A Pitiful Girl Part 4

 

 

a-pittypul-girl-444

Author                       : Akira Cho

Genre                          : action, comedy romance

JJS                               : twitter @chodingcho97  facebook Lestari Cho, Magnae Choding

Cast                            : Seokyu and other cast.

Length                       : Chapter.

Poster                        : Mutia Bacon

Note                           : annyeongg^^ I am comeback.. maaf ya nge post nya lama. Idenya ngilang – ngilang mulu sih. Hehehe.. maaf ya 😀 😀 . part ini masih penuh dengan romansa manis Kyuhyun sama Seohyun, mabuk deh mabuk yang baca ya haghaghag… next part satu persatu konfliknya bakalan keluar.

Aku gak akan banyak cuap – cuap.. udah banyak ngomong soalnya. XD XD typo udah meraja lela ya.

Anti Seokyu, this is not your territorial.. jangan buat rusuh okay 😀 😀 buat readers nggak RCL sempak Kyuhyun melayang XD XD *abaikan author mulai gila*

 

HAPPY READING

 

Previous Part

 

“argghhh…” rintih Kyuhyun keras. Mampu membuat Seohyun takut.

 

“gwenchana? Bagaimana jika aku yang menyetir?” tawar Seohyun, Kyuhyun menaikkan satu alisnya. Menyetir? Sejauh yang dia tahu gadisnya itu tidak pernah memegang kemudi.

 

“memangnya kau bisa menyetir?” tanya Kyuhyun.

 

“eugh,, aku pernah di ajari Siwon oppa beberapa kali dan juga temanku. Kurasa tidak terlalu buruk.” Ucap Seohyun tampak tidak yakin. Akhirnya Kyuhyun turun dari mobil dan digantikan oleh Seohyun duduk di kursi kemudi.

 

“yakin kau bisa?” meski gugup Seohyun mengangguk mantap. Kyuhyun terkikik geli dengan ekspresi wajah Seohyun. kedua tangannya menumpu pada kemudi dan wajahnya begitu tegang.

 

            “biasa saja, kau hanya sedang menyetir untuk kekasihmu sekarang bukan presiden Obama..” ejek Kyuhyun.

 

            “diamlah!!” kata Seohyun tegas.

 

            “arraseo.. arraseo..” sahut Kyuhyun. dengan perlahan Seohyun menstater mobil Kyuhyun. ini adalah pengalaman pertamanya menyetir sendirian. Meski Kyuhyun juga takut dengan kemampuan Seohyun menyetir yang terkesan lambat menggunakan mobil sportnya namun ia bersyukur. Gadisnya adalah tipikal gadis yang tidak bisa membiarkan orang lain terluka atau kesakitan. Dan itu terbukti saat ini.

 

            “hei manis, aku semakin suka padamu.” Ucap Kyuhyun usil, Seohyun berusaha menghiraukan itu dan focus pada jalanan di depannya. Meski ia takut degupan keras jantungnya akan terdengar oleh Kyuhyun. ia hanya harus focus.

 

Let’s Story Begin…

 

            Kyuhyun terus menggoda sekaligus mengejek cara menyetir Seohyun yang terkesan lambat seperti siput. Saking gemasnya Cho Kyuhyun sampai menguap karena mengantuk. Bayangkan saja mobil Sport keluaran terbaru adalah mobil dengan kecepatan di atas rata – rata mobil biasanya. Tentu saja ini setara dengan mobil pembalap. Tapi bagaimana bisa gadis polos Cho Kyuhyun mengendarainya bak mengendarai unta?

 

“baby, cepatlah. Kau tahu aku khawatir kau akan terlambat dengan cara menyetirmu yang seperti siput kelaparan.” Ocehnya lagi. Telinga Seohyun sudah kebal dengan semua ejekan dan ocehan pria satu ini.

 

“ini demi keselamatan bersama..” sahut Seohyun tanpa menoleh.

 

“ck, kalau kau mengendarai mobil seperti ini dengan membawa pasien gawat darurat mungkin dia akan mati di tempat.” Cibir Kyuhyun sambil menatap ke luar. Seohyun tidak menyahut namun dirinya berpikir keras. Apakah dirinya menyetir selambat itu? Ia melirik speedometer di depannya. 40 Kilometer per jam. Bukankah itu batas aman? Saat oppa dan juga temannya mengajarinya bahkan kurang dari itu. Pikir Seohyun.

 

Matanya melirik Kyuhyun yang menyenderkan kepala di kaca jendela mobil. Ia ragu haruskah ia menambah kecepatan? Tapi dirinya bahkan belum pernah melakukan itu tanpa pengawasan oppanya. Tapi ada benarnya juga, kurang dari lima belas menit lagi kelasnya akan dimulai.

 

“ketatkan sabuk pengamanmu.” Pinta Seohyun, Kyuhyun menegakkan kembali cara duduknya dan memandang aneh pada gadis itu.

 

“ada apa?” tanyanya malas.

