A HESITANS HEARTS 3

CHAPTER 3

Preview

.

.

‘’jangan bilang bahwa kau tidak mencintai putraku lagi? sehingga kau memilih menolak untuk kembali menambah keturunan jika yang ada dihatimu bukan lagi kyuhyun, tetapi pria lain …’’

Mata seohyun terbuka secara perlahan saat sebuah mimpi itu datang menghampiri wanita muda itu. tubuh yang keringatan itu, seohyun memilih merubahnya yang di awal berposisi terlentang kini menjadi duduk dengan mata yang menatap dua buah hatinya yang juga sedang terlelap. pusing kepala itu, seohyun sangat merasakannya. Pernyataan yang dilontarkan ibu mertuanya tentu menjadi beban pikiran wanita muda ini tak kala semua itu malah datang menghampiri di dunia bawah alam sadarnya sendiri.

‘’kau terjaga? …’’seohyun mengangkat wajahnya. Ada kyuhyun yang baru keluar kamar mandi dengan tubuh bertelanjang dada dengan tubuh bagian bawah itu tertutup oleh handuk putih. Saat tidut tadi, kyuhyun belum pulang karena pria itu sedang ada pertemuan, nah, saat sekarang ia terbangun, bahwa melihat pria itu, seohyun tentu kaget. Kapan suaminya pulang? kenapa kepulangan kyuhyun, ia tidak menyadarinya? Apakah sebegitu lelahnya seohyun sehingga kyuhyun pulang saja, wanita muda itu tidak mengetahuinya.

‘’aku be-benar tidak mengetahui kapan oppa pulang. Maaf ..’’seohyun memilih memberikan sebuah pernyataan lain agar pria itu tidak menaruh curiga padanya.

‘’tidak apa. oppa mengetahui bahwa kau sangat telah, tentu oppa memilih untuk tidak mengganggu waktu istirahatmu. Kembalilah tidur! Dan jangan memikirkan oppa ..’’perintah kyuhyun yang mengambil satu potongan piyama tidur.

‘’ba-baiklah ..’’tubuh itu, seohyun memilih berbaring kembali. bahkan, saat melamun karena pernyataan ibu mertuanya, tampa sadar air matanya menetes yang membuatnya menangis dalam keadaan diam. bukan seperti Ny cho berfikir, jika tidak mengiikuti semua yang wanita paruh itu ajukan, semua pernyataan tentang pria lain, wanita itu akan memberikan kepadanya seolah-olah ia adalah menantu yang buruk dalam kelaurga besar Cho.

‘’Uljima ..’’bisik kyuhyun. cukup tahu karena isakan itu terdengar. Tubuh yang telah terduduk di ranjang dengan memberikan kehatangan saat tahu bahwa istrinya sedang menangis. Tidak akan bisa bagi kyuhyun mengetahui alasan bagaimana bisa seohyun menangis. Bahkan, saat ini. saat bisikan itu lontarkan, istrinya langsung memilih memeluknya dan kembali terisak yang semakin membuat kyuhyun kesal.

‘’aku tidak seperti itu hiks ..’’ isakan itu.

‘’ceritakan apa yang membuatmu menangis, sayang ..’’pinta kyuhyun. seohyun tidak menjawabnya. Isakan itu semakin saja terdengar memilu di telinga sang suami. sudah bertahun-tahun ia selalu menahan hati karena sikap oper protectif ibu mertuanya itu, dan jujur, baru kali ini seohyun melepaskan semua sikap sang mertua dengan menangis dalam pelukan kyuhyun, suaminya.

‘’Seohyun ..’’

‘’aku bukan wanita seperti itu, oppa hiks …’’masih tetap terisak. Kyuhyun memilih mendekap tubuh berisi itu. memeluk dengan penuh kasih sayang yang pria itu miliki. Siapaun yang membuat istrinya menangis, kyuhyun akan sangat marah jika mengetahui siapa orangnya. Ingat, tidak ada yang bisa membuat tangisan seohyun datang. Tidak!

‘’sayang ..’’secara perlahan kyuhyun berusaha untuk menyadarkan sang istri yang masih tetap menangis. Apakah selalu seperti ini, setiap menangis, maka sang istri akan lupa diri. Bisa jadi seperti kejadian 3 tahun yang lalu dimana ia membuat wanita itu menangis, dan apa yang terjadi. sampai istrinya seperti orang yang sedang kerasukan kalau menangis. Dan itu sebuah ketakutan besar bagi kyuhyun jika kembali mendengar tangisan sang istri.

‘’hai, ayo cerita kepada oppa? ..’’bujuk kyuhyun. tahukah, kyuhyun saja belum sempat memasang pakaiannya. Dan hanya celana boxer yang baru ia pergunakan. Karena ini, karena istrinya, ia relah menahan dinginnya AC kamar mereka hanya untuk memeluk dan memberikan kehangatan pada wanitanya.

‘’aku hiks aku tidak. aku tidak hiks. Jangan, dan berhenti mengatakannya. Aku tidak seperti itu hiks ..’’gumam seohyun yang masih tetap menangis. Memeluk kuat tubuh kyuhyun. bersembunyi di dada bidang kyuhyun. seohyun memukul-mukul dada bidang itu dengan tangannya. Pukulan pelan hanya mampu melepas rasa sakit hatinya bagi wanita muda itu.

‘’Seohyun ..’’tegur Kyuhyun. seohyun berhenti menangis saat suara kyuhyun yang menegurnya. Wajah itu memucat, dan mata yang membengkak. Seohyun berusaha mengindari kontak mata dari kyuhyun, tapi sayangnya tidak bisa karena kyuhyun menangkup kedua pipi Chubbynya yang sukses membuat pandangan mereka bertemu.

‘’a-aku tidak jahat. aku bu-bukan wanita jahat. aku tidak akan memilih pr-pria lain. hanya, oppa. oppa dan akan tetap bersama oppa hiks. Tidak. jangan berfikir lain tentang aku, aku mohon …’’pinta seohyun. kyuhyun mengangguk, toh bukan waktu yang tepat untuk bertanya apa dan kenapa sehyun bisa seperti ini. yang jelas, kyuhyun cukup mengerti saya bukan? pastinya,

‘’Dont Cry …’’bisik kyuhyun, Dan

CHUP

.

.

.

~A HESITANS HEARTS~

@ASHYSHANYS

27935193_1794656897265311_1759924281_n.jpg

CAST

CHO KYUHYUN (27THN)

SEO JOO HYUN (20THN)

CHO DANNISH (3TH)

CHO DAEHYUN (2TH)

GENRE

FAMILY,

PERTENGKARAN

MARRIAGE LIFE,

ROMANCE

TEMA

LOVE

TYPE

CHAPTER

RATE

PG+17

COVER BY

@Ashy_ARTSdesigh

NOTE

Hallo, saya datang lagi bawa lanjut cerita dari kisah SSL. Jaan pada marah kalau disini sikap seohyun agak sedikit dingin kepada kyuhyun, kos, seohyunnya masih kebawa kesel akibat ulah kyuhyun yang selama 3 tahun tidak memberi kabar apa-apa. siapa yang gak akan kecewa jika menunggu tampa kepastian.

Kwkwkw

Disini, konfliknya tertara kepada si ibu mertua, dan juga dosen Shim Chang min. Si ibu mertua yang takut jika nanti menantunya selingkuh, pasti ia akan bersikap oper protectif. Dan Shim Chang min yang cinta lamanya pun masih tetap mekar ke sosok seohyun? sejujurnya, yang Chang min tahu, seohyun berpisah dengan artian cerai, dan itu yang membuatnya semangat untuk bisa memiliki wanita yang menjadi murid universitasnya.

Untuk seohyun, meski begitu, hatinya, akan tetap kepada kyuhyun. semarah-marah apapun, ia tidak akan memilih jalan berpisah, toh, kebahagiannnya ada pada kyuhyun.

Wkwkw

Oh ya, saya ingatin lagi, saya nulis bukan untuk lomba atau mencari nilai apapun. Ciri khas seorang menulis juga berbeda-beda, tap, jaan disamain dengan yang lain. kos, saya juga masih penulis amatir yang membutuhkan waktu belajar banyak. Jadi jika ada tulisan yang tidak dimengerti, kosa kata apapaun itu bahasa yang tidak baku, mohon maafkan saya. Saya maish belum bisa menajdi penulis hebat. Saya masih butuh belajar. Terima kasih telah menyempatkan diri membacanya, jujur saya terhura J

.

.

.

Hai teman teman, tolong kalau mau nebar kebencian tentang saya, kenali dulu saya, siapa saya? sikap saya? karakter saya? tingkah saya? Bagaimananya saya? jaan dengan hanya waktu seminggupun, dan bertemunya juga gak sering, kalian sudah bisa mengetahui tentang bagaimana saya itu dalam bersikap. Bagaimana dengan karakter saya? Sifat saya? Heum, cukup bagi saya Alhamdulillah jika dengar kabar begitu. Toh, mungkin kedewasaan belum menghampiri situ ya sehigga situ memilih menebar sebuah kebencian dengan kita belum kenal dekat. pengen ketawa, tapi dosa kalau ngetawain orang bhkasss. Yusdah, saya doakan saja deh yang terbaik untukmu, didunia dan di akhirat. semoga menjadi pribadi yang lebih baik lagi. dan stop, nyinyir tentang hidup orang lain. toh orang lain juga gak nyinyirin hidupmu, kenapa jadi kamu yang rempong?

wkwkw

Yuk kebanyakan ceramah, baca lagi

Happy family

.

.

.

.

.

.

MIAN FOR TYPO GUYS

~Happy reading~

.

.

.

.

‘’Umma hiks ..’’seohyun membuka matanya saat tangisan daehyun malah terdengar dalam indra pendengarnya. Tangan itu memilih melepaskan pelukan hangat yang kyuhyun berikan dengan wajah seohyun yang kini bingung setengah mati. Nah, ketika masih bingung karena merasa tidak percaya bahwa ia tidur memeluk kyuhyun, tentu isakan si kecil malah ia lupakan sekejab dengan mata yang tidak lepas dari wajah lelah pria itu.

‘’ba-bagaimana bisa? ..’’gumamya bertanya. Bahkan yang lebih kagetnya. Melihat kyuhyun masih belum berpakaian membuat seohyun semakin merasa bingung. Apakah ada hal lain yang terjadi? atau, tampa ia ketahui, hubungan dalam terjadi lagi? tetapi tidak mungkin terjadi jika pakaiannya masih tetap lengkap sih. Namun,

‘’katakan ..’’perintah kyuhyun

‘’aku-aku. Aku tidak seperti itu. aku masih mengingat batas-batas tersebut. Aku tidak me-memiliki pria lain. ak- ..’’

‘’apa maksud tentang pria lain? apakah ada masalah yang sedang kau sembunyikan dari oppa? siapa pria lain yang kau katakan itu? ..’’tanya Kyuhyun intents.

