NEED YOU 1

Autho : Veeskyblue11

Cast     : Cho Kyuhyun Super Junior and Seo Joohyun Girls Generation

Genre  : Family,Romance, Friendship

Type     : Chapter

Disclaimer   :  Cerita ini hasil dari ide milikku, dan pernah aku post di wattpad pribadiku hingga chapter 3 dengan judul yang sama.

.

.

Happy reading

*****

“Appa….Lauren boleh bantu appa?”

“Ah bagaimana bila Lauren tidur, ini sudah malam sayang.” lelaki dewasa itu mencium lembut dahi putrinya dan segera menggendongnya menuju kamar yang terletak di samping ruangan kerjanya.

“Lihat, Aiden Oppa sudah tidur.” dengan perlahan lelaki itu menurunkan Lauren pada ranjang disamping ranjang Aiden, kakak kembar Lauren.

“Selamat malam sayang.”

“Selamat malam Appa, aku mencintaimu” ucapan Lauren itu mendapat balasan sebuah kecupan sayang dari sang Appa.

Cho Kyuhyun, mencium dahi Aiden sebelum mamatikan lampu kamar dan keluar menuju ruang kerjanya lagi.

“Lihat, anak-anak kalian tumbuh menjadi anak yang yang sangat manis.” gumam Kyuhyun sambil menatap sebuah photo yang berukuran 1m x 1m itu yang terdapat tiga orang didalamnya dimana salah satunya adalah Kyuhyun yang memeluk seseorang wanita yang berada ditengah-tengah dua lelaki.

Kyuhyun menghembuskan nafas panjang, tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Sudah lebih dari 5 tahun dirinya mengurus anak kembarnya itu seorang diri. Kyuhyun menatap jari manisnya yang terlingari sebuah cincin pernikahan, cincin yang sampai saat ini tak pernah ia lepas karena selain menegaskan dirinya sudah menikah juga sebagai temeng untuk dirinya jauh dari para wanita yang selalu mengejarnya meskipun pada kenyataannya istrinya sudah lama meninggal setelah melahirkan anak kembarnya.

“Ah sebentar lagi Aiden dan Lauren berulang tahun yang ke enam, dan juga memperingati hari kematianmu yang keenam juga. Aku bingung akan membelikan mereka apa, sepertinya aku sudah membelikan banyak untuk mereka.” Kyuhyun terkekeh sendiri atas ucapannya, tak menampik bila dirinya sangat memanjakan putra-putrinya itu.

 

*****

 

“Baiklah dengar, Aiden jaga adikmu dan Lauren jangan nakal lagi oke. Jangan pulang sendiri bila appa belum menjemput, jadilah anak manis dan berikan pelukan pada appa.” Lauren segera memeluk leher Kyuhyun yang berjongkok di depannya, disusul oleh Aiden.

“Appa, Lauren tidak nakal. Lauren hanya menasehati teman Lauren yang berbuat nakal.” kilah Lauren yang membuat Kyuhyun terkekeh.

“Kau tahu sayang, kau sangat mirip dengan mommymu. Dan putra appa yang dewasa ini sangat mirip sekali dengan daddynya.” Kyuhyun mengacak pelan rambut Aiden yang membuat pria kecil itu cemberut.

“Jangan mengacak rambutku appa, nanti tidak keren lagi.” keluh Aiden.

“Baiklah, baiklah kalau begitu appa berangkat kerja dulu oke.”

Dengan segera Kyuhyun memasuki mobil dan menjalankannya menuju kekantornya hari ini sebelumnya yang mendapat lambaikan kecil dari putra-putrinya.

Sepeninggal sang appa, kedua bocah itu segera berlari menuju kelas mereka karena bell baru saja berbunyi.

“Annyeong, perkenalkan saya guru baru kalian. Kalian bisa panggil saya Seo saem. Senang bertemu dengan kalian semua.”

Sosok wanita dewasa itu menyapa ramah dan dengan ceria didepan murid-murid barunya itu.

Seo Joohyun, tersenyum senang saat murid-muridnya menerima dirinya dan mulai bertanya-tanya dengan semangat bahkan Seohyun terkikik geli saat salah seorang muridnya bertanya apa dia memiliki kekasih.

Tak terasa waktu yang dilewatkan mereka begitu cepat, bell yang berbunyi menunjukan berhentinya proses belajar mengajar di sekolah yang elit itu.

Setelah memberi salam, Seohyun masih berdiri didepan kelas untuk menunggu semua murid dijemput tetapi tatapannya berhenti saat Seohyun menemukan dua muridnya yang masih berada didalam kelas.

“Lauren dan Aiden, kenapa belum pulang?” Seohyun segera menghampiri kedua kakak beradik itu.

“Appa belum menjemput kita saem.” jawab Lauren polos yang membuat Seohyun gemas.

“Kalau begitu bolehkah saem menemani kalian?” tanya Seohyun lembut.

“Tentu saja tidak saem, kita malah senang bila saem mau menemani iya kan oppa?” dengan semangat Lauren bertanya pada kakak lelakinya itu.

“Iya saem, saem boleh menemani kita.” ujar Aiden.

“Saem, Lauren boleh tanya tidak?” Seohyun pun hanya mengganggukan kepalanya sebagai ijin, dilihatnya bahwa Lauren sedikit gugup.

“Ehmm, saem sudah punya kekasih belum. Saem maukah sama appa Lauren?” tanya Lauren polos membuat Seohyun sedikit ternganga mendengarnya.

“Hush, Lauren tidak boleh begitu. Itu tidak sopan kata appa.” berbeda dengan Lauren, Aiden adalah sosok anak yang berpikir dewasa meskipun dirinya pendiam dan terkesan kalem tetapi Aiden sangat tegas untuk sesuatu yang tidak disukainya atau menurutnya salah.

