipublish juga ffnya unnie , nunggu bngt. Suka bnht sama caa seo khawatir sm kyu, cara dia marahin kyu juga. Romatis pasangan ini. Sebenernya kyu knapa sih sangat menjaga seo dr orang itu, knapa dia ngk langsung depan siwon aja ngajak seo pacaran, langgeng twrus dong mereka. Fighting unnie suka bngt ffnya

    Like

  7. Wow kyuppa narsis nya juara y…part ni skm nya sweet bgt smoga dipart slnjutya jg y…kyuppa agresif bgtvy wakwaw…ditunggu next part nya y…

    Like

  8. Lamaaaaa banget akhirnya update… Ewww udah berani balik nyerang nih Seohyun ya… Ga malu kayak anak kucing mulu… Itu seriusan supir truknya bukan suruhan musuhnya Kyuhyun ya….

    Like

  9. uwah, aku sudah menanti kelanjutan ff ini..
    Setuju deh sama Seonni, Kyu emang selalu datang dg luka baru. Gimana ya kalo Seonni tau bahwa Kyu emang mafia?
    Anak buahnya Heechul lucu, baru kayak gitu aja udah kabur.
    Next, Eonnn!! Ditunggu, lho. Fighting!^^

    Like

  10. wow wow kyuppa makin romantis aja , aq kira kyuppa gak jadi jemput seo karna kecelakaan
    next next… part selanjuynya benar2 ditunggu

    Like

leave a comment^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s