‘’Tidak ada. Aku tidak memiliki pria lain. aku hanya ingin oppa percaya bahwa aku bu-bukan seperti yang eommanim pikirkan ..’’lirih seohyun. Kyuhyun masih tetap bingung. Tetapi, ia tidak akan banyak bertanya. Dari penjelasan seohyun, ia bisa menangkap bahwa mungkin tadi sedikit ada kesalahan fahaman antara ibunya dengan sang istri. Tidak akan mungkin seohyun sampai menangis seperti ini, jika ibunya tidak berbicara aneh. Kyuhyun masih ingat ya, Kalau ibunya pernah berbicara padanya saat ketika ia bertanya bagaimana tentang kondisi seohyun sebulan sebelum keberangkatan, dan disana Ny cho memberikan jawaban yang membuat kyuhyun tidak terima. disini banyak yang menyukai seohyun, pulanglah sebelum terlambat. Karena tentu, berbagai macam cara akan eomma lakukan agar istrimu bisa bertahan, hingga kau datang membawa kebahagiannya.

‘’baiklah. Sekarang, jangan memikirkannya lagi. sampai kapanpun, tidak ada yang bisa membuatmu menangis. Sekalipun, kau menangis karena eomma, tetapi percaya bahwa yang eomma lakukan itu bertujuan baik. oppa mencintaimu, sayang ..’’ungkap kyuhyun, dan

‘’Umma hiks ..’’seohyun tersadar dari lamunan. Entah bagaimana bisa ia lepas kendali hanya karena pernyataan yang ibu mertuanya lontarkan, semua malah menjadi seperti ini. huh, sangat memalukan sekali. dan apa yang akan seohyun katakan jika nanti kyuhyun bangun? Pasti pria itu akan bertanya lagi bukan? Ya Tuhan, jujur, masih malas untuk berbaikan hubungan dengan sang suami jika hatinya belum bisa nerima atas sikap kyuhyun 3 tahun yang tidak memberi kabar.

‘’Tidurlah sayang …’’perintah Seohyun. Tangan itu meraih tubuh putranya, dan menidurkan tubuh kecil itu tepat di atas perutnya. Membuka kancing piyama tersebut, pastinya memilih mengeluarkan benda kenyal yang sejak tadi di nanti si bungsu satu ini. Daehyun kembali tertidur. Nippel hitam itu terasa nyeri karena daehyun mengemut dengan sangat kuat. Sudah menjadi kebiasaan bagi seohyun. setiap kalian menyusui Daehyun, maka ia akan selalu merasa nyeri bila si kecil terlalu kuat dalam menghisap puting hitamnya tersebut.

~A HESITANS HEARTS~

‘’pagi sayang ..’’sapa Ny cho saat melihat Daehyun berada didalam gendongan kyuhyun yang kini sedang menangis. Bangun tidur. Kyuhyun tersentak karena tangisan itu. dan, saat ia memanggil istrinya, pria itu bisa sadar bahwa sang istri berada di kamar mandi karena sedang memandikan putra sulungnya yang lagi-lagi juga bertingkah di pagi ini.

‘’Mataku mengantuk. kami tidur di waktu larut semalam. dan, untuk bangun saat ini saja rasanya begitu sulit ..’’ungkap kyuhyun. Ny cho tertawa.

‘’Bersama seohyun? terjaga? Kalian terjaga semalaman? ..’’tanya Ny cho Bahagia mendengarnya.

‘’tentu aku bersamanya terjaga. Lalu eomma berfikir aku akan terjaga bersama siapa eoh? ..’’tanya kyuhyun yang langsung tertawa. Ny cho, wanita paruh baya itu lagi-lagi tersenyum dengan sangat bahagia. Ia akan akan sangat bahagia jika bisa memiliki cucu lagi bila kyuhyun bersedia melakukan hubungan dalam bersama menantunya setiap hari. See, alasan yang kuatnya sih, cukup bagus agar seohyun tidak lagi sibuk dengan kegiatan luarnya itu bukan. dan yang paling menjadi tujuan, agar tidak ada lagi pria yang mengganggu menantunya.

‘’kalian bermainkah? ..’’tanya Ny cho.

‘’Ya, itu tidak perlu aku mengatakannya kepada eomma. urusan pribadi, hanya aku dan sewohyun yang mengetahuinya. tidak appa, eomma, ataupun Noona tidak boleh mengetahuinya ..’’ujar Kyuhyun yang tertawa menatap putranya itu.

‘’istrimu sangat cantik ..’’puji Ny cho. Ny cho Bukan jahat, hanya saja rasa takut itu membuat ia bersikap oper protectif kepada menantunya. Sama saja bukan. kasih sayang yang ia hadiahkan untuk menantunya sangatlah besar. Mengingat besannya yang berada Di amerika, jadi tugas sebagai orang tua untuk sang anak, Ny cho yang akan menggantikannya.

‘’aku mengetahuinya. dan aku begitu mencintainya. Sangat, dan sangat mencintainya ..’’ungkap Kyuhyun bahagia.

‘’jika ada seorang pria mengganggunya, bagaimana? apa yang akan kau lakukan? ..’’tanya Ny cho yang seharusnya tidak perlu Ny cho tanyakan bila itu akan menambah beban pikiran kyuhyun atas kejadian semalam.

‘’eomma, jangan memarahi seohyun lagi. jika eomma merasa takut karena seorang pria yang mengganggu seohyun, percayalah! Aku akan mengurusnya. Karena apa, karena ia adalah tanggung jawabku. Seohyun adalah istriku ..’’ujar Kyuhyun.

‘’seohyun salah. seohyun selalu berbohong. Mengatakan ini itu. dan semua rupanya sebuah kebohongan. Eomma marah, tentu karena ada penyebabnya. Dan lagi, untuk siapa saja, yang dekat dengannya, pria manapun, eomma akan sangat marah ..’’seru wanita paruh baya itu.

‘’Eomma ..’’

‘’jika kau melupakannya, SEOHYUN ADALAH MENANTU DIRUMAH INI ..’’tegas Ny cho. Dan saat tubuh itu yang ia bawa pergi meninggalkan kyuhyun. maka wanita paruh itu tidak pernah sadar bahwa semua pembericaraan tersebut, tentu didengar jelas oleh seohyun yang berdiri di balik almari panjangan dengan Dannish yang berada di dalam gendongan.

~A HESITANS HEARTS~

‘’aku ingin berteriak! Aku jenuh, jenuh dan jenuh jika berada disana ..’’kesal seohyun yang teriak keras di kamar Irene saat ini.

‘’aku tidak bisa menyikapi apa masalah yang sedang menghampirimu, dan ibu mertuamu. Jika memberikan sebuah jalan, nanti itu akan menambah masalah lagi, dan akhirnya kalian menjadi tidak akur karena saranku yang tidak baik ini ..’’ujar Irene yang ikutan tidur di ranjangnya. Baru pulang kelas, dan saat ia sampai dirumah, maka dikagetkan karena seohyun sudah terbaring santai di ranjangnya itu.

‘’saran apa? ..’’seohyun menoleh.

‘’Ya, yang ibumu perintahkan. kembalinya menambah momongan ..’’jawan Irene yang langsung di jitak seohyun saat pernyataaan itu ia lontarkan.

‘’Gila. Aku tidak ingin hamil lagi. tidak! tidak akan ..’’tolak seohyun yang sangat tegas. Bukan begitu sih, apa sudah pernah ia jelaskan. Untuk saat ini, ia tidak akan menambah anak atau semacamnya. Tidak. tahukan, dua anak saja ia sudah sangat pusing, jangan sampai menambah lagi yang mampu membuatnya depressi dengan keaandaaan ini.

‘’bukankah jika menambah, kesempatan memiliki anak perempuan itu bagus? Kau sangat menginginkan bayi perempuan? Dulu, kau juga sering mengatakannya. Irene, jika menikah, dan memiliki anak. Aku sangat ingin memiliki anak perempuan yang cantik sepertiku. Lalu, bagaimana dengan saat ini? kau menolak perintah dari ibu mertuamu karena tidak ingin pusing? Aku bingung, tidak ingin pusing Atau tidak ingin melakukan proses pembuatannya sebab kau dan kyuhyun oppa sedang dalam hubungan yang renggang? ..’’tanya Irene panjang dan lebar.

‘’kau tahu, aku memang sedang berdiaman dengannya. Jika harus berbicara tentang masalah ranjang, siapa percaya kami telah melakukan hubungan itu ..’’ujar seohyun terbawa kesal.

‘’benarkah? Kau dan kyuhyun oppa? making love? setelah 3 tahun kalian berpisah, dan kalian melakukannya kembali? ..’’Tanya Irene yang tampak bahagia.

‘’kenapa? apakah making love bersama suami itu salah? bukankah itu adalah kewajiban bagi aku untuk memberikannya? Dan, tidak menjadi hal yang aneh ketika aku memberitahuimu ..’’gumam seohyun. Irene menoleh, jadi karena kewajiban itu terjadi, bukan karena perasaaan? Owh, seohyun!!

‘’tidak tahu. salah atau tidak, jika mengingat bahwa kau berbicara ini, aku merasa iba kepada kyuhyun oppa. bisahkah untuk tidak bersikap dingin lagi? aku bukan membela kyuhyun oppa, dan menyudutkanmu dalam permasalahan ini, seohyun! tetapi, liatlah! bahkan, kalian making love saja, kau seperti terpaksa memberikan karena itu sebuah kewajiban bila tidak dilakukanpun dosa ..’’ungkap Irene yang memberikan penjelasan. Andaikan ia masih satu fakultas dengan seohyun, pasti, ia akan selalu membimbing seohyun yang memang suka down jika ada yang membahas ini itu tentang pria. namun apa, semester 1 pun, cuman 1 semester bisa bersama-sama, setelah, karena berbeda jurusan, ia dan seohyun berpisah, dan disanalah sosok seohyun berubah tingkah sebab mengenal gadis bernama Yoona yang Irene ketahui kehidupan bebas selalu menjadi tujuan utama.

~A HESITANS HEARTS~

‘’sayang umma? ..’’tanya seohyun

‘’Ya ..’’jawab serempak Dannish Dan Daehyun yang kini sedang sibuk bermain di ruangan sangati keluarga.

‘’phopho ..’’pinta seohyun kedua putranya itu. tapi, pastinya dengan istilah Phopho, maka Dannish langsung memilih memeluk seohyun dan mengecup basah wajah cantik ibunya yang sangat bocah itu sayangi.

‘’adik Daehyun tidak mau memberikan umma Phopho? ..’’Tanya Ny cho yang tergelak melihat cucu pertamanya itu.

‘’Appa phopho sama Umma ya ..’’ujar Daehyun yang sukses membuat seohyun melotot. Ya Tuhan, anak ini. sejak saat kejadian dimana Daehyun melihat ia dan kyuhyun berciuman, setiap kali melihat kyuhyun mendekatinya, tu anak selalu berbicara umma sayang appa. Appa phopho umma. Selalu seperti itu. dan kali ini, Deahyun berbicara di hadapan ibu mertuanya. Malu. Malu. Malu!!!