“Tapi oppa,saem sangat cantik. Lauren yakin appa akan menyukai saem.” lagi-lagi ucapan polos Lauren ini mengundang Seohyun untuk tertawa.

“Sayang, itu tidak boleh. Kau tidak kasihan kepada eommamu?” tanya Seohyun lembut selagi mengelus rambut Lauren.

“Mommy sudah pergi jauh saem, mommy sudah bahagia dengan daddy. Sedangkan appa sendirian, Lauren tahu pasti appa sangat kesepian.” entah dari mana Seohyun dapat melihat kesedihan dimata Lauren yang membuat dirinya ikut bersimpati, tetapi perkataan Lauren barusan begitu membingungkan.

“Lauren, Aiden.” lamunan Seohyun buyar saat mendengar suara bass dari lelaki dewasa dibelakangnya itu, dengan perlahan Seohyun membalikkan badannya untuk melihat sang pemilik suara itu.

“Appa!!” dengan semangat Lauren segera berlari menerjang Kyuhyun yang berlutut menunggu pelukan sang putri, Aiden sendiri hanya berjalan perlahan tetapi pasti menuju sang ayah.

“Maaf ya sayang, appa terlambat tadi appa harus rapat dulu dengan haraboji.”

“Tidak apa-apa, lagipula kita juga ditemani oleh saem.” Lauren segere menengok kearah Seohyun begitupun Kyuhyun.

sadar akan tatapan pria itu, Seohyun segera beranjak dan menemui Kyuhyun.

“Anneyong,saya guru baru mereka Seo Joohyun.” dengan senyum lembutnya Seohyun mengulurkan tangannya yang dijabat oleh Kyuhyun.

“Cho Kyuhyun.” entah kenapa Kyuhyun seperti tidak ingin melepaskan tangan yang digenggamnya itu. Keduanya pun masih sibuk saling menatap hingga lamunan keduanya pecah saat Aiden berteriak memanggil ayahnya.

“Appa, ayoo kita tidak punya banyak waktu kita harus segera menjemput Krystal aunty.” Aiden menatap sebal ayahnya.

“Baik, baik lagipula tadi Aunty bilang pada appa bila pesawatnya telat jadi kemungkinan nanti malam dirinya akan datang.” ujar Kyuhyun.

“Kalau begitu ayo kita pulang, saem terima kasih sudah menemani.” dengan semangat Lauren segera melambai pada Seohyun yang dibalas oleh wanita itu.

“Terima kasih telah menemani mereka, kalau begitu kami pulang dulu. Selamat siang.”

“Tidak masalah, hati-hati dijalan.” Kyuhyun beranjak mengikuti anak-anaknya yang berada didepan. Tanpa sadar ditolehkannya pandangannya pada belakang dan disana, Seohyun masih disana menatapnya dengan lembut.Ditariknya kedua sudut bibir itu hingga memunculkan sebuah senyum dan saat mendapatkan balasan senyum yang sama entah kenapa dada Kyuhyun serasa berdesir. Tidak ingin terlalu terlarut Kyuhyun segera berlari menuju mobilnya dimana Lauren dan Aiden sudah menunggu.

Seohyun menatap ketiga orang itu dengan perasaan aneh, sesaat saat matanya bertemu dengan manik hitam Kyuhyun dirinya merasa begitu terpesona seakan mata Kyuhyun begitu indah. Bahkan saat tangannya menjabat tangan Kyuhyun , Seohyun merasa begitu hangat. Dan terakhir senyum.lelaki itu yang membuat jantungnya berdetak tak menentu membuat Seohyun was-was.

‘Cinta kah?’

guman Seohyun pada keheningan itu.

 

*****

 

“Tidak eomma, aku tidak mau!!”

“Dicoba saja dulu sayang, bila kau tidak menyukainya eomma tidak akan memaksa.”

“Bagaimana bila Hyunnie saja, aku tidak mau. Eomma aku baru saja menandatangi kontrak majalah besar dan kemungkinan aku akan sering berpergian, seharusnya eomma tahu itu!”

“Baiklah begini saja kau dan adikmu menemuinya dulu, bila salah satu diantara kalian menyukainya kita teruskan acara perjodohan itu bila tidak eomma tidak akan memaksa.”

“Oke, deal”

Seohyun menatap bingung kedua wanita yang berarti baginya itu. Sesaat setelah dirinya memasuki rumah dirinya mendengar perdebatan antar eommanya dan kakak perempuannya.

“Eomma dan eonni kenapa?” tanya Seohyun bingung.

“Sayang, kau sudah pulang?” Nyonya Seo segera menghampiri putrinya itu.

“Ne, eomma. Eomma sendiri dan eonni lagi membicarakan apa?” Seohyun menghampiri Nyonya Seo dan duduk disampingnya.

“Begini eomma ingin menjodohkan kakakmu itu. Kau tahu bukan umur Yuri sudah semakin matang tetapi lihat dia masih saja mementingkan karirnya saja. Sebenarnya eomma tidak masalah bila Yuri tidak mau karena eomma yakin anak eomma yang ini pasti mau.” jelas Nyonya Seo dengan lembut membelai kepala Seohyun.

“Eomma, kita kan sudah dewasa. Eomma tidak perlu memilihkan kita seseorang, apa eomma tidak yakin bila kita bisa memilih pasangan kita dengan baik?” ujar Seohyun.

“Bukan begitu sayang, lelaki itu anak baik. Eomma sudah bertemu dengannya tetapi dia belum tahu juga akan setuju dengan perjodohan ini atau tidak. Tetapi eomma hanya ingin kalian berdua bertemu dengannya. Bila kalian tidak menyukainya eomma tidak akan memaksanya, bagaimana?” Nyonya Seo menatap memohon pada Seohyun yang membuat wanita itu tidak dapat menolak.

Melihat anggukan kecil Seohyun, Nyonya Seo dengan senang memeluk putrinya.