 

“ketatkan saja.” Kyuhyun memlih mematuhi perintah Seohyun meski tidak benar – benar diketatkan. Saat ia sudah selesai melakukannya. Ia cukup terkejut ketika Seohyun – si gadis polosnya menarik gas dan mempercepat laju mobilnya.

 

“Baby, kau mengerikan seperti ini. Pelan – pelan saja, 70 saja, astaga kau hampir 100, baby.. hati – hati..” Kyuhyun mengingatkan Seohyun untuk memelankan kendaraannya. Namun gadis itu hanya diam saja dan berusaha tetap focus pada jalanan di depannya. Saat ia sudah menurunkan laju kendaraannya menjadi 80 sebuah mobil lain tiba – tiba saja melaju ke arahnya.

 

“Seohyun awasss!!!!”  dengan tangan yang sakit Kyuhyun menarik kemudi itu supaya menghindar dari mobil di depannya. Ia juga menarik Seohyun ke pelukannya dengan erat. Ria itu tidak tahu akankah mereka selamat atau tidak mengingat setelahnya mobilnya menabrak pembatas jalan dan keduanya sama – sama tidak sadarkan diri.

 

 

A Pitiful Girl

 

Choi Siwon panic setengah mati. Tentu saja saat ia sedang mengadakan pertemuan dengan koleganya di kantor ia mendapat panggilan dari rumah sakit bahwa adik perempuannya yang bernama Seo Joohyun mengalami kecelakaan parah. Dengan langkah yang cepat ia menuju resepsionis rumah sakit.

 

“adikku dimana? Ahh maksudku seorang gadis yang baru saja mengalami kecelakaan parah?” Tanya Siwon panic. Wajahnya benar – benar terlihat kusut.

 

“gadis itu masih di UGD Tuan, tapi kekasihnya harus segera menjalani operasi.” Jawab sang resepsionis.

 

“kekasih?” Tanya Siwon tidak paham.

 

“Nona Seohyun kecelakaan saat sedang mengendarai mobil dengan kekasihnya. Kekasihnya bahkan memeluk erat Nona Seohyun hingga tangannya terbentur oleh badan mobil dengan begitu keras.” Jelas sang resepsionis. Siwon menggumamkan terimakasih sambil berlalu menghampiri UGD. Tepat saat Siwon sampai sang dokter baru saja keluar.

 

“bagaimana keadaan adik saya dok?” Tanya Siwon cepat.

 

“adik anda mengalami luka ringan, tapi kekasihnya tidak.”

 

“apa yang terjadi dengan pria itu dok?” raut wajah sang dokter tampak lusuh seperti tidak tega untuk mengatakannya.

 

“dia mengalami beberapa cedera dan patah tulang. Dia harus segera di operasi. Dia juga kekurangan banyak darah. Kami tidak bisa melakukan operasi jika anggota keluarganya tidak mengurus administrasinya.”  Jawab sang dokter. Siwon mendesah.

 

“saya yang akan mengurusnya dok, ngomong – ngomong apa golongan darah pria itu dok?”

 

A Pitiful Girl

 

            Dengan perlahan Seohyun membuka kedua matanya yang terasa berat sekali untuk dibuka. Kepalanya terasa berdenyut hebat saat ia berusaha menggerakannya. Ia menatap ruangan yang di dominasi warna putih dengan bau yang begitu menyengat.

 

‘aku di rumah sakit?’  pikirnya. Tiba – tiba saja ingatan tentang kecelakaan yang di alaminya berputar kembali. Bagaimana Kyuhyun yang mengejeknya lalu ia mempercepat laju kendaraan, Kyuhyun sudah memperingatkannya namun ia menolak, saat ia sedang focus tiba – tiba sebuah mobil melaju ke arah mereka. Kyuhyun yang berteriak, Kyuhyun yang menarik paksa kemudinya supaya menghindar dair mobil itu. Kyuhyun yang memeluknya. Dan seketika itu juga air matanya mengalir dan ia berteriak.

 

“Kyuhyun…” Seohyun histeris saat mengingat bagaimana pria itu melindungi dirinya. Sebelum kesadarannya menghilang ia mengingat bagaimana wajah itu begitu mengkhawatirkannya. Wajah yang berlumuran darah. Namun Kyuhyun tidak sedikitpun melepaskan dirinya.

 

“Kyuhyun..” teriaknya sambil menangis. Siwon segera membuka pintu kamar rawat Seohyun dan memeluk adiknya.

 

“Seohyun, tenanglah sayang.”

 

“Kyuhyun-ssi bagaimana oppa?” Tanya Seohyun dengan suara serak. Gadis itu memperhatikan wajah oppanya yang begitu muram.

 

“dia sedang di operasi. Dia..”

 

“dia kenapa oppa?” Tanya Seohyun memaksa. Siwon terkejut ketika Seohyun adik pendiamnya begitu memaksakan bertanya. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya.

