LOVE ~MARRIAGE LIFE1~

LOVE

(marriage life 1)

ASHYSHANAYS

15554810_567049636834258_1112305384_n

CAST

SEO JOO HYUN,

CHO KYUHYUN

AND AUTHOR CARACTER

GENRE

TYPE

FICLET- SERIES

RATE

PG+17

COVER BY

Selin artdesigh

NOTE

Hello^^

Anaisha kambek lagi. Bawa lanjtan series dari LOVE. ada yang mau baca gak? Ada ya!! anaisha khusus bikinnya ni, untuk kalian semua. Bagian yang pembaca setia anaisha. Pasti.

LOVE

Artinya cintakan? Haha tentu.

Nanti disini, aku akan menjelaskannya. Yang tahap pertama, mungkin aku mundurin dulu ya alurnya. Jadi masalah mak seohyun ketabrak ane gak tahu. hidup atau mati, itu urusan ane. Namun jika yang Love ini aku jelasin lagi, ini menyangkut tentang pertemuan mereka, kisah rumah tangga mereka, dan pasti semua akan berlanjut sampai dimana perpisahan itu terjadi. dan? Tentu kalian semua harus membuka lama.

Jika love nya sudah selesai aku jelasin, maka datang lagi dengan istilah HATE, bagian dari love juga. Dan ini akan menjelaskan tentang kehidupan mereka setelah perpisahan. Meski alurnya akan maju.  Dan akan dibuat dramatis Hehe.

Jadi, monggo dibaca ya

SILDER, I’m not angry, if it was you came just for stalking all of my work, of course it does not matter. but at least, you should be able to appreciate all of it.

 

.

.

.

Happy reading

~ketika pikiran yang berbicara, semua tidak akan indah pada nantinya~

SEO JUH HYUN

.

.

.

‘’dengan nama tuhan, kalian resmi menjadi sepasang suami istri ..’’ucap si pendeta. Aku tersenyum bahagia. Berdiri di altar bersama pria yang telah sah menjadi suamiku. Walau hanya bertiga orang ada gereja. Aku, suamiku, dan pendeta. Semua tidak menjadi masalah untukku. Jika stastusku bisa berubah menjadis istri, maka tidak harus penting bukan sebuah keluarga dalam pengingat sakral kami mereka harus datang? Kami tetap akan disahkan tampa mereka. jadi beginilah.

‘’apa itu berati aku telah menjadi istri kyuhyun? ..’’tanyaku girang kepada pendeta.

‘’ya ..’’ujar si pendeta. Aku tersenyum manis sembari menoleh kesamping menatap pria itu. pria yang menjadi suamiku. Tentu, kami telah disahkan dalam ikatan suci pernikahan.

‘’kyuhyun, kit- ..’’

‘’kajja! Saya memiliki urusan …’’ujar pria itu. dan setelah mengatakannya, dia malah pergi menurun altar dengan meninggalkanku bersama pendeta disana. Tidak bisa aku ketahui tentang sikapnya. Kami memang belum bisa mengenal jauh, namun untuk saat ini bisahkan pria itu berbaik padaku?

‘’pernikahan kalian? Apa kalian menikah tampa restu? Apakah suami andaa begitu menentang pernikahan ini? atu- ..’’

‘’ak-u. Ya. kami menikah karna kami telah melakukan kesalahan. Bahkan menikah tampa ada dua keluarga yang memang seharusnya hadir. Tidak apa. dengan seperti ini, aku telah menjadi istrinya. Semua orang tidak akan menghinaku dengan kondisi seperti ini. heum, pendeta, khamsahamida …’’ucapku kepada pendeta. Menuruni altar dengan wajah yang sendu. Baru di hari pertama, aku telah mendapatkan hal semacam ini, apakah di hari selanjutnya, aku akan mati karna tidak bisa menahan hati ini? entah. Pria itu sangat berbedaa. Ketika kami melakukannya, dia sangat hangat padaku. Namun, ketika kami terbangun pada pagi hari. Wajah hangat itu seakan hilang dari pengliatanku. Terganti dengan wajah yang dingin, dan datar.

Beberapa hari setelah malam itu, kami sering bertemu. Tetap saja, wajah itu semakin membuat aku tidak bisa berfikir jika pada nanti pria itu  akan pergi begitu saja, dan tidak ingin bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan padaku. Sejujurnya, ini bukan salahnya juga. Aku ikut serta salah karna aku menerima sepenuhnya perbuatan pria itu, namun bisakah mengerti jika malam itu aku memang tidak sadar. Aku, aku sepeti itu. bukan karna aku tidak memiliki orang tua, namun hanya perhatian dan kasih sayang yang begitu kurang aku dapati.

Aku berfikir jika aku ikut masuk dalam dunia soo young, mungkin aku bisa memiliki banyak teman yang dapat memberikan aku sebuah perhatian, tetapi semua salah dimataku. Bukan teman banyak yang aku dapati, namun sebuah kesakitan yang aku terima ketika aku memilih untuk menyerahkan semua yang aku miliki kepada pria yang memang kini telah menjadi suamiku.