“Terima kasih sayang, kau memang yang terbaik.”

“Tidak,eommalah yang terbaik.”

 

*****

 

“Uhh aunty lama sekali.”

“Appa, Aiden lapar.”

“Aigoo, cucu halmoni pada cemberut. Tunggu sebentar ya sayang setelah Aunty kalian datang kita akan makan malam.”

Keempat orang itu sekali lagi mengedarkan pandangannya diseluruh penjuru bandara, meneliti akankah seseorang yang mereka tunggu itu akan segera datang.

“KRYSTAL AUNTY!!!!!” Lauren mengagetkan ketiga orang lainnya yang mendengar teriakan gadis kecil tersebut yang segera memandang seseorang wanita cantik dengan koper besarnya berlari menuju kearah mereka.

“Aigooo Eomma, aku merindukanmu!!!” Krystal memeluk erat Nyonya Cho hingga membuat wanita sebaya itu sedikit kesusahan bernafas.

“Hei hei, kau mau membunuh eomma eh?” menyadari ucapan sang oppa, Krystal segera melepaskan pelukannya dan memandang Nyonya Cho dengan penuh binar.

“Maaf eomma, aku terlalu senang kembali ke korea.” ucap Krystal.

“Tidak apa-apa sayang.” balas Nyonya Cho lembut.

“Kau tidak ingin memelukku dongsaeng?” Krystal mengalihkan pandangannya pada Kyuhyun yang membuka lebar kedua lengannya dan segera melemparkan dirinya pada dekapan sang kakak.

“Oh aku juga merindukanmu oppa.” ucap Krystal.

“Aunty aunty, peluk aku juga!!” suara cempreng Lauren membuat Krystal melepaskan pelukannya dan beralih memeluk penokanan kecilnya itu. Tak tanggung-tanggung Krystal memeluk Lauren dan Aiden sekaligus dutambah dengan kecupan-kecupan yang bertubi-tubi pada wajah kedua keponakannya.

“Aunty sangat,sangat,sangat merindukan kalian berdua.”

“Aunty,berhenti mencium Lauren. Lauren mau hadiah Lauren.” dengan polosnya Lauren menjulurkan kedua tangannya membuat Kryatal terkekeh.

“Aigoo Laurennie, aunty baru saja pulang dan kau meminta hadiah. Lebih baik kita segera pulang kerumah, haraboji sudah menunggu.” Lauren hanya mengerucutkan bibirnya dan mengikuti Kryatal yang menggandengnya dan Aiden menuju mobil.

Nyonya Cho sendiri segera mengikuti mereka meninggalkan Kyuhyun sendiri yang mendengus kesal saat dengan santainya Krystal menyerahkan koper besar itu padanya.

“Tidak kakak tidak adik selalu merepotkanku.” gumam Kyuhyun.

 

*****

 

“Hyun,bila seandainya aku tidak menyukai orang yang eomma pilihkan kau tidak keberatan bukan untuk menggantikanku?”

Seohyun yang semula sedang membaca buku segera mengalihkan perhatiannya pada sang kakak.

“Memangnya eonni tidak mau mencoba sebentar saja mengenal lebih orang yang akan eomma jodohkan?” tanya Seohyun balik yang dibalas dengusan Yuri.

“Untuk saat ini, aku tidak sedang merencanakan akan menikah. Kau tahu karirku sedang diatas puncak jadi bagaimana mungkin aku melepasnya begitu saja?” ucap Yuri.

“Tapi eonni mau kan bertemu sekalu dengan lelaki pilihan eomma?” tanya Seohyun lagi.

“Ya, aku akan menemuinya. Tetapi tentu saja denganmu dan aku tidak akan lama karena setelah itu aku masih ada jadwal pemotretan.”

“Oke, tidak masalah untukku.”

“Baiklah aku ingin tidur dulu, kau jangan tidur malam-malam oke?” tanpa menunggu jawaban sang adik, yuri segera meninggalkan kamar Seohyun.

Seohyun hanya dapat menggelengkan kepalanya pelan, kakaknya itu dari dulu selalu begitu mengejar dengan keras apa yang dia inginkan dan akan sangat susah untuk melepaskan.

Entah kenapa tiba-tiba Seohyun menatap jemari tangannya, dan pikirannya langsung melangkah pada kejadian tadi siang.

Lelaki itu masih terbayang dalam benaknya.

“Apa yang sedang kau pikirkan Hyun. Dia sudah menikah dan anaknya adalah muridmu.” entah kenapa mengatakan lelaki itu sudah menikah membuat Seohyun kesal.

Tak ingin terlalu terlarut, wanita itu memutuskan untuk tidur dan berharap semoga besok dirinya bangun akan melupakan wajah dari suami orang lain itu.

 

*****

 

“Hyun, apa kau tidak ingin menikah lagi?”

“Mwo?!”

Krystal dan Kyuhyun bebarengan menyahut pertanyaan Nyonya Cho. Ketiganya berada di dapur setelah makan malam bersama untuk menikmati teh buatan sang ibu.

“Wae, kau ini sudah berumur. Meskipun kau sudah menikah tetapi Lauren dan Aiden membutuhkan sosok ibu. Eomma juga ingin menimang cucu darimu.” ucap Nyonya Cho manja.

“Aigoo, kenapa tidak Krystal dulu?” tanya Kyuhyun sambil menoleh pada sang adik yang melototinya.

“Dengar, aku ini masih terlalu muda untuk menikah. Lagian oppa saja yang menikah aku yakin pasti banyak yang mendaftarkan diri pada oppa.” goda Krystal yang mendapat decakan lidah Kyuhyun.

“Lagian eomma ini sudah mempunyai tiga cucu apa masih kurang?” ujar Kyuhyun kesal.