‘’lucu sekali cuucuku ini ..’’Sedangkan Ny Cho semakin saja bahagia mendengar pernuturan sang cucu yang amat sangat menggemaskan.

‘’tidak ingin memberikan phopho untuk umma? ..’’tanya seohyun mengalihkan pembicaraaan.

‘’Dae sayang umma ..’’ucap Daehyun dengan suara lucunya itu.

‘’lalu? ..’’

‘’Phopho umma ..’’perintah Ny cho. Daehyun menurut. Tubuh itu memilih berlari menghampiri ibunya. ikutan duduk di paha sang ibu dengan tangan yang kini menarik baju kemeja yang sedang wanita dewasa itu pakai.

‘’phopho dulu! ..’’pinta seohyun yang menahan tangan Daehyun saat bocah itu ingin membuka baju kemejanya yang seohyun gunakan. ah, jika sudah seperti ini, Deahyun akan selalu memilih susu tampa ingin memberikannya phopho.

‘’Tidak mau. Ayo buka ya umma. Minum susunya ..’’pinta Daehyun.

‘’yum umma dulu ..’’seru Dannish. Seohyun mengangguk setuju atas pernyataan Dannish yang duduk disampingnya dengan tangan kecil menggenggam kuat lengannya.

‘’susu hisk ..’’bibir manyun itu. seohyun merasa iba ketika melihatnya, dan saat tangisan Deahyun, maka tatapan Ny cho malah menegur dengan memberikannya sebuah perintah agar segera menyusui Daehyun.

‘’jangan menangis ya ..’’bisik seohyun. meraih tubuh Daehyun, dan menggendong penuh kasih sayang si kecil dengan tubuhnya yang menyandar pada dashbord sofa. Membuka anak buah kancing kemeja itu dengan tangan Daehyun yang juga ikutan masuk saat ia berusaha mengeluarkan benda kenyal itu. tersenyum untuk sekian kalinya. Nyeri lagi, dan seohyun menggeram saat mulut Daehyun telah menghisap nipelnya. Begitu hauskan Daehyun? sehingga mulut kecil itu mengemut rakus nippelnya? Entah, scane seperti inilah yang membuat Ny cho tertawa bahagia.

~A HESITANS HEARTS~

‘’tidak tahu. salah atau tidak, jika mengingat bahwa kau berbicara ini, aku merasa iba kepada kyuhyun oppa. bisahkah untuk tidak bersikap dingin lagi? aku bukan membela kyuhyun oppa, dan menyudutkanmu dalam permasalahan ini, seohyun! tetapi, liatlah! bahkan, kalian making love saja, kau seperti terpaksa memberikan karena itu sebuah kewajiban bila tidak dilakukanpun dosa ..’’

‘’kau harus mengerti ..’’keluh seohyun.

‘’aku selalu mengerti posisimu, seohyun-ah, namun. Apa yang akan yang harus aku lakukan jika keinginanmu selalu tidak masuk di akal. Bahkan sampai memintaku memberikan saran bagaimana memilih keputusan cerai demi kebahagian ..’’

‘’itu. itu, aku hanya meminta saran karena Yoona memberikan aku pilihan yang sulit ketika aku berbicara masalah ini kepadanya ..’’ujar seohyun yang berusaha memberikan penjelasan kepada Irene yang terliat marah,

‘’teman ada yang menjerumuskan, seohyun. tidak semua teman itu bersikap baik. kau belum mengenalnya lebih dalam. Dan kau juga belum bisa memahami tentang dirimu sendiri. jika sudah bisa memahami, pasti, apapun yang orang lain katakan, sekalipun teman, kau pasti akan berfikir metang-metang saat ingin melakukan tindakan yang mereka perintahkan ..’’

‘’Irene-ah ..’’

‘’jangan menyesal …’’seru Irene, pergi darisana meninggalkan seohyun Dan,

Brak!

Suara pintu tertutup sukses menghentikan lamunan seohyun tentang pembicarannya bersama Orene siang tadi dirumah gadis bermarga Baek tersebut. wanita muda itu berbalik, dan pasti merasa kaget saat sosok suaminya tekah berada di kamar dengan tubuh yang terliat begitu lelah.

‘’Kenapa belum tidur? …’’jika berada dalam scane seperti ini, maka seharusnya istri yang bertanya bukan? seperti, oppa sudah pulang? apakah oppa lelah? Oppa menginginkan apa? ya sebegitu mungkinya. Lalu bagaimana dengan ini? malah, saat ia masih termenung cukup lama, dan kembali buyar itu karena sebuah pertanyaan yang sang suami lontarkan.

‘’A-aaku-aku-ya, heum, aku menunggu oppa ..’’mumpeng. pikirannya tidak sejalan. Sekarang pukul 10 malam, dan wajar saja kyuhyun bertanya kenapa ia belum tidur, karena tadi ia sibuk mengerjakan tugas. Dan dilanjut memikitkan masalah. tetapi ini, saat ditanya, malah ia mengatakan bahwa ia menunggu kyuhyun. apakah berbohong itu dosa?

‘’benarkah? …’’tanya kyuhyun yang sangat bahagia.

‘’eum, I-ya ..’’kaku seohyun menjawab.

‘’oppa bahagia sekali mendengarnya ..’’ungkap kyuhyun yang melangkah mendekati seohyun yang sudah was-was karena tatapan dalam pria itu. sudah di bilang, ia tidak bisa lagi merasa nyaman bersama sosok pria ini. tidak tahu alasannya. apa karena 3 tahun ini ia lebih cenderung sendiri, atau karena ada sosok lain yang menggangu pikirannya. Entah! I dont no

‘’Ba-bagaimana bisa seperti ini? tidakah ingin membersihkan diri terlebih dahulu? Bukankah tidur akan lebih nyaman bila tubuh kita terasa segar? ..’’seohyun bertanya. Kyuhyun tertawa, dan

CHUP

‘’menggemaskan ..’’bisik kyuhyun. setelah mengecup sekilas bibir itu. dilanjut pergi kekamar mandi guna membersihkan diri.

~A HESITANS HEARTS~

‘’jangan menghubungku jika di saat malam tiba!! …’’marah seohyun kepada song hee yang berada dihadapannya.

‘’ya, apakah itu tidak boleh? Bukankah jika seorang pria dan wanita ketika sedang jatuh cinta, mereka akan selalu melakukan panggilan ponsel saat waktu malam? …’’tanya Song hee yang tersenyum.

‘’te-tetapi itu mengganngu, Hee-shi. Appa dan eomma akan sangat marah jika aku melakukan panggilan ponsel dimalam hari ..’’jawab seohyun memberikan penjelasaan pada song hee yang masih bisa tertawa.

‘’kenapa harus mereka yang harus marah? …’’tanya song hee lagi.

‘’A-anakku. Aku memiliki anak kecil.aku takut jika aku memilih menerima panggilanmu semalam, ia akan terjaga ..’’gumam seohyun yang menjawab pertanyaan Song hee.

Lelah, lelah. Song hee. Pria satu ini. saat baru selesai kelas, maka pria itu memaksa ikut bersamanya. Dan membawa ia pergi ke belakang taman kampus dengan melakukan pembicaraan ini akibat semalam dengan marahnya seohyun menolak panggilan si pria bermarga Lee tersebut.

‘’katakan kepada anak-anak bahwa song hee appa ingin bertemunya ..’’ujar Song hee, dan

‘’Kau gila! ..’’lantas, seohyun menggeram langsung saat pernyataan itu song hee lontarkan.

‘’Seohyun-ah ..’’saat akan pergi, maka Song hee memilih menahan lengan seohyun, dan kembali menarik untuk tetap berdiri dihadapannya

‘’aku masih berstatus istri dari pria lain ..’’tegas seohyun

‘’tetapi kalian telah berpisah selama 3 tahun. kau tidak tahu bagaimaa kabar tentang pria itu. Apakah kau yakin jika pria itu akan tetap setia? Apa jangan-jangan telah ada wanita lain menjadi penggantimu? Oh, kau harus bisa memikirkan itu ..’’jelas Song hee yang sangat ingin bisa memiliki sosok wanita cantik seperti seohyun.

‘’aku mencintai suamiku. aku tidak tahu apa arti kesetian dalam hubungan. Kami hanya memerlukan sebuah kepercayaaan. Dan aku percaya bahwa suamiku tidak seperti pria yang kau ceritakan ..’’jelas seohyun. menghempaskan tangan song hee dan memilih pergi dari sana dengan hati yang sangat marah pada pria itu

~A HESITANS HEARTS~

‘’apakah eomma akan selalu memberitahuimu? ..’’tanya Ny cho.

‘’A-ku ketiduran. Maaf, eomma ..’’ucap seohyun.

‘’itu bukan jawaban seohyun-ah! ..’’tegur Ny cho.

‘’aku benar-benar tidak mengetahui kepulangan oppa, eomma. biasanya, aku akan terjaga ketika oppa menyapa, dan memberikan ucapan selamat tidur kepada anak-anak, tetapi, saat tadi aku tidak mendengar itu. aak- ..’’

‘’jika suami pulang kerja. Tahan rasa kantukmu hanya untuk bisa melayaninya. Siapkan semua yang kyuhyun butuhkan. Air hangat untuk ia mandi. Minuman hangat. Makan malam yang telah tersedia. Itu harus ..’’tegur Ny Cho yang sangat marah. masa iya sih. Malam ini, kyuhyun melakukan pertemuan lagi, dan sang anak harus bersiap-siap karena juga baru pulang dari kantor milik suaminya yang kini kyuhyun mengelola. Jadi, jika seperti ini, seohyunlah yang harus sigap. Namun, semua tidak seperti apa yang Ny cho pikirkan. bahkan, saat melihat kyuhyun tegesa-gesa dengan meminta tolong dengannya untuk dibikinkan teh hangat, disana rasa marah itu timbul ketika Ny cho bertanya dimana seohyun kepada putranya yang telah pergi melakukan pertemuan.

‘’aku janji. ini tidak akan terjadi lagi. Maafkan aku eomma ..’’ucap seohyun yang sibuk membersihkan meja makan.

‘’dengarkan bila eomma berbicara. Seperti ini eomma marah, itu semua untuk kebaikan. Tetapi, setiap eomma berbicara, kau selalu tidak memperdulikan eomma. kau lebih mementingkan bertemu pria-pria itu dari pada harus disini menunggu suamimu pulang ..’’Ny cho berseru. Kemarahan itu. seohyun yang dulu tdak sama seperti seohyun yang sekarang. Kini, seohyun yang sekarang sangat pembangkang. Apa-apa saja jika ditegur, langsung marah.

‘’Eomma! …’’kesal seohyun,

‘’masih bisa menjawabnya? Lalu di airport itu? apakah ingin menutupinya lagi? seohyun-ah, kau adalah istri kyuhyun. istri putraku. Jadi jangan berbuat macam-macam bila tidak ingin eomma marah ..’’seru Ny cho yang masih sangat marah.