 

“dia kekurangan banyak darah. Bank darah juga sedang kehabisan darah.” Jawab Siwon lirih. Mata Seohyun berkaca – kaca. Ia tidak menyangka bahwa perbuatannya itu dapat mencelakai seseorang.

 

“apa golongan darahnya oppa?” Siwon terdiam. Ia tidak akan mau menjawabnya.

 

“Siwon oppa, apa golongan darah Kyuhyun-ssi?” Tanya Seohyun menuntut. Ia bahkan tidak peduli pada punggung tangannya yang terpasang selang infus.

 

“golongan darahnya A negative.” Siwon sudah menduga adiknya pasti akan seperti ini.

 

“biarkan aku mendonorkan darahku oppa, kau tidak lupakan jika golongan darahku A negative juga?” Siwon menggeleng keras. Menolak gagasan Seohyun. Hei, adiknya baru saja mengalami kecelakaan bukan?

 

“Tidak!! Kau baru saja mengalami kecelakaan sayang. Oppa tidak mengijinkanmu melakukannya.” Larang Siwon dengan keras. Seohyun menangis dalam diam.

 

“dia terluka karena aku oppa, dia kecelekaan Karena aku yang menyetir mobilnya. Aku tidak apa – apa oppa, bahkan jika setelah ini oppa ingin menghukumku. Hokum saja aku. Tapi biarkan aku menolongnya. Aku mohon.”

 

“tapi Seohyun kau baru saja..

 

“aku janji tidak apa – apa oppa, aku akan segera makan yang banyak supaya aku cepat pulih kembali.” Sela Seohyun cepat.

 

“kau yakin?” Seohyun mengangguk cepat di sertai senyuman di wajahnya meski sisa – sisa air mata masih membasahi pipinya.

 

Siwon menuntun Seohyun ke ruangan tempat untuk mendonorkan darahnya untuk Kyuhyun. Pendapat dokter pun tak kalah berbeda dengan Siwon. Namun kekeraskepalaan Seohyun sama sekali tidak membuat kedua orang itu menang. Toh ia hanya ingin menyelamatkan orang yang sudah menyelamatkannya.

 

“apa kau takut jarum suntik nona?” Tanya sang perawat untuk membuat Seohyun lebih rileks. Seohyun tersenyum kecil.

 

“aku lebih takut pada pria yang ada disana nona.” Seohyun mengarahkan pandangan matanya pada Siwon dan sang perawat menatap Siwon tersenyum. Sedangkan yang menjadi objek hanya menggaruk tengkuknya karena malu. Adiknya benar – benar.

 

“Oppa.. mana Seobaby?” Tanya seseorang yang baru datang. Tiffany baru saja tiba setelah menjemput Kenzo dari sekolahnya.

 

“dia sedang mendonorkan darahnya.” Tiffany menaikkan satu alisnya. Mendonorkan darah? Bukankah adik perempuannya baru saja mengalami kecelakaan parah. Mobilnya bahkan hancur.

 

“mendonorkan darah? Untuk siapa?”

 

“kalau ku bilang untuk kekasihnya apa kau percaya?” Tanya Siwon menatap Tiffany.

 

“apa??” Tiffany tampak tidak mempercayai itu.

 

A Pitiful Girl

 

            Tiffany menatap tak percaya pada Siwon. Bagaimana mungkin adik iparnya yang sangat pendiam dan selalu mengurung diri dikamarnya mempunyai kekasih. Siwon pun hanya mengangkat bahu ia lebih memilih menemui Seohyun diruangan dan Tiffany menyusulnya.

 

“Seobaby, are you okay?” logat Amerika Tiffany keluar ketika ia begitu panic. Seohyun menatap kakak iparnya dengan senyum tipis tubuhnya begitu lelah sekarang. Dan Ia justru mendonorkan darahnya untuk orang lain.

 

“gwenchana unnie, aku baik – baik saja.” Jawaban Seohyun membuat Tiffany menghembuskan nafas lega.

 

“kau.. mendonorkan darah untuk siapa?” Tanya Tiffany hati – hati. Seohyun tersenyum malu dan enggan untuk berkomentar.