“Eomma ini kesepian, Ken berada dijepang dengan Ahra dan Sasaki. Meskipun disini ada Lauren dan Aiden tetapi eomma ingin menimang cucu darimu dan tentu saja Krystal nanti.” kilah Nyonya Cho.

“Eomma tidak ada niatkan untuk menjodohkanku seperti dulu?” Kyuhyun memicingkan matanya menatap sang ibu.

“Ayolah Hyun, kali ini saja eomma berjanji ini yang terakhir. Kau boleh menolaknya tapi eomma mohon temuilah mereka dulu.” ujar Nyobya Cho lembut.

“Mereka?” tanya Krystal

“Iya mereka, mereka kakak beradik yang umurnya sudah cukup matang untuk memulai sebuah pernikahan.” jelas Nyonya Cho.

“Oppa coba saja dulu.” dukung Krystal.

“Jangan bilang kau juga mendukung keputusan eomma?” tanya Kyuhyun kesal.

“Tentu saja, aku kasihan melihat oppaku yang kesepian ini.” ejek Krystal.

“Sialan kau”

“Hush, jangan mengumpat didepan adikmu” dengan lembut Nyonya Cho menarik telinga Kyuhyun.

“Eomma, aku sudah tidak cocok diperlakukan begitu.” ucap Kyuhyun kesal.

“Baiklah jadi kau mau bukan, dengar ini hanya sekali pertemuan saja.” jelas Nyonya Cho.

“Ne,ne eommaku sayang. Baiklah aku ingin tidur dulu, eomma jangan tidur malam-malam kau juga dongsaeng.” setelah mencium Nyonya Cho dan Krystal, Kyuhyun segera beranjak untuk tidur.

“Eomma berharap, Kyuhyun akan memilih adiknya.” kata Nyonya Cho pelan.

“Memang dengan kakaknya kenapa eomma?” tanya Krystal penasaran.

“Asal kau tahu kakaknya adalah seorang model, bila Kyuhyun memilih kakaknya kemungkinan rumah tangga mereka akan berantakan karena mereka saling sibuk. Berbeda dengan kakaknya, adiknya adalah seorang guru. Dan kau tahi dia sangat lembut.”jelas Nyonya Cho yang diangguki Krystal.

“Model ya?” gumam Krystal

“Kau sendiri bagaimana dengan tempat untuk perusahaan barumu?” tanya Nyonya Cho.

“Ah Minho sudah mendapatkannya, eomma tenang saja kemungkinan besar pembangunan akan dilakukan minggu depan.” jawab Krystal.

“Tidak menyangka sebentar lagi ulang tahun si kembar sekaligus peringatan kakakmu.” ujar Nyonua Cho lirih. Krystal segera memeluk lembut Nyonya Cho.

“Aku sangat bahagia saat eonni memutuskan untuk menikahi oppa, membawaku pada keluarga ini. Eomma tenang saja aku yakin eonni dan oppa sudah tenang diatas sana karena melihat anak,adik dan orang tua mereka yang bahagia.” kata Krystal menenangkan yang diangguki Nyonya Cho.

.

.

.

Gom Se Mari ga

(Tiga beruang)

 

Han chib-e isseo

(Dalam satu rumah)

 

Appa Gom

(Ayah beruang)

 

Eomma Gom

(Ibu beruang)

 

Aegi Gom

(Bayi beruang)

 

Appa Gomeun ttung ttung-hae

(Ayah beruang gendut)

 

Eomma Gomeun neul ssin-hae

(Ibu beruang langsing)

 

Aegi Gomeun neomu gwiyeowo

(Bayi beruang sangat lucu)

 

Eussuk eussuk Jar-han da

(Up and down, You are doing well!)

 

“YEEEEEEEEYYYY!!!!!!!!”

Kelas yang berisikan itu anak-anak itu serempak berseru saat setelah menyanyikan lagu yang mereka sukai.Seohyun, sang guru hanya dapat tersenyum bahagia melihat betapa polos murid-muridnya itu.

“Nah karena kita sudah bernyanyi, setelah ini kita hanya menunggu bel pulang sekolah.” ucap Seohyun ceria.

“Saem, saem ayo bercerita dulu.” ucap salah satu muridnya.

“Hmm kalian ingin cerita apa?” tanya Seohyun yang berdiri didepan kelas.

“Tentang putri duyung.”

“Jangan, lebih bagus putri salju.”

“Tapi kami tidak ingin cerita putri duyung atau putri salju, lebih baik cerita hantu.”

“Itu menakutkan!”

Seohyun hanya dapat mendesah maklum, murid-muridnya benar-benar aktif dan sangat cepat tanggap terkadang membuat dirinya sedikit kewalahan menghadapi tingkah ingin tahu mereka.

“Baiklah,baiklah karena ini sudah sangat menipis waktunya. Bagaimana bila ceritanya kita undur besok saja oke?” tak berapa lama bel sekolahpun berbunyi membuat murid-murid yang tadinya ingin protes segera bersemangat kembali karena akan pulang.

Setelah beberapa saat para murid pulang, Seohyun sadar bila Aiden dan Lauren tetap dikelas mereka.

“Apa appa kalian telat menjemput lagi?” tanya Seohyun lembut.

“Tidak saem, hari ini aunty kami yang menjemput.” jawab Aiden.

“Oh,kalau begitu saem akan menemani kalian lagi.”

“Saem, sebentar lagi kita akan berulang tahun loh” kata Lauren ceria.

“Benarkah, kalau begitu apa yang kalian inginkan untuk hadiah ulang tahun kalian?” tanya Seohyun lembut.

“Aku ingin boneka teddy bear yang sangaaaaat besar.” jawab Lauren tak lupa kedua tangannya yang direntangkan, membuat Seohyun terkikik geli.

“Kalau aku, aku ingin eomma.” ucap Aiden pelan, yang seketika membuat Seohyun menatap pria kecil itu bingung.

“Eomma?” tanya Seohyun bingung.