‘’Ya Tuhan, aku harus mengatakan apa? aku tidak pernah bertemu pria lain, eomma. Tolong percayalah! ..’’gumam seohyun. Ny cho menggeleng pergi meninggallkan menantunya itu. huh, siapa saja, pasti akan bersikap seperti ini jika menantu nya di gganggu pria lain bukan?

~A HESITANS HEARTS~

‘’Cho kyuhyun ..’’

‘’sudah lama kita tidak bertemu ..’’gumam Kyuhyun yang memeluk Yun ho dengan bahagia sangat atas pertemuan ini.

‘’kau baik-baik saja? Ya Tuhan, 3 tahun kau pergi, dan kau kembali dan itu sangat membawa perubahan besar ..’’gumam Yun ho yang sangat senang.

‘’di syukuri saja. ada baiknya hal itu terjadi yang membuatku bisa menjadi seperti ini. Tuhan tidak sia-sia memberikan jalan takdir yang sangat indah. aku bahagia menjadi Kyuhyun saat ini ..’’jelas Kyuhyun yang begitu sangat bahagia bertemu Yun ho.

‘’Ya ya ya. lalu? Apakah masih bersama gadis itu? atau kau telah memiliki penggantinya? 3 tahun pergi, sama sekali tampa ada kabar apapun ..’’ungkap Yun ho.

‘’aku tidak ingin memiliki wanita lain. aku melakukan sebuah kesalahan besar saat itu. aku ingin menebus semua kesalahan itu dengan tetap memilih bersamanya. Karena, aku mencintainya sepenuh hati ..’’Kyuhyun memberikan jawaban yang simpel. Dan lagi-lagi, Yun ho tertawa bahagia mendengar permbicaraan dan penjelasan kyuhyun yang amat sangat dewasa.

‘’kabarnya? Aku mendengar bahwa kau telah memiliki anak ya? ..’’tanya Yun ho.

‘’sebelum terjadinya hal itu, kami juga sudah memiliki anak ..’’jawab Kyuhyun tersenyum

‘’benarkah? ..’’tanya Yun ho kaget.

‘’Ya, dia tampan sepertiku. Cantik seperti istriku ..’’seru kyuhyun yang tidak berhenti tersenyum atas kebahagian yang Tuhan berikan kepadanya saat ini. jujur, perubahan terbesar itu membuatnya sadar bahwa sikapnya yang dulu memang tidak patut dicontoh, dan kyuhyun menyesali semua ini.

‘’aku tidak percaya …’’

‘’datanglah berkunjung kerumah ..’’perintah Kyuhyun

~A HESITANS HEARTS~

‘’bertemu teman-teman lama. dan itu membuat oppa pulang sedikit malam, seohyun. sudah sangat lama sejak hari itu. dan kami berkumpul lagi ..’’cerita kyuhyun bahagia menerima teh hangat yang diberikan sang istri. Kagetnya sih. Ia pulang jam 2 malam, nah saat ia pulang, seohyun belum tidur. Wanita muda itu sibuk dengan mengerjakan tugas. Dan kyuhyun yakin bahwa yang istrinya kerjakan pasti tugas kuliah bukan?

‘’aku ikut bahagia mendengarnya …’’seohyun tersenyum kaku. Seharusnya, ia sudah tidur. Tetapi, takut salah karena kyuhyun belum pulang, dan jika pria itu pulang malah menimbulkan masalah lagi bagi Ny cho jika ia tidak melayani suaminya dengan becus. Ah, sudah jenuh dimarahi terus!

‘’dan oppa lebih bahagia bisa bertemu denganmu, apalagi menatap wajah cantik ini ..’’ungkap kyuhyun. seohyun bingung mau berkata apa. lebih bahagia bertemu dengannya? Lalu, di waktu 3 tahun ini kyuhyun kemana saja? tidak memberikannya kabar. Tidak tahu keberadaan pria itu. entah rumit jika ia mencari tahu dimana sang suami. kyuhyun bahkan tersenyum penuh kebahagian ketika ia menatap wajah itu.

‘’apakah aku adalah seorang yang membuatmu bahagia? ..’’seohyun bertanya.

‘’tentu. karena, kau adalah istri oppa. wanita oppa. dan kau milik oppa. Karena, oppa mencintaimu ..’’ucap kyuhyun yang meminum teh hangat itu.

‘’aku tidak mengetahuinya. apa yang akan menjadi jawaban untuk pernyataan ini ..’’seohyun tertawa. Tubuh ia pilih untuk berbaring di tengah-tengah ranjang. Masih tetap mata itu terbuka. Menatap suaminya yang sedang menghabiskan teh hangat buatannya. Seohyun hanya bisa mendengus dalam hati. ia tidak bisa mengutarakan perasaannya sendiri. sulit dan sangat sulit bibir itu berbicara. Tidak bisa terpikirkan. Saat ia sedang lengah, maka ia tidak akan sadar bahwa kyuhyun juga telah berbaring diranjang dengan posisi menyamping menghadapnya.

‘’apakah kau merasa tidak bahagia saat oppa berada disini? ..’’pertanyaan itu. seohyun menoleh. Mata mereka bertemu pandang, dan sukses membuat tatapan dalam itu terjadi.

‘’aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan ..’’seohyun berusah untuk tetap tenang.

‘’oppa merasa kau tidak bahagia atas kepulangan oppa ..’’gumam kyuhyun. mempelurus posisi tidur itu dengan mata yang menatap langit-langit

‘’berfikir seperti itu? ..’’tanya seohyun menoleh menatap kyuhyun.

‘’oppa hanya merasa bahwa kau tidak menyukai kedatangan oppa ..’’jawab kyuhyun yang kembali menoleh menatap sang istri. Mata mereka bertemu pandang. Dan ahukah. Mereka saling gugup satu sama lain. apalagi seohyun yang kini tidak bisa menyembunyikan wajah merah itu.

‘’aku bahagia. A-ku sama sepertimu yang sangat berbahagia akrena kita bertemu. Bahagia atas kembalinya suamiku ..’’ungkap seohyun.

‘’seohyun ..’’

‘’hanya saja, ada satu hal yang membuatku memilih diam dari pada berbicara tentang ini. ketahuilah. Aku tidak akan mengatakan apa-apa. Cukup, jika kau bisa menyadari semua itu, aku akan sangat bahagia ..’’ujar seohyun santai.

‘’katakan! apakah oppa membuat kesalahan lagi? apakah oppa berbuat janji, dan oppa tidak menepatinya? Seohyun, ayo katakan! ..’’pinta kyuhyun. seohyun tidak lagi mengubrisnya. Tubuh ituia kembali berposisi lurus. Menutup mata, dan pergi berjelajah ke alam mimpi mengejar putra-putranya.

‘’Seohyun-ah, jangan seperti ini sayang! ayo katakan kepada oppa. apa yang membuatmu memilih mendiamkan oppa? seohyun-ah ..’’bujuk kyuhyun. seohyun tetap tidak meresponnya. Kyuhyun mendengus. Menarik paksa tubuh istrinya agar bisa ia dekap. Pria itu bergumam lirih yang tentu mengganggu kenyamanan tidur sang istri jika deru nafas yang kyuhyun hembuskan, sukses menerpa wajah cantik seohyun.

‘’Karena, aku merindukanmu ..’’bisik seohyun, dan

CHUP

‘’Seohyun-ah ..’’

.

.

.

.

TBC

MAAFKAN AKU KALAU TYPO

Advertisements

A HESITANS HEARTS 2

CHAPTER 2

Preview

.

.

”apakah malam ini? acaranya? Ya Tuhan, bagaimana bisa aku keluar? ..”keluh seohyun yang sibuk dengan bertelponan bersama Yoona.

”…….”

”sial. Itu akan menambah masalah. eomma tidak suka aku pergi. apalagi pergi saat waktu malam seperti ini. apa yang akan terjadi jika hal buruk itu menghampiri menantunya? ..”tanya seohyun tertawa. Tubuh itu berbalik dengan menatap anak-anaknya yang sedang asyik meminum susu botol bersama-sama.

”……”

”sangat sayang. bahkan pakai banget ..”jawab seohyun yang melangkah mendekati ranjang. Duduk disana sembari tubuh yang setengah berbaring menatap dua bocah tampan itu yang kini memilih mendekati tubuhnya. Daehyun, bocah paling kecil itu berbaring disebelahnya yang juga Ikuti oleh Dannnish yang memelih berbaring disebelah adiknya dengan tangan kecil itu memeluk sayang sanga adik yang telah terlelap.

”…..”

”oh, itu rahasia …”bisik seohyun yang tersentak ketika pintu kamar terbuka saat wanita lait bahwa sang suamilah yang masuk. Semalaman tidak pulang karena ada tugas yang seohyun dengar, dan kini, ia kembali bertemu pria itu. bahkan jujur, sejak kemare kedatangan kyuhyun, sama sekali seohyun belum bertegur sapa. Menyapa saja? huh, tidak. dosa gak ya?

”…..”

”baiklah. Aku akan bersiap-siap. Katakan kepada mereka, jika aku akan datang okay ..”gumam seohyun tertawa. Kyuhyun yang sedang membuka jas formal yang pria itu kenakan menoleh menatap sang istri yang masih sibuk dengan bertelponan. Huh, Jam 8 malam mau pergi? pergi kemana? Pikir kyuhyun yang merasa tidak suka jika istrinya keluar malam.

”sampai bertemu nanti ..”seru seohyun, dan

PIP

”aiggo …”sambungan posnel yang telah terputus. Seohyun tertawa memperhatikan cara tidur Dannish dan Daehyun. berpelukan satu sama lain. begitu lucu dan tentu menggemaskan sekali. pasti, kecupa pada bibir kecil itu seohyun berikan dengan sangat bahagia.

”Seohyun ..”kyuhyun memanggil istrinya itu. kaki yang melangkah menuju ranjang. Tersenyum manis saat tatapan bingung wanita perliatkan. Bingung? Kyuhyun semakin bingung. Bagaimana bisa ia meninggalkan seohyun selama 3 tahun membuat wanita itu berubah sikap menjadi dingin padanya. Bagaimana bisa?

”Ya? ..”hanya ya? apakah begitu respon istri saat suami memanggil?

”Tidak inginkah memeluk oppa? ..”pertanyaan itu. seohyun yang tadi menatap anak-anak, kini beralih menatap wajah sendu pria itu. apakah ia salah tidak memperdulikan kyuhyun sejak saaat kedatangannya? Apakah salah? salahkah? Tapi, rasa kecewa masih ada loh, dan itu karena Kyuhyun yang tidak memberikan sebuah kabar selama 3 tahun pergi. ingat, jika bukan karena anak-anak, seohyun tidak akan bisa bertahan di lingkungan ini. apalagi ini. keluarga besar Cho yang terlalu oper protectif padanya. Membuatnya semakin jenuh bila masih tetap berada disini.