 

~~~

 

Sudah dua hari sejak kecelakaan menimpa Kyuhyun dan pria itu sama sekali belum bangun. Ia merasa bersalah sekali dengan Kyuhyun. Seharusnya memang ia mendengar apa yang dikatakan Kyuhyun. Dan selama dua hari itu pula dirinya benar – benar keras kepala tidak mau pulang bahkan untuk berganti baju saja dia tidak mau. Alhasil Siwon selalu menyempatkan diri untuk sekedar mengantar baju ganti untuk adiknya. Meski dia selalu saja menggerutu saat melakukannya.

 

“pulanglah dia akan baik – baik saja.” Bujuk Siwon dan sekali lagi yang ia dapat hanyalah gelengan pelan. Seohyun terus duduk dikursi sambil menatap Kyuhyun dengan tatapan bersalah ang begitu terlihat.

 

“ini salahku oppa. Aku tak akan pergi sebelum ia membuka matanya.” Siwon menghela nafas lelah. Ia bahkan belum sempat menanyai pada adiknya siapa pria yang sebenarnya  dikhawatirkan adiknya itu. Siwon terlalu panik ketika mendapati adiknya yang semula pendiam berubah hanya karena pria bermarga Cho yang terbaring koma sejak dua hari yang lalu.

 

“sebenarnya apa hubunganmu dengan Cho Kyuhyun?” tanya Siwon dengan nada heran yang begitu kentara. Seohyun menoleh menatap oppanya. Ia sendiri tidak yakin memiliki hubungan apa dengan pria itu. Tapi raut wajah penuh cemas itu tidak bisa membohongi seorang Choi Siwon bahwa dirinya dan Cho Kyuhyun tidak memiliki sebuah hubungan.

 

“apa benar kau kekasihnya?” tanya Siwon lagi. Dan sebelum Seohyun menjawabnya lenguhan Cho Kyuhyun mengagetkan keduanya. Perlahan tangan pria itu bergerak disusul kelopak matanya yang mulai terbuka. Berkedip – kedip kecil untuk menyesuaikan dengan keadaan.

 

“eunghhh.. kepalaku.” Rintihnya. Seohyun dengan sigap mendekat.

 

“kau sudah siuman? Mana yang sakit?” tanya Seohyun cemas dan lega. Ia lega karena akhirnya Cho Kyuhyun sadar juga.

 

“kepalaku..” jawab Kyuhyun pelan.

 

“sebentar aku akan memanggilkan dokter.” Seohyun segera keluar ruangan untuk memanggil dokter. Gadis itu bahkan sama sekali tidak menggubris oppanya yang seperti orang idiot.

 

“Tuan Cho?” Kyuhyun yang memejamkan matanya kembali membuka lagi. Ia menatap Siwon sekilas kemudian tersenyum.

 

“dua hari kau koma. Kau membuat adikku tidak beranjak sedikitpun dari ruanganmu.” Tutur Siwon sambil tersenyum. Setidaknya ia masih bersikap sopan pada orang yang baru bangun dari koma.

 

“dokter, Kyuhyun sudah bangun. Tolong periksa segera.” Ucap Seohyun cepat. Sang dokter dan suster hanya tersneyum simpul menyikapi sikap Seohyun yang benar – benar mencemaskan keadaannya.  Sudah bukan rahasia lagi kalau dokter dan suster disini mengira jika dirinya dan Cho Kyuhyun memiliki hubungan special.

 

“ugghh.. kepalaku sakit sekali.” Rintih Kyuhyun sekali lagi sambil memegangi kepalanya dengan tangan yang tidak diinfus.

 

Siwon melihat sikap Seohyun sungguh berbeda. Adiknya tidak pernah bersikap sepanik ini sebelumnya. Meski ia tidak begitu percaya pada Cho Kyuhyun. Karena sedikit banyak ia tahu bagaimana populernya gelar Cho Kyuhyun sebagai perusak dan juga mafia gelap.

 

“tenanglah dokter akan memeriksamu.” Kata Seohyun lembut. Kyuhyun mengangguk. Matanya terpejam karena rasa pusing itu benar  – benar menusuk. Sepertinya benturan kecelakaan itu benar – benar parah.

 

“keadaanya sudah stabil. Tapi benturan dikepala Tuan Cho membuat ia tidak boleh melakukan aktivitas berat. Karena hal itu Tuan Cho  kesakitan dikepalanya. Namun lambat laun luka itu pasti sembuh. Anda hebat Tuan Cho. Setelah dua hari koma akhirnya sadar juga. Sepertinya berkah Tuhan selalu bersamamu.” Cho Kyuhyun berusaha tersenyum tipis. Yah setidaknya dokter itu benarkan?

 

A Pitiful Girl

 

            “bagaimana keadaanmu? Kau sudah baikan?” Tanya Changmin saat menjenguk Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum kaku karena wajahnya memar.

 

“apa gadis itu yang sudah menjeratmu hingga kau bersedia terluka untuknya?” Tanya Changmin menyelidik. Kyuhyun tersenyum kecil.

 

“bagaimana hyung? Dia cantik kan?” Kyuhyun mencoba membuat lelucon meski ia harus meringis karena ujung bibirnya terasa sakit. Changmin tersenyum tipis.

 

“istirahatlah.. kau harus cepat sembuh.”

 

“ne hyung gomawo..”

 

~~~

 

Seohyun memasuki ruang rawat Kyuhyun setelah Changmin pergi. Gadis itu berjalan pelan karena melihat Cho Kyuhyun sepertinya sedang terlelap. Ia melirik jam dinding. Jam tiga sore, padahal ia ingin berbicara banyak hal dengan pria ini. Tapi sepertinya ia harus menundanya. Mungkin nanti saat ia bangun.