“Ne saem, aku rasa perkataan Lauren kemarin benar kalau appa membutuhkan eomma.” balas Aiden dengan binar matanya yang sendu membuat Seohyun tanpa sadar memeluk kedua bocah itu lembut.

“Kalau begitu, saem akan mendoakan kalian akan segera memiliki eomma, bagaimana?” ucap Seohyun.

“Gumawo saem, kalau begitu Lauren akan meminta mommy dan daddy untuk bilang kepada Tuhan agar memberikan eomma.” ucapan polos dan tulus Lauren entah kenapa membuat hati Seohyun hangat, Seohyun sangat yakin bahwa kedua kakak beradik ini telah dididik oleh orang yang sangat tepat. Tetapi perkataan Lauren juga membuat Seohyun semakin bingung kenapa Lauren seakan menyebutkan dua sosok ayah yang dipanggilnya dengan appa dan daddy.

“Lauren,Aiden.”

Lamunan Seohyun buyar saat dilihatnya sosok cantik memasuki kelas.

“Aunty!!” dengan perlahan Aiden dan Lauren melepas dekapan Seohyun, guru muda itu juga segera berdiri dan menyapa wanita itu yang tak lain adalah Krystal.

“Gumawo telah menemani Lauren dan Aiden.” ucap Krystal tulus.

“Ah tidak masalah, saya sangat senang bisa menemani mereka.” balas Seohyun.

“Kalau begitu, kami permisi dulu saem. Ayo Laurennie, Aiden kita menyusul appa ke kantor.” kata Krystal dengan menggandeng tangan kedua keponakannya itu meninggalkan Seohyun sendiri yang menatap mereka.

“Cantik sekali wanita itu, apa mungkin itu calon eomma Lauren dan Aiden?” gumam Seohyun kepada dirinya sendiri.

 

****

 

Ok Taecyeon, model papan atas yang saat ini merangkak menjadi pemain film itu menatap sebal manager sekaligus sepupunya itu. Kim Jongwoon atau sapaan akrabnya Yesung.

“Ayolah hyung, kapan lagi aku bisa dipasangkan dengan Seo Yuri kalau bukan sekarang. Lagipula tidak ada alasan untuk menolaknya.” Taecyeon berujar kesal.

“Aku tidak bermasalah dengan kontrak itu hanya saja aku tidak yakin dengan model wanitanya.” ujar Yesung tenang.

“Memang ada masalah apa dengan Yuri-ssi?” gerutu Taecyeon.

“Kudengar dia itu model cantik yang mempunyai attitude buruk.”kata Yesung lagi.

“Hyung, sejak kapan kau memperhatikan orang lain lagipula perkataan hyung itu seperti hyung mengenal Yuri-ssi dengan baik saja. Ah atau jangan-jangan hyung kenal ya secara pribadi dengan Yuri-ssi.” kejar Taecyeon.

“Aku tidak mengenalnya dan tidak ingin mengenalnya.” dengan kesal Yesung segera pergi menyiapkan barang-barang Taecyeon yang dibutuhkan untuk pemotretan hari ini.

“Sudah tidak perlu kau pikirkan, kalau kau ingin bekerja sama dengannya oke lakukan.”ujar Yesung.

“Ne,ne hyung”

‘Kenapa nasibku begitu sial sampai harus bertemu dia lagi.’ batin Yesung geram.

 

*****

 

Kyuhyun mengangkat salah satu alisnya saat melihat Krystal yang tersenyum lebar dengan kedua tangannya yang membawa kantong plastik berisi berbagai macam barang.

“Ck, aku tidak menyangka meskipun kau shopping hanya dalam waktu dua jam tapi bisa membeli barang sebanyak ini.” dengus Kyuhyun membuat Krystal terkikik.

“Appa mainan Lauren dan oppa juga banyak dimobil.” ujar Lauren polos.

“Mwo, dimobil masih ada lagi?” tanya Kyuhyun takjub yang sekali lagi melototi Krystal tetapi tak dihiraukan oleh wanita muda itu.

“Iya appa,aunty juga berjanji kalau nanti Ahra imo datang kita akan jalan-jalan lagi.” kata Aiden semangat.

“Oppa ayo kita bermain”

Kyuhyun hanya dapat menggelengkan kepalanya melihat kedua putra-putrinya itu.

“Oppa tahu tidak tadi aku bertemu wanita cantik.” kata Krystal menggoda.

“Oh ya.” tanggap Kyuhyun cuek, bahkan Kyuhyun lebih memfokuskan pada dokumen didepannya.

“Kau tahu, guru cantik yang menemani Lauren dan Aiden.” ujar Krystal pelan.

“Mwo, maksudmu Seo saem?”

“Oppa sudah tahu?!” Krystal menatap Kyuhyun sebal, Krystal kira Kyuhyun tidak tahu.

“Kulihat dia belum menikah oppa, aku tidak melihat cincin dijari manisnya.” goda Krystal lagi tak lupa dengan menaik turunkan alisnya.

“Dan aku seorang duda beranak dua.” ucap Kyuhyun.

“Tidak masalah selama ada cinta”

“Berhentilah berbicara itu, lebih baik kau pulang. Kasihan Lauren dan Aiden pasti kelelahan.”kilah Kyuhyun.

“Ck, kau selalu saja mengalihkan pembicaraan.eh tapi oppa nanti jadi kan untuk bertemu kedua anak teman eomma?” tanya Krystal.

“Ne”

“Tapi oppa, bila kau tidak menyukai mereka. Oppa ambil saja saem Lauren dan Aiden.” dengan genitnya Krystal mengedipkan salah satu matanya membuat Kyuhyun mendengus.

“Ayo Lauren,Aiden kita pulang untuk bersiap makan malam diluar.” ajar Krystal pada kedua keponakannya itu.