”oppa merindukanmu ..”ungkap kyuhyun

”kita bisa membahas ini nanti ..”ujar seohyun.

”tidak bisakah untuk tetap berada disini? ..”tanya kyuhyun. seohyun menoleh. Saat tubuh ia akan bangkit, maka tangan kyuhyun menahan sehingga tubuh yang akan bangkit malah kembali terhempas pada ranjang besar itu.

”ini masih pukul 8 jika harus berada disini. biarkan aku menyelesaikan aktifitas bersama eomma ..”ujar seohyun tersenyum paksa.

”bukan. kau bukan pergi menyelesaikan aktifitas bersama eomma. teman-teman? kau akan pergi bersama mereka. apakah lebih pentingkan mereka ketimbang bersama oppa dimalam hari? ..”pertanyaan kyuhyun. seohyun dibuat terkejut oleh pertanyaan itu. entah, ini semakin membuatnya bimbang. Antara kyuhyun, dan Yoona, mungkin akan sangat baiknya Yoona ya. kos, rasa tidak nyaman sering kali ia temukan ketika ia bersama sang suami.

”apa yang kau inginkan? ..”tanya seohyun mencoba bersikap baik dan sopan. Meski pada kenyataaanya seohyun terliat marah sih, namun tentu, kali ini ia masih tetap menjaga sikap bukan. apalagi kepada suaminya.

”menghabiskan waktu malam bersamamu ..”jawab kyuhyun. seohyun semakin terkejut karena tidak sadar bahwa tubuhnya telah ditindih kyuhyun. pria itu menindihnya dengan tangan pria itu berusaha merangkul tubuhnya. Tatapan itu, seohyun menatap dalam mata bulat kyuhyun yang terliat memerah seperti menahan amarah. Entah, semua menjadi rasa bingungnya. Antara piliha yang sulit. Saat kecupan pada bibir kyuhyun datang mengenai bibir kecilnya, maka pasti tampa sadar, mata itu terpicing dengan tangan yang kini memilih mendekap kuat tubuh pria itu. suaminya. Menikmati ciuman pertama mereka setelah 3 tahun perpisahan itu terjadi.

Huh, bahagianya.

.

.

.

~A HESITANS HEARTS~

27848565_539451549772114_1185366575_n

@ASHYSHANYS

CAST

CHO KYUHYUN (27THN)

SEO JOO HYUN (20THN)

CHO DANNISH (3TH)

CHO DAEHYUN (2TH)

GENRE

FAMILY,

PERTENGKARAN

MARRIAGE LIFE,

ROMANCE

TEMA

LOVE

TYPE

CHAPTER

RATE

PG+17

COVER BY

@Ashy_ARTSdesigh

NOTE

Hallo, saya datang lagi bawa lanjut cerita dari kisah SSL. Jaan pada marah kalau disini sikap seohyun agak sedikit dingin kepada kyuhyun, kos, seohyunnya masih kebawa kesel akibat ulah kyuhyun yang selama 3 tahun tidak memberi kabar apa-apa. siapa yang gak akan kecewa jika menunggu tampan kepastian.

Kwkwkw

Disini, konfliknya tertara kepada si ibu mertua, dan juga dosen Shim Chang min. Si ibu mertua yang takut jika nanti menantunya selingkuh, pasti ia akan bersikap oper protectif. Dan Shim Chang min yang cinta lamanya pun masih tetap mekar ke sosok seohyun? sejujurnya, yang Chang min tahu, seohyun berpisah dengan artian cerai, dan itu yang membuatnya semangat untuk bisa memiliki wanita yang menjadi murid universitasnya.

Untuk seohyun, meski begitu, hatinya, akan tetap kepasa kyuhyun. semarah-marah apapun, oa tidak akan memilih jalan berpisah, toh, kebahagiannnya ada pada kyuhyun.

Wkwkw

Oh ya, saya ingatin lagi, saya nulis bukan untuk lomba atau mencari nilai apapun. Ciri khas seorang menulis juga berbeda-beda, tap, jaan disamain dengan yang lain. kos, saya juga masih penulis amatir yang membutuhkan waktu belajar banyak. Jadi jika ada tulisan yang tidak dimengerti, kosa kata apapaun itu bahasa yang tidak baku, mohon maafkan saya. Saya maish belum bisa menajdi penulis hebat. Saya masih butuh belajar. Terima kasih telah menyempatkan diri membacanya, jujur saya terhura J

.

.

.

Hai teman teman, tolong kalau mau nebar kebencian tentang saya, kenali dulu saya, siapa saya? sikap saya? karakter saya? tingkah saya? Bagaimananya saya? jaan dengan hanya waktu seminggupun, dan bertemunya juga gak sering, kalian sudah bisa mengetahui tentang bagaimana saya itu dalam bersikap. Bagaimana dengan karakter saya? Sifat saya? Heum, cukup bagi saya Alhamdulillah jika dengar kabar begitu. Toh, mungkin kedewasaan belum menghampiri situ ya sehigga situ memilih menebar sebuah kebencian dengan kita belum kenal dekat. pengen ketawa, tapi dosa kalau ngetawain orang bhkasss. Yusdah, saya doakan saja deh yang terbaik untukmu, didunia dan di akhirat.semoga menjadi pribadi yang lebih baik lagi. dan stop, nyinyir tentang hidup orang lain. toh orang lain juga gak nyinyirin hidupmu, kenapa jadi kamu yang rempong?

wkwkw

Yuk kebanyakan ceramah, baca lagi

Happy family

.

.

.

.

.

.

MIAN FOR TYPO GUYS

~Happy reading~

.

.

.

.

Mata itu terbuka. seohyun tatap wajah tampan suaminya itu. ada rasa bersalah bila ia kembali mengingat kejadian yang barusan terjadi. kejadian dimana, hubungan dalam itu mereka lakukan. Meski tahu, bahwa seohyun tidak begitu menginginkannya, tetapi itu memang harus terjadi karena ini adalah sebuah kewajiban. Terlepas dari permintaan itu, seakan kesadaran datang ketika mata itu menatap wajah lemah suaminya yang kini tertidur pulas.

Seohyun melirik jam yang tergantung di dinding kamar. Pukul 2. Masih pukul 2 malam. tubuh itu berubah menjadi posisi duduk. Memperbaiki kembali kancing piyamanya yang sempat terbuka karena ulah pria yang menjadi suaminya. Seohyun menghela nafas beratnya. Hati dan pikiran terasa begitu lelah. Entah, apa karena tugas kampus atau karena masalah bersama kyuhyun. tidak tahu, yang cukup, ia kini semakin merasa lelah jika beban di hati masih tidak bisa ia utarakan

”huh ..”tubuh itu seohyun kembalikan berbaring. Tetapi, tentu berbaring menghadap putra-putranya, dan memilih membelakangi kyuhyun yang memang posisi tidurnya berada ditengah-tengah ranjang.

”keringatan ya ..”gumam seohyun kepada Daehyun yang tersentak dengan mata terbuka menatapnya saat ia tadi mengecup pipi gembil sang anak. Bocah kecil itu merengek-rengek tidak jelas ketika tidur nyenyak tersebut terganggu. Seohyun yang sudah faham akan kebiasaan putranya, tentu tubuh itu memilih menyamping dengan tangan yang meraih susu botol milik Daehyun yang masih penuh akan susu formula.

”Umma hiks dak mauu hiks ..”tangisan Daehyun semakin keras. Sontak, kyuhyun yang terlelap, pasti mata itu terbuka saat suara tangisan putranya terdengar nyaring.

”Seohyun, ada apa dengan Daehyun? ..”pertanyaan kyuhyun yang terdengar panik. Seohyun menggeleng menjawab pertanyaan yang kyuhyun lontarkan dengan tangan yang menarik cepat tubuh si kecil untuk mendekati. Kebiasaan kalau setiap malam bertingkah dan menolak meminum susu botol. Hanya bisa mengerti dan faham akan kebiasaan sang anak. Mata itu terpicing ketika apa yang si kecil pinta sudah ia dapati, bahkan tatapan sang suami, seohyun memilih tidak memperdulikan karena memang ia juga sudah sangat lelah.

”maafkan oppa ..”ucap kyuhyun sadar. Jika bukan karena ia memaksa seohyun, mungkin sang istri tidak akan seperti ini. tubuh itu terasa lelah kos tadi mereka memadu kasih, lalu ini. putra bungsunya yang bertingkah, tentu semakin menambah rasa penat itu bukan?

”tidak ada yang salah. sudah sangat malam jika terjaga dan berbicara. Untuk saat ini, aku begitu lelah ..”gumam seohyun. kyuhyun mengangguk. Tidak. ia tidak ingin berbaring. Menatap apa yang sedang si kecil lakukan. Tertutup oleh selimut yang membuat kyuhyun bingung. Entah, semua tidak ia pikirkan. terutama menjadi tujuan, ya bisa membuat istrinya kembali dalam bersikap seperti 3 tahun yang lalu itu.

~A HESITANS HEARTS~

”ada acara apa di airport? …”tanya Ny cho. Seohyun menoleh menatap ibu mertuanya itu. airport, kenapa tiba-tiba membahas airport?

”siapa? ..”seohyun balik tanya.

”berpura-pura tidak mengingatnya? eomma mengetahui kepergianmu itu. saat kami sibuk menjemput suamimu, dan kau juga sibuk dengan teman-temanmu berpergian, hingga seorang melihatmu disana dimana kami berada ..”jelas Ny Cho wajah yang tidak bisa bersahabat lagi.

”Eommanim, aku benar-benar tidak mengerti dengan apa yang sedang eomma katakan ..”bingung seohyun yang juga lupa, namun

”JANGAN BERBOHONG LAGI, SEOHYUN! …”bentak Ny Cho yang sangat marah. wajah merah padam itu terliat sangat ketika seohyun menatapnya. Entah, ia tidak akan suka menantunya pergi kesana kesini tampa sepengetahuannya. Ingat, seohyun adalah menantu dikeluarga besar Cho. Dan ia tidak akan rela jika sampai ada pria lain mengganggu menantu cantiknya itu.

”A-aku. Aku tidak mengingatnya ..”seohyun menunduk. Kepalanya sudah pusing karena semalam ia lupa mengerjakan tugas kuliah, ditambah pernyataaan yang kyuhyun lontarkan saat mereka sedang memadu kasih, nah ini. kemarahan ibu mertuanya yang secara tiba-tiba tampa ia ketahui apa alasan kemarahan itu terjadi.

”kebebasan itu tidak berati lagi, seohyun. ingatlah! Kau memiliki suami, kau juga memiliki anak. Apakah kau tidak bisa memfokuskan diri kepada mereka? ..”pertanyaan Ny Cho. Ini paling seohyun tidak suka. Bila sudah menikah. memiliki suami, dan juga anak, maka ia tidak bisa lagi bermain bersama teman-teman? begitukah? Berdiam dirumah yang membuatnya bosan? Itukah yang ibu mertuanya inginkan? Ya Tuhan,

”seperti yang eomma inginkan? aku harus berada dirumah? Mengurus anak-anak ..”tanya seohyun.