 

Seohyun dating dengan membawa makanan dan juga mawar putih yang berbau harum. Sejak Kyuhyun masuk rumah sakit Seohyun selalu mengganti bunga yang ada dimeja dekat ranjang. Gadis itu percaya bahwa aroma harum dari bunga akan membuat Kyuhyun tenang. Dan seperti yang sudah – sudah Seohyun menggantinya lagi. Ia tersenyum kecil ketika bunga itu sudah ia ganti. Ia menatap Cho Kyuhyun yang sedang berbaring menyamping ke arahnya.

 

Pria itu saat terlelap begitu tampan. Wajahnya terlihat polos dan lugu. Seohyun terketuk untuk mengamati Cho Kyuhyun lebih lama. Ia menarik kursi pelan menghadap pria itu. Menyandarkan kedua tangannya pada sisi ranjang. Ia tersenyum kecil.

 

“sudah puas menikmati ketampananku sayang?” ucap Kyuhyun tiba – tiba diikuti kedua matanya yang mulai terbuka. Membuat Seohyun menjadi salah tingkah dan memalingkan wajahnya.

 

Kyuhyun terkekeh Karena dimatanya Seohyun begitu lucu. Wajah memerah gadis itu benar – benar mampu membuatnya merasa seperti orang paling bahagia. Ia bawa satu tangannya yang tidak diinfus menyentuh wajah Seohyun. Mau tidak mau gadis itu menatapnya meski rona merah diwajahnya tak kunjung menghilang.

 

“bagaimana kepalamu? Apakah masih begitu sakit?”Tanya Seohyun dengan raut wajah cemas. Kyuhyun tersenyum menggeleng. Meski kepalanya memang masih berdenyut tapi ia baik – baik saja. Kehadiran gadis itulah yang Kyuhyun yakini sebagai obatnya. Seohyun tersenyum lega ia memegang tangan Kyuhyun yang ada diwajahnya. Maksud hati agar pria itu berhenti menyentuhnya. Namun apa daya ketika tangannya justru digenggam erat oleh pria itu. Seohyun hanya bisa terdiam sambil berusaha menetralkan detak jantungnya yang begitu tidak beraturan.

 

Kyuhyun dan senyumannya mampu membuat Seohyun benar – benar seperti gadis idiot. Ia tidak tahu harus berbuat apa. Meski begitu matanya tak pernah lepas dari Cho Kyuhyun. Pria itu membawa tangan Seohyun ke dadanya. Seohyun dapat merasakan debaran jantung pria itu yang begitu cepat.

 

“ku dengar kau sangat khawatir padaku. Terimakasih.” Gumam Kyuhyun lirih.

 

“tentu saja aku yang membuatmu seperti ini.” Jawaban Seohyun membuat Kyuhyun tertawa kecil.

 

“ini bukan salahmu sayang. lagipula aku sudah baik – baik saja.”  Tepat setelah Kyuhyun mengatakan hal itu tiba – tiba pintu dibuka dengan suara keras. Seorang gadis masuk dengan wajah penuh cemas dan juga marah. Keduanya kompak memandangi gadis itu. Berbeda dengan Kyuhyun yang menelan salivanya dengan susah payah.

 

Astaga badai akan datang!!

 

 

“Cho Kyuhyun!!!!  Apa yang kau lakukan bodoh. Untung saja kau selamat. Bagaimana jika kepalamu pecah. Dasar pabo.” Hadis itu memukul Kyuhyun dengan tas yang dibawanya. Kyuhyun mengaduh. Karena rasanya tubuhnya memang masih sakit semua.

 

“sakit? Seharusnya aku membawakanmu tongkat baseball ku dan kupukul dikepalamu supaya otakmu kembali pada tempatnya. Apa kau benar – benar gila. Changmin bilang kau bahkan kecelakaan saat ke Daegu dan paginya kecelakaan lagi hingga koma. Astaga, eomma dan appa pasti akan marah padaku.” Setelah mengeluarkan amarahnya ia menatap gadis yang sedari tadi terdiam . gadis itu menghela nafas pelan.

 

“nuguseyo?” tanyanya datar. Kyuhyun tahu Seohyun pasti ketakutan . ia berdehem sejenak.

 

“kau menakuti gadisku nuna.” Sela Kyuhyun cepat. gadis itu menatap lekat kea rah Seohyun yang terus menunduk sambil mencengkeram kedua tangannya. Tampak sekali dia takut. Kyuhyun sendiri juga tak tahu kenapa dengan Seohyun.

 

“sayang, kau baik – baik saja?” bisik Kyuhyun cemas. Seohyun terus menunduk.

 

“dia kekasihmu? Kau yakin?” Ahra mencoba menilai Seohyun. Gadis itu cantik dan terliht lugu. Berbeda dengan Kyuhyun yang urakan dan selalu melakukan segala sesuatu sesuai keinginannya.

 

“memangnya kenapa?” Tanya Kyuhyun ketus.