Kyuhyun sendiri melamunkan tentang kejadian lalu, memikirkan ucapan Krystal entah kenapa membuat Kyuhyun ingin mencoba mendekati guru muda itu.

 

*****

 

Yuri tersenyum menyapa dua lelaki dewasa yang baru saja memasuki ruangan yang menjadi tempat pertemuan mereka.

“Akhirnya kita bisa bekerja bersama dengan model pria terseksi dikorea.” goda Taeyeon, sang manager.

“Jangan berlebihan Taeyeon-ssi, seharusnya aku yang senang karena akan dipasangkan dengan model secantik Yuri-ssi.”balas Taecyeon.

“Kalau begitu silahkan duduk.”

Keemapat orang itu segera menduduki kursi yang disediakan dan menunggu dari pihak StarMoon Magazine yang mengontrak kedua model besar itu.

Tanpa sadar, Yuri mengerutkan dahinya saat dilihat manager Taecyeon yang sedari tadi hanya diam.

“Maaf, apakah kita saling kenal?” ketiga orang itu menoleh kepada Yuri yang menatap Yesung dengan pandangan meneliti.

“Tidak, aku tidak mengenalmu.” jawab Yesung datar yang membuat Taecyeon menyikut pelan sepupunya itu.

“Mungkin aku salah orang, kupikir aku pernah melihat wajahmu itu.” ujar Yuri dengan senyum yang membuat Taecyeon tak berkutik melihat senyum manis itu. Berbeda dengan Taecyeon, dalam hati Yesung hanya dapat mendengus.

“Maaf membuat kalian semua menunggu. Kalau begitu ayo kita membicarakan kontrak yang akan kita jalani.”

Tuan Choi segera memasuki ruangan rapat itu dan segera memulai rapat untuk membahas kontrak kepada kedua model yang akan bekerja untuknya.

 

*****

 

“Eomma sudah pernah ke sekolah Lauren dan Aiden belum?” tanya Krystal kepada Nyonya Cho yang sibuk memilihkan pakaian untuk kedua cucunya itu.

“Eomma sudah lama tidak kesana, terakhir eomma kesana saat menjemput si kembar bulan lalu.Memangnya kenapa?” tanya Nyonya Cho heran.

“Eomma tahu tidak, Lauren dan Aiden punya saem yang cantik dan masih muda.” jawab Krystal.

“Lalu?” Tanya Nyonya Cho lagi.

“Eomma tidak mengerti, sepertinya dia guru baru si kembar dan eomma tahu kah, oppa sudah bertemu dengannya dan sepertinya juga oppa tertarik kepada saem si kembar.” jelas Krystal berseri-seri

“Jinjja, aigoo eomma tidak menyangka oppa mu bisa tertarik dengan seseorang. Tapi eomma lebih yakin Kyunnie dan kau akan tertarik dengan anak teman eomma itu.” kata Nyonya Cho.

“Aigoo aku jadi tidak sabar.” ucap Krystal.

“Kalau begitu cepat kau bersiap-siap selagi menunggu oppamu pulang.” kata Nyonya Cho yang segera diiyakan oleh Krystal.

“Semoga saja Kyunni menerima perjodohan ini, akan sangat menyenangkan bila Krystal dan Kyunnie dapat menikah dalam waktu dekat.” gumam Nyonya Cho penuh senyum.

 

*****

 

“Ada apa dengan wajahmu itu?” tanya Taeyeon saat dilihatnya Yuri yang memperlihatkan ekspresi kesalnya.

“Hari ini aku harus bertemu dengan lelaki yang akan dijodohkan eomma untukku atau adikku.” jawab Yuri kesal.

“Mwo, eommamu mau menjodohkanmu. Tumben sekali.”

“Eonni, aku benar-benar tidak ingin pergi. Kau tahu kan saat ini aku sedang sangat sibuk, tetapi eomma masih saja memaksaku untuk datang.Dan sialnya aku sudah berjanji akan datang.” meskipun kesal Yuri tetap memperhatikan penampilannya dengan dirinya yang tengah mempoles wajah cantiknya itu.

“Ayolah, hanya menemui saja bukan” bujuk Taeyeon

“Oh ya, apa kau tahu saat pertemuan tadi manager Taecyeon selalu menatapmu dengan tatapan aneh.” sambung Taeyeon lagi.

“Aneh bagaimana?” entah kenapa Yuri tertarik dengan ucapan managernya itu.

“Entahlah, tatapannya seperti menyiratkan kebencian mungkin.” ujar Taeyeon ragu.

“Benarkah, jadi bukan aku saja ya yang merasakan itu.” lirih Yuri.

“Mwo kau juga merasakannya, apa mungkin kau mengenalnya?”

Yuri segera menghampiri Taeyeon dan duduk didepan managernya itu.

“Entahlah eonni, tetapi aku seperti pernah melihat wajahnya.” jujur Yuri.

“Sudahlah jangan terlalu dipikirkan, bukannya kau sudah akan pergi. Lagipula eonni yakin cepat atau lambat kau pasti mengingatnya.” ujar Taeyeon menenangkan.

“Ne, kalau begitu aku pergi dulu. Besok aku kan kesini pagi-pagi sekali.”

“Ne, hati-hati.”

 

*****

 

“Aigoo, oppa dasimu tidak rapi.” dengan lembut Krystal membenarkan dasi sang kakak yang malam ini terlihat begitu menawan.

“Sudah lama sekali kita tidak berkumpul seperti ini.” ucap Tuan Cho yang sibuk memperhatikan kedua cucunya yang bermain disamping tempat duduk mereka.

“Yeobo, baru empat bulan lalu kita semua berkumpul dan kau mengeluh lagi saat ini.” ejek Nyonya Cho.

“Itu berbeda, empat bulan lalu hanya Ahra yang pulang ke Korea sedangkan Krystal masih di New York. Sasaki dan Ken juga masih di Jepang.” jelas Tuan Cho.