”Ya ..”jawab Ny cho langsung.

”tidak akan ..”tegas seohyun. Ny cho menatap marah menantunya itu. sejak kapan seohyun menjadi pembekang seperti ini. sejak kapan? Apa ada hal lain yang membuat wanita muda itu menjadi wanita yang tidak lagi penurut?

”berbicara seperti itu sangat tidak sopan, seohyun! ..”bentak Ny cho.

”aku masih 20 Tahun. Aku masih ingin menikmati masa mudaku. Dan aku tidak akan bisa mengikuti apa yang eomma perintahkan untuk tetap berada dirumah. Tidak ..”jelas seohyun. Ny cho menahan lengan seohyun saat wanita itu akan beranjak pergi meninggalkannya.

”katakan jika kini telah ada pria lain di hatimu ..”pertanyaaan. seohyun dibikin down. Pria lain? siapa pria yang Ny katakan, siapa? Ya tuhan, ini permasalahan baru yang sangat tidak ingin seohyun membahasnya. Masalah pria, satu pria yang menjadi cinta sejatinya, yakni sudah pasti sang suami bukan? tidak pria lain seperti yang ibunya katakan.

~A HESITANS HEARTS~

”itu artinya apa? ..”tanya seohyun kepada shim Chang min yang merupakan dosen pada jurusan akuntansi.

”jika tidak mengerti, kau bisa maju kedepan! Saya akan memberikan penjelasan ..”seru Chang min kepada murid kesayangannya itu. seohyun mencibir dibelakang Chang min. Apa salahnya sih si Chang min kembali menjelaskan tema pertanyaan di depan sana tampa harus memintanya maju ke depan sana? huh, cari pekara saja.

”pergilah! ..”perintah Yoona berbisik. Seohyun menghela nafas beraatnya. Tahukah, disuruh maju sudah ada rencana yang dosennya lakukan. Cukup tahu saja ya bagi seohyun tentang tentang niat busuk pria bermarga Shim itu.

”kau ingin? Menggantikanku? Ya kau saja yang maju, aku tetap disini ..”gumam seohyun yang masih menatap papan tulis.

”kau yang di perintahkan, lalu kau meminta aku? Dosen Shim akan memberikan aku teguran ..”keluh Yoona yang menolak.

”ya sudah, jika tidak ingin, jangan memintaku maju kesana bila aku juga akan menolak maju kedepan ..”dengus seohyun yang menoleh menatap si pria tampan bernama Lee song hee. Tersenyum menatap si pria yang sedang fokus dengan tugas yang diberikan Dosen Shim.

”kenapa tidak menerima lamaran song hee jika kau seperti ini? menatap dalam keadaan diam itu lebih menyakitkan dari apapun ..”seru Yoona yang ikutan menoleh menatap song hee. Seohyun menepuk jidat Yoona dengan kesal atas pernyataaan yang sangat tidak ingin ia dengar.

”apakah kau tidak bisa diam? untuk sesaat saja? aku cukup lelah mendengar celotehanmu ..”gumam seohyun.

”aku hanya memberikan pengertian agar kau sadar jika menunggu itu tidak baik ..”ungkap Yoona.

”aku sedang menunggu siapa eoh? Sehingga kau memberikan pernyataan seperti itu ..”tanya seohyun.

”suamimu itulah, lalu siapa lagi? apakah kau tidak jenuh jika selalu menunggu pria yang tidak memberikan kabar? Huh, kalau aku sih, aku akan memilih mendur ..”jawab Yoona sombong.

”mundur saja. aku tidak akan memberikan pertahanan untukmu. Dan, Untukku, mau semua masalahku, itu aku yang akan menyelesaikannya. Dan jalan akhir tidak harus bercerai seperti yang kau perintahkan ..”tegas Seohyun,

”huh, kau tidak akan bahagia jika tidak bersama Song hee ..”seru Yoona, Dan

”IM YOONA, SEO JOO HYUN, segera maju kedepan!! ..”

~A HESITANS HEARTS~

”Kyuhyun oppa datang? …”tanya Irene.

”Ya ..”jawab seohyun yang berbaring di ranjang Irene. Setelah jadwal kuliah selesai, maka seohyun memilih bersinggah di rumah Irene dikarenakan ia malas pulang kerumah. Rasa kesal karena hukuman yang Chang min berikan atas perbuataan Yoona masih tetap membekas. Huh, gadis bermarga Im itu selalu saja membuat masalah, dan yang kena dampak buruk sudah pasti dirinya bukan?

”Bahagia pasti? ..”tanya Irene menggoda.

”Bahagia banget …”jawab seohyun yang terliat wajah yang sangat bahagia, dan itu seakaaan kebahagian paksa yang Irene tatap.

”kau tidak bahagia? Kyuhyun oppa kembali? seharusnya kau bahagia atas kembalinya kyuhyun oppa, seohyun ..”seru Irene. Seohyun mendengus. Bahagia macam mana ya. untuk saat ini dengan kedatangan kyuhyun, ia sama sekali tidak bahaga. Mau apapun, hatinya masih tidak nerima kenyataaan bahwa kyuhyun telah kembali, tapi jangan salah. meski begitu, ia tidak akan memiliki niat dengan memilih pria lain karena masalah ini. toh, cintanya kepada sang suami masih sangat besar, hanya saja rasa kecewa itu yang membuat seohyun bersikap dingin terhadap sang suami.

”aku harus berbicara apa? rasa kecewa kepadanya itu membuatku seperti ini. coba kau berfikir? kau berada di posisiku? Menahan rindu selama 3 tahun kepadanya? Aku tidak mengetahui dimana suamiku berada selama 3 tahun ini. setiap aku bertanya kepada appa dan eommanim, namun jawaban itu sangat tidak ingin aku mendengarnya ..”jelas seohyun mata yang berkaca-kaca tidak jelas.

”tidak bisakah bertanya kepada kyuhyun oppa langsung? Bukankah ia telah kembali. akan lebih baik, kau bertanya kepadanya tentang masalah ini. jika memilih memendamnya, kau akan tersiksa, seohyun. hati itu tidak dibohongi ..”perintah Irene.

”aku tahu ..”

”lalu tunggu apa lagi? ..”tanya Irene.

”Yoona memintaku berpisah, apa menjadi tanggapanmu bila keputusan itu aku ambil demi kebahagian? ..”seohyun bertanya. Irene memasang wajah tidak terima. jaan karena orang lain, kita akan menyesal nanti karena meninggalkan orang yang sangat kita sayangi.

”jika keputusan Yoona kau terapkan, jangan harap kita bisa berhubungan baik seperti 3 tahun ini …”ancam Irene

”aku hanya bertanya, dan aku tidak akan memilih keputusan itu ..”mendengar ancaman Irene, seohyun langsung takut.

”kau lebih memilih pendapat orang lain dari pada aku sabahatmu. Berapa tahun kau mengenalku? dan berapa Tahun kau mengenal Yoona? Kau bisa memilih sebuah pendapat yanga bagus. Karena kau juga sudah dewasa dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik ..”seru Irene yang terbawa kesal.

”aku mengerti. dan jangan memberikan ancaman seperti itu. aku akan tetap bersama suamiku sampai maut yang memisahkan kita ..”

~A HESITANS HEARTS~

”sudah harum ..”

”dak mau pakai ini ..”Dannish menolak memakai farfum anak-anak itu.

”itu akan sangat harum sayang ..”seru seohyun yang sibuk akan blezer putih yang ia pergunakan untuk menutupi dress tampa lengan yang ia pergunakan.

”dak mau ..”tolak Dannish.

”aiggo, huh, lucu sekali jika seperti itu sayang ..”gumam seohyun yang mencubit gemas pipi tirus Dannish.

”Umma susu habis ya ..”Daehyun masuk kamar dengan tubuh yang masih bertelanjang. Seohyun menggeleng-geleng kepala menatap si bungsu putranya itu yang keras kepala karena tidak ingin memasang pakaian.

”ikut ya umma ..”pinta Dannish dengan meminta gendong kepada sang ibu yang sudah sangat cantik saat ini.

Kyuhyu yang baru datang lansung meraih cepat tubuh Dannish, dan membawa masuk kedalam gendongan hangat dari pria itu dengan ia memilih menghadap sang istri yang sibuk dengan mengucir rambut panjang. Tersenyum bahagia saat tangan kecil Dannish melingkar di leher putih seohyun yang membuat mereka saling berhadapan.

”phopho ..”pinta seohyun. Dannish mengikuti perintah seohyun mengecup bibir ibunya itu, dan tersenyum menampilkan gigi putih yang sanga lucu.

”hyung, Umma pulang bawa mainan. umma beli mainan banyak ..”Daehyun yang sedang meminum susu botol berseru di sepeda milik bocah itu. turun dari sana, dan berlari cepat dengan tubuh yang masih tidak memakai baju. Hanya celana dalam bergambar spiderment, kini bocah itu telah berada di hadapan ayah, ibu, dan kakaknya yang berada didalam gendongan ayahnya.

”belum memakai baju? putra appa akan masuk angin jika tidak memakai baju. Nanti sakit bagaimana? ..”tanya Kyuhyun. Daehyun memasang wajah lucu itu. menarik-narik baju seohyun karena ingin digendong juga. Seohhyun mengerti, pasti tubuh si kecil juga ia raih, dan menggedongnya yang membuat posisi mereka terliat sangat bahagia sekali dengan masing masing saling berhadapan, dan ada buah hati mereka yang menjadi pelengkap kebahagian itu.

”dak sakit ..”gumam Daehyun. sedangkan Dannish sudah bersandar pada pundak kyuhyun. mata yang sedang menatap sayu itu kini terliat saat seohyun berusaha memberikan susu botol yang tadi sama-sama ia buatkan untuk Dannish dan juga Daehyun. mengantuk, tentu akan seperti ini. jika saat mengantuk, dan ia memilih pergi, sudah pasti si sulung akan bertingkah banyak.

”benarkah? ..”tanya kyuhyun, dan

CHUP

~A HESITANS HEARTS~

CHUP,

Terkagetan bagi seohyun ataupun kyuhyun. mereka sama-sama terkejut saat kecupan lembut kini kini terjadi. seohyun, wanita itu bingung mau bersikap seperti apa. ia juga bingung dengan apa yang kyuhyun lakukan pada saat ini. padahal, tadinya ia sibuk memberikan susu botol kepada Dannish yang sudah terlelap dalam gendongan kyuhyun, lalu ini? saat pikirannya fokus ke sang anak, sebuah aksi yang kyuhyun lakukan, mampu membuatnya sadar, dan pasti kaget.