Bahkan, aku sama sekali tidak mengetahui jika sampai hubungan kami diketahui pihak keluarga, apakah kami akan tetap bersama? Namun itu terlalu jauh untukku berfikir, dengan keadaan seperti ini saja, aku bisa mengalah untuk berpisah. Aku tahu aku terlalu labil dalam mengambil keputusan, tetapi apakah aku sanggup menjadi istrinya dengan kebohongan yang semakin tercipta?

‘’rumah ini sangat besar. Kita hanya tinggal berdua. Sangat rugi ..’’ujarku. ketika pria itu membawaku sebuah rumah. Rumah minimalis

‘’saya membelinya dengan uang sendiri. Saya telah mempersiapkannya. Untuk wanita yang akan menjadi istri, dan ibu untuk anak-anak kami kelak ..’’ucapnya mampu membuatku meleleh. Aku tersenyum bhagia mendengar penyataan pria itu. suamiku.

‘’yah. Terliat ..’’ujarku.

‘’semua sangat salah. Orang lain lebih dulu masuk sebelum mereka ..’’gumam pria itu memilih pergi meninggalkanku sendiri.

Aku tersenyum lagi. walau untuk kali ini, aku tersenyum akan paksaan. Nyatanya rumah ini bukan untukku. Pria itu telah membeli rumah ini untuk istri dan anaknya kelak, tetapi bukan aku wanitanya. walau saat ini aku sedang mengadung benihnya, namun dia hanya menganggapku sebagai orang asing. Aku hanya orang lain saja yang masuk, dan menghancurkan hidupnya. Ya, aku hanya orang lain baginya. Aku, bahkan aku ingin sekali agar waktu bisa diputar ulang.

Aku tidak ingin hidup seperti ini.

‘’ak-u akan bersih-bersih terlebih dahulu ..’’ujarku.

aku memilih pergi memasuki kamar mandi. Terdiam beberapa saat. Dan mampu membuat tangisanku pecah di ruangan kedap suara ini. Rasanya amat sakit sekali. Menjadi sepertiku itu benar-benar sulit. Walau menikah, dan menjadi istrinya. Aku sama sekali tidak mendapatkan apa itu perhatian dan kasih sayang. Belum lagi keluarga yang juga seperti itu, dan kini. Aku memiliki suami yang sikapnya tidak berbeda jauh dengan sikap kedua orang tuaku yang super cuek.

Germecik air itu tuntas membasahi tubuhku. Terdiam dengan pikiran yang amat bercabang. Aku sangat ingin berbahagia setelah status baru aku dapati. Tapi rasanya akan sia-sia saja bukan? Apalagi hubunganku dan dia berawal karna kesalahan yang memang tidak harus terjadi. ya, itu salah besar. Jika aku tahu semua akan seperti ini, aku memilih untuk tidak menerima lamarannya. Setelah apa yang dilakukan pria itu, dan aku hamil ia mau bertangggung jawab. Namun ketika aku menyimpulkan semua itu, dia mungkin terpaksa melakukannya bukan? Menikahiku karna aku sedang mengandung anaknya. Darah darah daging pria itu.

‘’ya ..’’terdengar jelas. Aku kembali dengan melangkah menghampirinya,

‘’ky- ..’’

‘’jika bukan karna dia sedang hamil, aku tidak akan menikahinya ..’’saat aku akan bersuara, namun semua terhnti ketika pernyataan pria itu mampu membuatku terkejut yang sangat tiada taranya. Menatap tidak percaya punggung si pria yang menjadi suamiku. Ya. ini sangat menyakitkan untuk wanita sepertiku. Apa karna aku mengandung, dia menikahiku? Apa karna aku ini begitu mengibakan, dia menikahiku? Ya tuhan. Aku harus mendegarnya. Mendengar semua itu.

‘’…..’’

‘’tentu. aku tidak akan mau menikah dengan gadis sepertinya. Walau ini terjadi karna aku yang memulai. Tetap saja, aku tidak tertarik padanya …’’aku masih setia mendengar. Mendengar semua perkataanya.

‘’….’’

‘’baiklah. Aku akan menghubungimu ..’’

aku berbalik. Ini masih siang. Tidak menjadi masalah bagiku. Ada kesempatan untukku pergi kesuatu tempat. Mungkin, dengan begitu, aku bisa mengatur kehidupan ini mulai dari sekarang. Melangkah meninggalkan ruangan itu dengan hati yang amat sulit aku ketahui. Berjalan tidak tahu arah. Tujuannku hanya cuman satu. pergi ke pengadilan. Tentu, aku sangat menginginkan semua berakhir tampa kebohongan. Walau pagi ini kami baru saja disahkan dalam ikatan suci pernikahan, namun siang ini aku akan mengurus surat yang bisa memisahkan kami berdua.

‘’apa ada yang bisa kami bantu? ..’’tanya seserang. Aku tersenyum,

‘’aku meninginkan surat perceraian ..’’jawabku.

‘’perceraian ..’’tanyanya lagi.