 

“dia terlalu polos  untukmu pabo.” Ahra memukul Kyuhyun dengan tas membuat Kyuhyun mengaduh lagi. Kakaknya benar – benar seperti singa betina yang sedang mengamuk.

 

“maafkan aku ahgassi, aku nunnanya Cho Kyuhyun. Cho Ahra imnida.” Seohyun mendongak mendapati gadis tadi tersenyum padanya. Ia tidak membalasnya. Karean sejujurnya Seohyun takut. Sekelebat ingatan membuatnya takut dan tak bisa berkata apa – apa.

 

“dia memang galak seperti itu kau tidak usah takut.” Ucap Kyuhyun mencoba menenangkan Seohyun. Meski ia mendapat tatapan tajam dari kakak perempuannya.

 

“pria ini suka sekali dengan jajangmyun. Ia sering di pukuli nunnanya karena tidak pernah mau makan sayur.” Ingatan Seohyun tentang nunnanya kyuhyun akhirnya berkelebat dikepalanya.

 

“aku hanya galak padamu Cho.” Sahut Ahra ketus. Ahra menatap penuh minat pada Seohyun.

 

“hai namamu siapa?” Tanya Ahra riang.

 

“Seohyun imnida.” Seohyun membungkuk hormat pada kakak perempuan Kyuhyun. Ahra tertawa kecil sambil mengejek Kyuhyun.

 

“kau dapat darimana gadis sesopan dia?” Kyuhyun hanya mendengus.

 

A PITIFUL GIRL

 

            Seohyun sudah kembali pada rutinitasnya sehari – hari ketika kakak perempuan Kyuhyun datang. Gadis mungil bermata sipit itu mengatakan padanya bahwa ia yang akan merawat Kyuhyun. Seohyun hanya bisa mengangguk saja saat itu. Toh diantara mereka memang tidak ada suatu hubungan khusus apapun. Seohyun meringis membayangkan hal itu.

 

Dunianya berguncang Karena kehadiran Cho Kyuhyun. Sebelumnya ia terbiasa sendiri dan tidak bergantung pada siapapun. Namun bersama Kyuhyun dalam beberapa hari membuat satu persatu pemikirannya mulai berubah. Tanpa ia sadari Cho Kyuhyun memang sudah mengubah dunianya.

 

Ini sudah seminggu ketika terakhir ia datang mengunjungi Cho Kyuhyun di rumah sakit. Setelah itu Kyuhyun menghilang tanpa kabar. Seohyun berusaha untuk tidak peduli meski akhir – akhir ini ia terus memikirkan pria itu. Ia sedang duduk termenung di gazebo sambil membaca buku novelnya. Siwon dan Tiffany beserta Kenzo sedang pergi ke rumah orang tua Tiffany. Siwon sudah mengajaknya namun ia menolak karena ingin menghabiskan waktu dirumah saja.

 

“sendirian saja baby.” Seohyun tersentak begitu mendengar suara seorang pria begitu dekat. Ia menolah dan mendapati Cho Kyuhyun dengan senyuman khasnya ada disampingnya.

 

“Kyuhyun-ssi..”

 

“annyeong, lama sekali ya kita tak bertemu. Aku hamper mati bosan dirumah.” Gerutu Kyuhyun tanpa menghilangkan senyum diwajah tampannya. Seohyun terpana. Kyuhyun memang tampan. Tapi ia tak menyangka jika pria itu akan setampan ini dengan pakain yang bahkan biasa saja.

 

“kau baik – baik saja? Lukamu?” seohyun menunjuk kepala Kyuhyun yang masih terbalut plester. Kyuhyun memegangnya sejenak kembali tersenyum pada Seohyun. ahh ia begitu merindukan wajah polos kekasihnya. Kyuhyun merasa harus tertawa saat dalam benaknya bahkan ia mengklaim gadis itu adalah miliknya.

 

“ini bukan apa – apa. Aku baik – baik saja.” Seohyun membalas senyum Kyuhyun sambil menunduk.

 

“bagaimana kabarmu? Kenapa tidak menghubungiku sama sekali?” Tanya Kyuhyun dengan raut wajah seperti anak – anak yang terlihat marah.

 

“aku tidak tahu nomor ponselmu.” Cicit Seohyun. Kyuhyun menepuk dahinya pelan.

 

“bodohnya aku.” Seohyun menatap tak paham pada Kyuhyun. Memang apa yang terjadi? Pikirnya dalam hati.

 

“mana ponselmu?” titah Kyuhyun dengan nada yang memaksa.

 

“ne?”

 

“ponselku?” Kyuhyun mengangguk. Seohyun merogoh saku celananya dan memberikan ponselnya pada Kyuhyun. Kyuhyun terkekeh melihat raut wajah takut yang tercetak jelas di wajahnya.