Tidak hanya seohyun. kyuhyun tentu juga ikutan terkejut dengan apa yang terjadi. niat awal hanya ingin mencium pipi gembil Daehyun yang sangat menggemaskan itu, tetapi, apa yang akan ia lakukan jika niatnya itu tidak tepat sasaran, saat ia akan mencium, maka kepala Daehyun memilih berbalik sehingga kesulitannya untuk mencium sang putra tidak bisa dilakukan, dan disaat itu terjadipun, karena seohyun ya semakin mendekat, membuat bibir kyuhyun mendarat mulus pada pipi chubby sang istri. Huh, gimana ini? batin kyuhyun, takut

”Appa sayang Umma ya ..”Daehyun berujar yang membuat kecupan mereka terlepas. Seohyun dan kyuhyun sama sama gugup saat pernyataan si kecil membuat mereka malu sesaat.

”eh, Maaf. Bu-bukan seperti itu. tadi oppa hanya ingin memberikan phopho kepada daehyun. tetapi, semua tidak seperti apa yang oppa inginkan. dan ini-heum, terjadi. Maaf …”ucap kyuhyun salah tingkah. Rasa cenggung dan merasa tidak nyaman itu, semakin membuat kyuhyun takut jika melakukan kesalahan dihadapan sang istri. Tetap saja, tidak akan ada wajah hangat saat ia menatap wanita itu. seohyun kerap kali mendeungus kesal setiap mereka bertemu pandang. Huh, apakah seohyun tidak mencintainya lagi?

”tidak apa ..”seohyun memilih memundur, dan menciptkan sebuah jarak. Menurunkan Daehyun di ranjang, dan kembali mendekati kyuhyun dengan tangan yang akan meraih tubuh putra mereka yang terlelap dalam gendongan kyuhyun.

”jangan menangis lagi ..”bisik seohyun pada Dannish yang terlelap. sudah berada dalam gendongan, dan pasti ia akan segera meletakan tubuh putranya di ranjang. Menidurkan disana yang membuat ia ikutan berbaring disana dengan posisi tubuh yang menyamping.

”seohyun …”

”ya ..”seohyun menoleh. Membiarkan Daehyun dengan tubuh yang masih tidak memakai pakaian tidur di atas perutnya saat tangan itu sibuk mengelus puncak kepala Dannish. Jujur, punya dua anak laki-laki mah gak segampang dalam pikiran. Repot dan ngemasain dengan tingkah bocah-bocah itu. Tetapi ingat, meski kerepotan, tentu tidak akan ada kata nyesal yang seohyun tanamkan. Dua bocah itu, penghobat rasa lelahnya saat pikiran sedang bermasalah karena tugas kampus yang banyak.

”apakah kau merasa begitu lelah? Me-mengurus Dannish, Daehyun? kau, oppa merasa kau seperti lelah. Kau tidak memiliki waktu istirahat sama sekali. pagi, siang, sore begitu malam dan tengah malam, kau akan selalu terfokus kepada putra-putra kita ..”tanya kyuhyun. seohyun menghela nafas beratnya. Lelah? Jangan ditanya lagi. kalau lelah, itu sudah sangat pasti. dan bagaimana? kalau mengeluh pun, itu salah. kan, gak akan enak didengar alasannya jika lelah hanya karena anak. Bila seperti itu, untuk apa punya anak jika tidak ingin lelah?

”itu pertanyaan apa? lelah? Aku lelah, karena aktiftas diluar sana, namun jika mengurus mereka membuatku lelah, itu salah. Dannish, dan Daehyun adalah orang yang mampu mengobat rasa lelahku. Mau itu karenamu, atau karena tugas kampus ..”jawaban seohyun. kyuhyun tersentak atas pernyataaan yang ada pada akhir penjelasan istrinya. jadi, seohyun lelah karenanya?

”maaf ..”

”aku tidak bisa mengerti dengan sebuah kata maaf. Tidak ada kesalahan yang oppa lakukan. Lalu untuk apa masih meminta maaf? ..”seohyun bertanya. Meski ia tahu kyuhyun salah karena pergi tidak memberi kabar, namun jujur, jika untuk di permasalahkan di depan anak-anak atau di hadapan kelaurga besar, seohyun tidak akan melakukannya. mungkin, waktu berdua belum ia miliki, jika sudah ada sih, ia ingin berbicara empat mata dengan sang suami atas tindakan yang kyuhyun lakukan selama 3 tahun pergi tampa kabar.

”oppa hanya kau ingin kau menjadi seohyun yang seperti dulu ..”kyuhyun. pria menunduk setelah mengatakan itu. seohyun yang mendengarnya langsung tertawa. Lucu. Jika menjadi seohyun yang dulu, apakah kyuhyun akan membohonginya lagi? bukankah seohyun yang dulu suka sekali dibohongi suami?

”jangan membuatku menjadi tertawa hanya karena permintaan konyul ini. Sikap? Sampai kapanpun, aku akan tetap menjadi seohyun. dulu atau sekarang. Semua sama saja. aku Seo joo hyun ..”tegas seohyun. kyuhyun mengangguk mengerti. ia memberanikan diri untuk mendekati wajah istrinya. masih tetap takut sih, namun ketika wajah telah berjarak seinci, seohyun menutup matanya yang membuat ia langsung memilih mengecup lembut bibir itu dengan tidak lupa melumatinya penuh kasih sayang.

~A HESITANS HEARTS~

”benarkah? ..”tanya Ny Cho yang bahagia.

”Ya. telat dua minggu. Dan ini sebuah kebahagian besar untukku dan juga oppa ..”jawab Ahra yang bahagia karena Tuhan kembali memberikannya sebuah kesempatan mengandung buah cinta keduanya bersama sang suami.

”kurangi segalan aktifitas yang kau lakukan. Kehamilan muda akan sangat retan jika melakukan berbagai aktifitas ..”Ny cho memberikan nasehat.

”selamat ya, Unnie …”seru seohyun yang sedang sibuk membuat suyuaran untuknya makan nanti.

”kau juga tidak ingin menambah seohyun? ..”tanya Ny cho. Ahra tertawa langsung mendengar pertanyaan ibunya, jika menambah, apakah nanti jenis kelamin anak adiknya akan tetap laki laki? Atau berubah menjadi perempuan?

”tidak untuk sekarang ..”jawaban itu seohyun utarakan. Bukan tidak ingin menambah. Dua saja sudah pusing, jika nambah akan seperti dirinya nanti ya? dan lagipula, hubungannya dengan kyuhyun masih sedikit cenggung, dan juga ia sedang study, mana bisa hamil dalam study jika itu akan menimbulkan gosip murahan. Kos, yang tahu ia menikah hanya teman dekat, dan yang lain, jangakan tahu. untuk memberi tahu saja seohyun malas!!

”tidak apa? itu akan sangat baik. kyuhyun telah berada disini. sebaiknya kau juga harus menambah. Bukankah kau sangat menginginkan anak perempuan? ..”tanya Ahra.

”seperti apa ya cucuku jika berjenis kelamin perempuan? ..”tanya Ny cho. Ahra kembali tertawa mendengar penuturan ibunya itu. saat itu, ditanya, seohyun selalu jawab ingin, apalagi jika jenis kelaminnya perempua. Lalu bila membahasnya sekarang, kenapa seola-olah seohyun menolak, dan tidak ingin ya?

”aku hanya ingin memfokuskan diri kepada Dannish dan Daehyun. toh, kejadian 2 tahun itu, aku tidak ingin mengulanginya lagi. hamil ketika usia Dannish 10 bulan. Kasih sayang kepada Dannish terbagi karena aku juga memiliki Daehyun. dan, untuk itu, menambah bukan ide yang bagus saat ini ..”jelas seohyun yang tertawa. Meski tawa itu hanyalah tawa paksaan, tetapi tetap saja keluarga cho tidak mengetahuinya.

”bahkan, usia Daehyun agustus besok masuk 3 tahun. Apa yang menjadi rasa takutmu? Kehadiran anak akan menambah kebahagian kau dan kyuhyun, seohyun ..”jelas Ahra

”jangan bilang bahwa kau tidak mencintai putraku lagi? sehingga kau memilih menolak untuk kembali menambah keturunan jika yang ada dihatimu bukan lagi kyuhyun, tetapi pria lain …”

~A HESITANS HEARTS~

”jangan bilang bahwa kau tidak mencintai putraku lagi? sehingga kau memilih menolak untuk kembali menambah keturunan jika yang ada dihatimu bukan lagi kyuhyun, tetapi pria lain …”

Mata seohyun terbuka secara perlahan saat sebuah mimpi itu datang menghampiri wanita muda itu. tubuh yang keringatan itu, seohyun memilih merubahnya yang di awal berposisi terlentang kini menjadi duduk dengan mata yang menatap dua buah hatinya yang juga sedang terlelap. pusing kepala itu, seohyun sangat merasakannya. Pernyataan yang dilontarkan ibu mertuanya tentu menjadi beban pikiran wanita muda ini tak kala semua itu malah datang menghampiri di dunia bawah alam sadarnya sendiri.

”kau terjaga? …”seohyun mengangkat wajahnya. Ada kyuhyun yang baru keluar kamar mandi dengan tubuh bertelanjang dada dengan tubuh bagian bawah itu tertutup oleh handuk putih. Saat tidut tadi, kyuhyun belum pulang karena pria itu sedang ada pertemuan, nah, saat sekarang ia terbangun, bahwa melihat pria itu, seohyun tentu kaget. Kapan suaminya pulang? kenapa kepulangan kyuhyun, ia tidak menyadarinya? Apakah sebegitu lelahnya seohyun sehingga kyuhyun pulang saja, wanita muda itu tidak mengetahuinya.

”aku be-benar tidak mengetahui kapan oppa pulang. Maaf ..”seohyun memilih memberikan sebuah pernyataan lain agar pria itu tidak menaruh curiga padanya.

”tidak apa. oppa mengetahui bahwa kau sangat telah, tentu oppa memilih untuk tidak mengganggu waktu istirahatmu. Kembalilah tidur! Dan jangan memikirkan oppa ..”perintah kyuhyun yang mengambil satu potongan piyama tidur.

”ba-baiklah ..”tubuh itu, seohyun memilih berbaring kembali. bahkan, saat melamun karena pernyataan ibu mertuanya, tampa sadar air matanya menetes yang membuatnya menangis dalam keadaan diam. bukan seperti Ny cho berfikir, jika tidak mengiikuti semua yang wanita paruh itu ajukan, semua pernyataan tentang pria lain, wanita itu akan memberikan kepadanya seolah-olah ia adalah menantu yang buruk dalam kelaurga besar Cho.

”Uljima ..”bisik kyuhyun. cukup tahu karena isakan itu terdengar. Tubuh yang telah terduduk di ranjang dengan memberikan kehatangan saat tahu bahwa istrinya sedang menangis. Tidak akan bisa bagi kyuhyun mengetahui alasan bagaimana bisa seohyun menangis. Bahkan, saat ini. saat bisikan itu lontarkan, istrinya langsung memilih memeluknya dan kembali terisak yang semakin membuat kyuhyun kesal.