“Tenang saja appa, Ahra eonni sekeluarga akan kesini minggu depan karena memang sebentar lagi kan ulang tahun si kembar.” ujar Krystal menenangkan sang appa.

“Jangan lupa untuk mengajak Minho juga Krystal, ah Siwon dan istrinya juga boleh kau ajak. Atau sekalian saja kita undang Keluarga Choi, pasti akan sangat ramai. Dan Kyunnie, eomma juga merindukan Changmin dan Jonghyun juga.Nanti eomma akan mengundang Yesung dan juga Eunhyuk. Ah eomma jadi tidak sabar.” ujar Nyonya Cho panjang lebar membuat ketiga orang dewasa itu hanya dapat menggelengkan kepalanya.

“Eomma tidak berubah, masih saja suka sekali mengajak teman anak-anaknya itu berkumpul.” kata Krystal geli.

“Karena eomma kesepian, bila kita dapat mengundang yang lain pasti sangat ramai terlebih apa kau sudah bertemu dengan anaknya Hyukkie dia sangat aktif seperti appanya.” Nyonya Cho terkekeh saat membayangkan tingkah lucu si kecil Jaehyun.

“Tadi pagi Krystal juga bertemu dengan Soora, dia sudah semakin aktif sampai Tiffany eonni kelelahan bila dia sudah berlari mengelilingi rumah.” cerita Krystal tentang anak perempuan Siwon dan Tiffany itu.

“Aigoo, Kyunnie ayo berikan eomma cucu!!” perkataan Nyonya Cho itu membuat Krystal dan Tuan Cho tertawa terlebih melihat Kyuhyun yang cemberut.

“Maaf, kami terlambat.” sapaan hangat dari Tuan Seo membuat keluarga Cho itu serempak menatap keempat orang yang berdiri didepan mereka dan saat melihat kedua putri yang diyakini kakak beradik yang salah satunya akan dijodohkan dengan Kyuhyun membuat keempat muda mudi itu terdiam.

 

Seohyun,Yuri,Krystal bahkan Kyuhyun hanya dapat menatap satu sama lain dengan tatapan bingung.

‘Takdir kah’ pikir otak kecil mereka.

“Kyuhyun oppa?” tanya Yuri tak percaya.

“Yuri-ssi dan Seo saem” sapa Kyuhyun pelan.

“Krystal?” kata Yuri lagi yang kini tengah memandang tetapi tak diharukan Krystal bahkan dirinya dengan datar hanya melirik kearahnya.

“Seo saem?!!!” tiba-tiba dua bocah kecil itu menubrukan dirinya pada Seohyun membuat semua mata menatap kearahnya.

“Saem, sedang apa disini. Ayo ikut kami makan malam.” tanpa menunggu respon Seohyun yang kebingungan Aiden dan Lauren menyeret Seohyun duduk disamping Kyuhyun yang juga terlihat gugup.

“Aigoo, kalian sudah saling kenal. Kalau begitu ayo kita segera duduk dan berbincang selagi menunggu makanan datang” bujuk Tuan Cho.

“Appa, appa kenapa melamun?” tanya Aiden.

“Tidak apa-apa sayang.” jawab Kyuhyun lembut.

“Kalian berempat disini dulu dan Kyu jaga anak-anakmu. Kita para orang tua ingin berbicara sesuatu.” dengan segera mereka meninggalkan empat orang dewasa itu dalam keheningan yang canggung.

“Tunggu,oppa mereka anak-anakmu. Kapan kau menikah?” tanya Yuri penasaran.

“Apakah penting untukmu?” bukannya Kyuhyun, tetapi Krystal lah yang menjawab pertanyaan Yuri membuatnya dihadiahi cubitan kecil dari sang kakak.

“ehem, kau tahu Kyuhyun oppa menikahi eonni.” telak Krystal yang membuat Yuri menipiskan bibirnya.

“Bagimana itu bisa terjadi,aku menghadiri acara pernikahan Jessica dan Donghae oppa!” kata Yuri tak mau kalah, sedangkan Seohyun hanya menatap bingung tiga orang itu. Dirinya seakan berada dilingkaran luar diantara mereka tetapi untunglah Aiden dan Lauren yang berada disamping dirinya membuatnya lebih memperhatikan kedua bocah itu daripada ikut percakapan yang tidak ia pahami.

“Ya eonni memang menikah dengan Donghae oppa, dan dia juga menikahi Kyuhyun oppa.” ucap Krystal tajam.

“Krystal hentikan.” bujuk Kyuhyun pelan.

“Ck, eonnimu itu masih tidak berubah eoh. Apa yang dirinya cari setelah menikahi kakaknya sekarang dirinya menikahi adiknya.Apa eonnimu tak memiliki har-”

“HENTIKAN!!!” Seruan itu membuat Aiden dan Lauren yang bercanda dengan Seohyun segera memeluk saemnya itu.Mengintip takut pada sang appa dan aunty yang berteriak secara bersamaa.

“Kau tidak mengetahui apapun, jadi jaga bicaramu.” desis Krystal tajam.

“Aku tidak tahu kenapa kau begitu membenci Jessica, tetapi satu hal yang harus kau tahu Yuri-ssi jangan pernah menghina Jessica.” kata Kyuhyun tajam, dengan perlahan menyadari kedua anaknya yang ketakutan, Kyuhyun segera menghampiri Aiden dan Lauren yang bersembunyi dibalik punggung Seohyun.

“Laurennie, Aiden ayo kita ke balkon melihat bintang” ajak Kyuhyun lembut tetapi bukannya menurut si kembar malah semakin memeluk pinggang Seohyun.

“Sayang, appa kalian tidak marah. Jadi ayo ikut appa kalian” bujuk Seohyub lembut.

“Tapi, saem harus ikut.” ujar Lauren pelan.