‘’ya ..’’jawabku, dan setelah jawaban aku utarakan, seorang langsung pergi  mengurusnya. Mempersilakan aku duduk di kursi ruangan tunggu. Aku mengurus ini, bukan berati aku akan menyerahkannya saat ini juga. Mungkin aku harus menunggu beberapa waktu dulu ya. aku ingin tahu, apalakah benar pria yang menjadi suamiku itu menikahiku hanya karna ikhlas, atau menikahiku hanya karna kasian. Ya aku ingin tahu semua itu.

Sekilas, aku melirik perutku yang sepertinya sudah membesar. 3 bulan tentu, sudah berbntuk. Aku tersenyum mengingat jika 6 bulan lagi aku akan menjadi ibu, ibu untuk anakku yang sangat aku sayangi. Jika pun nanti aku telah berpisah dengannya, aku tidak akan bersedih demi calon anakku kelak. Ini yang bisa aku harapkan. Pernikahan kami mungkin tidak akan bertahan lama, namun aku ingin tuhan mengabulkan doaku dengan menjadikan bayi kami sebagai pengikat hubungan pernikahan aku dan dia. Dan untuk surat itu, aku akan memberikannya jika pernikahan kami memang tidak bisa lagi untuk dilanjut. Ya. itu pasti akan aku lakukan.

‘’ini nona! ..’’seorang memberikan aku sebuah amplok, aku juga sudah tahu bhwa itu adalah surat perceraian. Baiklah. Aku ambil tampa berkomentar apapun. Aku tahu ini terlalu cepat, tetapi percayalah kalau sura ini tidak akan aku berikan padanya sekarang. Ini hanya untuk jaga-jaga saja. Aku ingin memiliki persiapan terlebih dahulu sebelum semua benar-benar akan hancur. termasuk pernikahan kami. Cukup saja aku yang hancur, tapi tidak untuk pernikahan kami.

‘’terimakasih …’’ucapku. pergi dari lingkungan sana dengan hati yang bercampur. Senang, ataupun sedih. Tetapi ini memang harus aku syukuri. Bersabar memang lebih baik.

Mungkin

Bersabar demi mendaaptkan perhatianya.

Pasti

.

.

.

.

.

.

FIN

Advertisements

23 thoughts on “LOVE ~MARRIAGE LIFE1~

  1. Masa habis ikar nikah kyu langsung pergi aja. Pasti seo sedih banget dn pasti sakit hati. Batu juga nikah uda mau cerai, trus buat apa nikah? ?.
    Seo jgn lgsung kasih surat cerainya ke kyu ya.. .

    Like

  2. SEO sepertinya udah antisipasi bnget yah dngn lgsg ngambil tindakan kepengadilan utk ngurus surat cerai. Wlw pun sbnarnya Dy gak ad niat tuk pisah ma kyu, aplgi Dy lgi hamil gtuh. smga aj dngn berjalannya wktu kyu bsa Nerima seo sbgai istrinya. dan gak bersikap cuek trhdap SEO. Kan SEO jga lgi hamil anaknya psti btuh perhatian kyu… 😊😊

    Like

  3. yaaah kyu dri awal udah ngga suka gitu ya sama seo, pdhal seo udah mulei menunjukkan ketertarikanya ke kyu ckck😧
    penasaran gimna kehidupn mreka sehari-hri, dngn keadaan seo cinta bertepuk sblh tngn ke kyu…😥
    mngkin seo ngurus berkasnya dlu dngn pkiran dia lebih baik menceraikan kyu daripada dia dceraikan oleh kyu yaa, semoga dengam berjalannya waktu, kyu mulei mncintai seo 😊

    Like

  4. Sakit hati pas kyu bicara di telpon sama siapa lagi dia telponan,terus seo kasihann banget dia udah nyiapinn surat perceraiannya huhu 😔😭😭😭

    Like

  5. seo npa hrs mnunggu kn day dngr sndri kyu menikah krn trpksa, dripd tar trsiksa, skit hti n g jls jga mndingan pisah z,,hdupkh dmna ksihan babyx tkt pngruh bisa stress tar seox dgn klkuan kyu..
    kyu jga jga prsaan seo sdikt key…
    bisa ga seo jgn trllu mndambakn kyu ksihan z seox nti

    Like

  6. Hahaha nasibmu seo apess bgt. Disetiap ff pasti selalu tersakiti 😂
    niatnya ingin dpt perhatian yg ada malah dpt siksaan. Yg kuat dah seororo ku 😙

    Like

  7. kyuhyun kalau nyakitin itu ngak kira” ya kan kasihan seo udah hamil di sakit hati mulu gegara kyu…ntar nyesel baru tahu rasa kyu..next y

    Like

  8. Kasihan banget liat seo
    Kyu uda ngambil hak berharga seo kayak gak dihargai banget walaupun dia uda tanggung jawab dengan nikahin seo
    Tapi kan seo juga berharap dengan mereka nikah seo dapat perhatian karna dari keluarganya dia gak pernah diperhatikan meskipun mereka kaya
    Hmmmm
    Gak sabar sama kelanjutannya
    Semoga kyu ntar sadar

    Like

leave a comment^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s