 

“aku akan menulis nomorku diponselmu. Lihat ini. Ini nomor ponselku. Kau harus selalu menghubungiku. Minimal tiga kali sehari.”tukas Kyuhyun. Seohyun melihat nama yang tertera di ponselnya.

 

Kekasih Cho..

 

“Kekasih Cho?” ulang Seohyun.

 

“memangnya kenapa? Kau kan memang kekasihku.” Sahut Kyuhyun ketus. Ia memilih memainkan ponsel Seohyun melihat galeri yang ada diponsel gadis yang diklaimnya sebagai kekasih.

 

“sejak kapan aku kekasihmu.” Cibir Seohyun. Kyuhyun menatap Seohyun cemberut.

 

“tidakkah selama ini kau merasa aku kekasihmu eoh. Kurang apalagi, aku tampan, kaya, mapan dan perhatian padamu.” Kyuhyun memuji dirinya sendiri. Membuat Seohyun tertawa kecil. Kyuhyun ikut tertawa. Mendengar tawa gadis itu yang begitu jernih membuat hatinya menghangat.

 

“kau cantik saat tertawa.” Ucap Kyuhyun tulus. Seohyun pun menghentikan tawanya dan menunduk.

 

“jadi baby, jangan lupa hubungi aku tiga kali sehari ya. Kalau bisa bangunkan aku. Karena sejujurnya aku selalu kesulitan bangun pagi. Aku juga sering melupakan makan siangku. Dan saat bekerja aku juga sering melupakan segalanya dan berakhir pulang tengah malam.” Tutur Kyuhyun panjang lebar seperti anak kecil. Tanpa sadar Seohyun memandangi Kyuhyun dengan begitu intens.  Bahkania menggunakan saah satu tangannya untuk menyangga dagunya.

 

“apa ada yang aneh?” Seohyun menggeleng.

 

“kenapa kau memandangiku seperti itu?” Tanya Kyuhyun lagi.

 

“kau tak sadar menyuruhku menghubungimu tiga kali sehari. Bukankah itu seperti orang sakit. Orang sakit kan minum obat tiga kali sehari.” Seohyun tersenyum tipis melihat Kyuhyun yang terlihat salah tingkah.

 

“aku kan memang sakit.” Kata Kyuhyun santai.

 

“sakit?”

 

“sakit karena merindukanmu baby. Hahahahahaha…” Kyuhyun terbahak ketika melihat wajah Seohyun merona. Gadis itu benar – benar terlihat begitu manis dengan cara yang sederhana.

 

“berhenti menggodaku. Atau kalau tidak segera pergi dari sini. Aku tidak suka melihatmu.” Seohyun memalingkan wajahnya dan memilih membuka novelnya lagi.

 

“hehehe, kau merajuk ya. Astaga,, kenapa kau semakin cantik saja sih.” Kyuhyun tak henti – hentinya menggoda Seohyun membuat gadis itu bahkan mengusir Kyuhyun dengan kedua tangannya.

 

“pergi sana, kau banyak bicara.” Usir Seohyun ketus.

 

“ckk, apa hobimu itu mengusirku. Sejak aku datang kemari pun kau selalu saja mengusirku.” Sungut Kyuhyun. Seohyun hanya meliriknya sekilas. Pria itu tampak diam sambil memainkan ponsel Seohyun.

 

“yaissshh, apa ini.. kenapa semua isinya kodok hijau ini terus sih. Sedikit sekali fotomu.” Gerutu Kyuhyun. Seohyun tak menggubrisnya sama sekali.

 

“baby, kenapa kau tidak berfoto dengan pose yang seperti ini saja. Kau cantik sekali.” Kyuhyun menunjukkan pada Seohyun salah satu fotonya.

 

“mana ponselku.” Seohyun menaruh buku novelnya dan merebut ponsel yang dibawa oleh pria itu.

 

“tidak, aku mau pinjam sebentar.” Kekeh Kyuhyun. Seohyun merengut sebal dan kembali duduk disamping Kyuhyun. Pria it uterus saja berceloteh mengenai hobinya yang menyimpan gambar animasi keroro.

 

“ayo kita berfoto.” Seohyun melongo ketika Kyuhyun merangkul bahunya.

 

“tatap ke kamera sayang. wajahmu terlihat tua jika kau begitu.” Protes Kyuhyun. Akhirnya mau tidak mau ia tersenyum disamping pria itu.

 

“cheese..” Kyuhyun mengambil gambar mereka dan melihatnya lagi.

 

“astaga, kita begitu serasi ya. Kita harus segera menikah baby.” Ujar Kyuhyun tanpa sadar. Pria itu membuat tubuh Seohyun menegang sesaat. Menikah? Seumur hidup Seohyun bahkan tak pernah berpikir untuk menikah. Tidak, maksudnya ia belum pernah berpikir ke arah sana.

 

“ayo kita brfoto sekali lagi.” Kyuhyun memotret mereka berdua. Bahkan pria itu juga melakukan foto selfie pada dirinya sendiri.