“Iya saem, saem harus ikut.” dukung Aiden.

Seohyun segera memandang Kyuhyun meminta pendapat dan Kyuhyun hanya menganggukan kepalanya pelan.

“Baiklah, Seo saem juga ikut.” tanpa mendengar persetujuan Seohyun, Kyuhyun segera meninggalkan tempat itu menuju balkon restoran itu dan diikuti oleh si kembar yang sedikit menyeret Seohyun.

Yuri sendiri masih terpaku akibat ucapan Kyuhyun, saat dirinya sadar dengan segera Yuri melangkah menyusul lelaki itu. Tetapi langkahnya terhenti saat Krystal menahan tangannya itu.

“Berhenti, hentikanlah apapun yang ingin kau lakukan. Jangan membuat situasi semakin sulit.” ujar Krystal tajam.

“Apa maksudku, dengar aku disini karena akan dijodohkan dan satu-satunya lelaki disini hanya Kyuhyun oppa. Jadi kebenarannya adalah kau berbohonga akan statua Kyuhyun oppa.” kata Yuri tak mau kalah.

“Dengar, oppa memang sudah menikah dengan eonni.” jelas Krystal dengan penuh penekanan.

“Oh ya, kalau begitu dimana eonnimu saat ini. Setelah dia menikahai Donghae oppa lalu menikahi Kyuhyun oppa. Atau jangan-jangan Kyuhyun oppa akan dijodohkan karena eonnimu itu menikahi lelaki lain lagi.”

“Kau…” tanpa sadar Krystal meneteskan air matanya yang sayangnya tak mempan untuk Yuri.

“Eonni….”

.

 

.

 

.

 

.

 

.

TO BE COUNTINUE

 

 

 

 

 

 



Advertisements

31 thoughts on “NEED YOU 1

  1. Maruk amat ya mabak jess kyu sama donghae keduanya dinikahinn, suka deh genre yg beginian apalagi misalkan ada adegan cemburu cemburuuan yakun ngakak sendiri dahh akuu wkw nextt ditunggu thor

    Like

  2. Baru part 1 aja udah seru dan mengundang banyak tanya.kira2 itu cerita 3 orang#kyusicahae# nikah gimana ya…????dan itu yang bikin penasaran lagi si twins itu anaknya haesica kah…????trus apa juga alasannya kyu nikah ama sica….???dan masih banyak lagi pertanyaan soal ini.jadi penasaran nih ama next partnya……

    Like

  3. Owh jadi jessica nikah sama 2 lelaki pantesan aja lauren sama aiden mangilnya daddy sama appa tpi kayanya lauren sama aiden itu anak donghae, bukan anak kandung kyuhyun karena kata2 ny.cho yg pengen bngt punya cucu dari kyuhyun

    btw ada apa dgn yuri sama yesung? Dan lgi yuri kaya kenal bngt sama kyuhyun… Krystal jga kya’a benci yah sma yuri

    duh smga kyuhyun lebih milih seohyun dri pada yuri, lgi pula ny.cho jga pengennya seohyun yg jadi mantunya krystal juga ngedukung kalo urusan lauren sama aiden meraka mungkin bkl seneng bngt kalo yg jadi eomma mereka seohyun

    oh ya sica sama donghae meninggal karena kecelakaan kah?

    Next, Fighting!

    Like

  4. Kyu emank nikah sama jesica ya atau gimana?
    Trus apakah kyu n jesica memang memiliki anak
    Hmmmm
    Seo jadi guru mereka ya n anak2x kyu kayak uda dekat banget sama seo
    Yihiii seo di jodohkan n ternyata dengan kyu
    Tapi yuri juga ikut
    Hmmm semoga aja kyu tetap bertahan dengan pilihannya seo sebagai calon pendampingnya
    Ditunggu kelanjutannya 😀

    Like

  5. Hmmmm jujur sy mash bngung…itu sebnrya si twin anknya sapa…..mash pnuh rahsia…smga di next part udh keungkp semua krn jujur sy bngung…tp yg jls nice ff y…ditunggu part selnjutya y….hwaiting author..

    Like

  6. msih pnsrn kyu n hae mnikah dgn sica tw gmna pnsrn…
    kyu udh jth cinta pndngan prtma kyax ma seo, keke
    brhrp seokyu yg jdi..
    Yuri kok sgtux pengen tw kyu udh mnikh pa blm jgn2 dy ska kyu, jgn smpe dech..
    lnjut ne

    Like

  7. ffnya bagus tapi aku kok belum tahu jalan critanya ya..jessica nikah sama 2 namja trus lauren sama aiden itu anaknya jessica dg siapa??apakah yuri udah kenal sama kyuhyun??next dilanjut ya

    Like

  8. penasaran banget ama kisah masa lalu kyuoppa, istri’a kyuoppa, yuri eonni sama donghe oppa… waduhh apa jangan” nanti yuri eonni nerima perjodahan ama kyuoppa?
    Next

    Like

  9. Msh bingung dhmg hubungan sica,donghae n kyuhyun nih.duuh jangan sampe deh yuri menyetujui perjodohan nya sm kyu,biarin kyu nya buat seo aja deh

    Like

  10. Eonni akhir nya dea bisa baca ff nya eonni

    Cerita nya rumit dan kompleks yaa eon tapi dea suka, alur nya juga engga kecepetan tapi ada satu kata yang salah eon ..

    Ditunggu yaa eon kelanjutannya, fighting!!

    Like

  11. ini baru part 1 aja udah mengundang banyak tanya, ya? terlalu banyak rahasia, huh.

    btw, di bagian yg

    “bolehkah saem duduk disini?”
    “Tentu saja tidak, saem. kami senang………”

    kok tentu saja tidak, eon jawabannya?
    cuma koreksi dikit aja sh.

    ceritanya manis dan rumit

    Like

leave a comment^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s