 

“aku tampan kan?” Kyuhyun kembali memuji dirinya sendiri membuat Seohyun tersenyum kecil.

 

“ayo kita foto sekali lagi.”

 

“ckk, kau akan membuat kapasitas memoriku menjadi penuh Kyuhyun.” Protes Seohyun. kyuhyun berusaha tidak peduli dan memaksa Seohyun menatap ke kamera ponselnya.

 

“Seohyun.” panggil Kyuhyun. Saat gadis itu menoleh padanya saat itulah Kyuhyun menciumnya dan memotret mereka yang sedang berciuman mesra. Seohyun terkejut. Namun gadis itu tidak menolak sama sekali. Seolah ia begitu merindukan Kyuhyun. Kyuhyun menciumnya dengan begitu lembut dan penuh perasaan. Membuat Seohyun perlahan membalas ciuman yang Kyuhyun lakukan padanya.

 

TBC

 

Advertisements

33 thoughts on “A Pitiful Girl Part 4

  1. Ah sweet banget 😍
    suka deh kyu manggil seo dengan sebutan baby atau sayang.
    Seo membalas ciumannya? Astaga seo gak polos lagi 😂

    Like

  2. Kayaknya kyu itu tipe cowok yang kalau sekali suka demen gitu tuh langsung bawaannya mau ngelindunhi amat. Masak iya dia udah sakit kayak gitu masih tetep ngelidungi seo eonnie ampek koma ampek dioperasi juga. Wah kyu hebat bener. Gimana seo eonnie gek klepek2 kalaua kayak gitu.
    Nice
    Ditunggu kelanjutannya

    Like

  3. Argghhh kyuhyun raja gombal bisa2 bikin seohyun diabetes saking seringnya kyuhyun ngegombal wkkk~

    nah loh kyuhyun udah ngomong nikah awas aja kalo cuma mempermainkan seohyun doang

    Next ka, Keep Fighting!!

    Like

  4. Eaaa seohyuunn, dicium tapi gak nolak wkwkk
    Di part ini pada so sweet an, nanti pas di part selanjutnya malah tragedi kan sedihh yaaa

    Like

  5. Hmmmmm….hmpir lpa ma crta ni epep krn udh lma bgt…heeeee…tp g ko sdikit ingt lg…hmmmm part ni cmpur aduk y…was2 pas kcelkaan eh pas end so sweet bgt…wkkkwwwkkk…part 5 nya ditunggu….

    Like

  6. akhirnya ,,, dilanjut juga …
    tetap sama kereennnnn thor …
    kyuppa selalu bisa buat seo unni jantungan ya …

    lanjut thor ….

    Like

  7. Si kyu sayang banget ya sama seo
    Sampe2x pas kecelakaan kyu meluk seo erat banget
    Tapi pas uda siuman sifat godain seonya tetep masih gak ilang
    Jiaaahhhhh noonanya kyu sadis banget
    Hahahahaha
    Si kyu baru kecelakann ehhhh malah kena tabok lagi
    Jahhahahaha
    Ditunggu kelanjutannya

    Like

  8. Si kyu sayang banget ya sama seo
    Sampe2x pas kecelakaan kyu meluk seo erat banget
    Tapi pas uda siuman sifat godain seonya tetep masih gak ilang
    Jiaaahhhhh noonanya kyu sadis banget
    Hahahaha
    Si kyu baru kecelakann ehhhh malah kena tabok lagi
    Jahhahahaha
    Ditunggu kelanjutannya

    Like

  9. Manisss bgt…kyuhyun sng bgt gangguin hyuni.dy narsis bgt tp seru liat kyu spt itu.kyu smvlak.kkk
    Part ni udh manis ntar tiba” mslh datang.jgn ampe deh.next cptn biar ga lupa dg ceritanya.

    Like

  10. hehehe jadi mulai sekarang kalo kyuhyun deket2 seohyun, siwon udh biasa kan 😂
    seohyun makin lama makin luluh kayaknya sm kyuhyun hahahaha pdhl kyu banyal gombal disini ckckck tp aku suka jd manis bgt kyuhyunnya

    Like

  11. Wahhhh, SKM-nya bikin gak kuat baca..
    Udah kayak orang gila senyam-senyum mulu..
    Seonni dah ketemu calon kakak ipar yah? Ahra Eonni kayaknya setuju dan aku juga setujuuu..
    Lanjuttttt Eonni..

    Like

  12. Sebenarnya udah sedikit lupa sama ceritanya, ih kyuhyun sukanya ngegodain seobaby, udah nggak sabar baca part selanjutnya. Lanjutkan eonnie fighting!!!!

    Like

  13. eak eak , bner2 bkin mabuk melayang SKM nya, saat baca senyum2 trus, tp sempet tegang pas seokyu kecelakaan d tambah kyu pake koma lagi, kirain bakal sad lama, ternyata setelah itu skm nya bikin melting,

    next d tunggu kelanjutannya,,

    Like

leave a comment^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s