”aku tidak seperti itu hiks ..” isakan itu.

”ceritakan apa yang membuatmu menangis, sayang ..”pinta kyuhyun. seohyun tidak menjawabnya. Isakan itu semakin saja terdengar memilu di telinga sang suami. sudah bertahun-tahun ia selalu menahan hati karena sikap oper protectif ibu mertuanya itu, dan jujur, baru kali ini seohyun melepaskan semua sikap sang mertua dengan menangis dalam pelukan kyuhyun, suaminya.

”Seohyun ..”

”aku bukan wanita seperti itu, oppa hiks …”masih tetap terisak. Kyuhyun memilih mendekap tubuh berisi itu. memeluk dengan penuh kasih sayang yang pria itu miliki. Siapaun yang membuat istrinya menangis, kyuhyun akan sangat marah jika mengetahui siapa orangnya. Ingat, tidak ada yang bisa membuat tangisan seohyun datang. Tidak!

”sayang ..”secara perlahan kyuhyun berusaha untuk menyadarkan sang istri yang masih tetap menangis. Apakah selalu seperti ini, setiap menangis, maka sang istri akan lupa diri. Bisa jadi seperti kejadian 3 tahun yang lalu dimana ia membuat wanita itu menangis, dan apa yang terjadi. sampai istrinya seperti orang yang sedang kerasukan kalau menangis. Dan itu sebuah ketakutan besar bagi kyuhyun jika kembali mendengar tangisan sang istri.

”hai, ayo cerita kepada oppa? ..”bujuk kyuhyun. tahukah, kyuhyun saja belum sempat memasang pakaiannya. Dan hanya celana boxer yang baru ia pergunakan. Karena ini, karena istrinya, ia relah menahan dinginnya AC kamar mereka hanya untuk memeluk dan memberikan kehangatan pada wanitanya.

”aku hiks aku tidak. aku tidak hiks. Jangan, dan berhenti mengatakannya. Aku tidak seperti itu hiks ..”gumam seohyun yang masih tetap menangis. Memeluk kuat tubuh kyuhyun. bersembunyi di dada bidang kyuhyun. seohyun memukul-mukul dada bidang itu dengan tangannya. Pukulan pelan hanya mampu melepas rasa sakit hatinya bagi wanita muda itu.

”Seohyun ..”tegur Kyuhyun. seohyun berhenti menangis saat suara kyuhyun yang menegurnya. Wajah itu memucat, dan mata yang membengkak. Seohyun berusaha mengindari kontak mata dari kyuhyun, tapi sayangnya tidak bisa karena kyuhyun menangkup kedua pipi Chubbynya yang sukses membuat pandangan mereka bertemu.

”a-aku tidak jahat. aku bu-bukan wanita jahat. aku tidak akan memilih pr-pria lain. hanya, oppa. oppa dan akan tetap bersama oppa hiks. Tidak. jangan berfikir lain tentang aku, aku mohon …”pinta seohyun. kyuhyun mengangguk, toh bukan waktu yang tepat untuk bertanya apa dan kenapa sehyun bisa seperti ini. yang jelas, kyuhyun cukup mengerti saya bukan? pastinya,

”Dont Cry …”bisik kyuhyun, Dan

CHUP

.

.

.

.

.

TO BE COUNTINUE

MAAF KALAU TYPO

A HESITANS HEARTS 1

CHAPTER 1

Preview

.

.

”Appa/Appa ..”

Teriakan itu. kyuhyun menatap dua bocah laki-laki yang kini berdiri dihadapannya dengan di bimbing oleh wanita paruh baya yang merupakan ibunya sendiri bersama sang kakak yang juga sedang sibuk dengan mengendong bayinya. Tatapan mata itu saling berganti menatap dibocah tersebut. Menatap dengan seksakma satu sama lain. entah, perasaan bimbang kini menyelimuti kyuhyun ketika tidak bisa tahu siapa bocah tampan tersebut. Dan yang mana bocah tampan yang menjadi putra kesayangannya bersama sang istri 3 tahun yang lalu.

”semakin tampan? ..”seru Ahra yang membuyarkan lamunan kyuhyun.

”tentu. tidak salah pilihan mengirimnya. Membuat perubahan besar ..”ujar Ny cho bangga.

”mereka? ..”tanya kyuhyun bingung. Ingin tahu, yang mana putranya yang 3 tahun yang lalu kyuhyun tinggal pergi. Baby Dannish?

”kau tidak mengingatnya? Putra-putramu? ..”tanya Ahra tergelak menatap wajah bingung adiknya itu. ya wajar sajalah. Memang sengaja tidak di beritahui. Apalagi dengan sosok bocah kecil yang kini sibuk menyusui besama botol susu yang memakai dot.

”Nde? ..”kaget kyuhyun masih tetap bingung.

”Dannish, berikan appa phopho ..”perintah Ahra, kyuhyun tertawa. Bocah dengan pipi tirus tersebut, rupanya putra tampannya yang sangat menggemaskan pada 3 tahun yang lalu ya. kyuhyun bahagia sekali saat ini. kecupan pada pipi bocah itu berikan yang membuatnya sangat-sangat rindu akan bocah satu ini.

”yang appa ya ..”gumam Dannish yang masih kurang bisa berbicara lancar. Bukan tidak bisa, namun masih teloh dalam berbicara.

”Aiggo ..”kyuhyun menggendong Dannish dengan kasih sayangnya memeluk tubuh bocah itu.

”Dae ingin di gendong appa? Dae sayang appa? Ayo, Dae beri appa phopho ..”perintah Ahra. Kyuhyun menatap bingung kembali kakanya.

”aku tidak mengerti, Noona ..”

”Ya, apakah kau tidak mengetahuinya? Daehyun? Cho Daehyun? ..”tanya Ny Cho. Kyuhyun menggeleng bingung.

”Kau menikah kyuhyun, kau memiliki istri juga. Kalian begitu bahagia bersama. seorang anak tentu akan hadir didalam keluarga kecil kalian bukan? ..”lanjut Ahra bertanya. Daehyun. bocah kecil itu menangis karena susu nya habis. Dan Ny cho meraih tubuh itu dan membawa masuk kedalam gendongan.

”Ya Tuhan, berterus terang saja? aku tidak memahaminya. Siapa anak ini? kenapa ia bersama kalian? Dan apa hubungannya denganku yang menikah, memiliki istri, dan saling bahagia dengan kehadiran anak? Huh ..”kesal kyuhyun menatap Dannish yang tertawa.

”Adik Dae bobo ya. ngan nangis lagi. umma pulang wa mainan ..”seru Dannish yang semakin ditatap oleh kyuhyun.

”Dannish? …”

”adik ngis, adik ingin boboya appa. Ngan ngis lagi ..”ujar teloh Dannish. Kyuhyun kembali menatap bocah yang dipanggil Dae itu oleh putranya tersebut.

”masih tidak mengerti? …”tanya Ny cho.

”katakan! ..”perintah kyuhyun

”Cho Daehyun imnida. Putra kedua kyuhyun appa, dan Seohyun Umma ..”seru Ahra, dan disanalah kyuhyun mengerti ketika penjelasan ahra cukup membuatnya faham. Cho Daehyun, bocah tampan itu? adalah Putranya? Putranya bersama wanita yang sangat ia rindukan? Seo joo Hyun?

.

.

.

~A HESITANS HEARTS~

27848565_539451549772114_1185366575_n

@ASHYSHANYS

CAST

CHO KYUHYUN (27THN)

SEO JOO HYUN (20THN)

CHO DANNISH (3TH)

CHO DAEHYUN (2TH)

GENRE

FAMILY,

PERTENGKARAN

MARRIAGE LIFE,

ROMANCE

TEMA

LOVE

TYPE

CHAPTER

RATE

PG+17

COVER BY

@Ashy_ARTSdesigh

NOTE

.

.

.

VOT MEN lengkap, lanjut, jika kurang, no lanjut

okay, silakan baca wkwkw

Happy family

.

.

.

.

.

.

MIAN FOR TYPO GUYS

~Happy reading~

.

.

.

.

”Umma ..”teriakan si kecil Nan tampan ketika melihat kedatangan ibunya yang sangat-sangat bocah itu rindukan.

”sayang ..”balas seohyun cerita. Meraih, lalu membawa masuk tubuh kecil buah hatinya yang sangat-sangat tampan itu. tersenyum dengan bibir tipis itu memberikan kecupan manis tepat pada pipi gembil sang si kecil yang merupakan anak bungsunya.

”Umma ..”manja si kecil itu. mulai dengan kebiasaan tersebut, tentu seohyun merasa geli saat kepala sang anak kini bersembunyi di sela-sela leher putihnya.

”baru pulang? …”tanya Ny Cho yang datang membawa botol susu milik si kecil yang sedang asyik bercanda gurau bersama menantunya.

”ah. Iya. Aku baru pulang. tugas begitu banyak. Dan kami memilih menyelesaikannya di rumah Yuri ..”jawab seohyun gugup + gagap = takut.

”Minum susunya ya ..”perintah wanita paruh baya itu memberikan susu botol yang bocah usia 2 tahun 6 bulan itu pinta tadi. Namun sayangnya, saat ini. bocah itu menolak susu botol yang ia berikan. Entah, jika seperti ini, sudah sangat pasti, Ny cho mengetahuinya bahwa sang cucu lebih menginginkan susu yang ada pada menantu cantiknya.

”ayo, di minum? ..”perintah seohyun.

”tidak suka ..”

”Ya? tidak suka? Tadi cucu Helmonie meminum susu ini bukan? bersama Hyung? …”tanya Ny cho. Seohyun menatap putranya yang masih tetap menolak, mata itu beralih menatap lingkungan sekitar ruang tamu guna mencari tahu dimana si kakak dari putranya si kecil ini yang sangat tampan itu.

”Dannish? ..”seohyun bertanya.

”tidur dikamar setelah kami pulang berjalan-jalan …”jawab Ny cho tersenyum. ah, tahukah, jika saat ini putranya kyuhyun telah berada di korea? Di seoul? Di rumah ini? setelah 3 tahun memilih pergi karena mengendalikan sebuah bisnis yang di tawarkan oleh besannya. Dan, pastikan bahwa nanti sang menantu akan terkejut saat memauski kamar? Tentunya, itu akan terjadi. toh, saat ini putranya kyuhyun sedang beristirahat dikamar.

”aku akan melihatnya kekamar …”ujar seohyun yang bersiap-siap pergi menaiki anak tangga. Namun,

”memakai pakaian seperti ini? lalu masker? Untuk apa? ..”tanya Ny Cho penuh selidik. Seohyun menampilkan senyuman terpaksa. Inilah yang paling tidak disukainya. Kenapa harus begini? Kenapa keluarga besar Cho masih tetap bersikeras melaranganya untuk melakukan aktifitas diluar sana? kenapa? hal wajar kok. Seohyun masih tetap memgetahui batas-batas itu, namun seakaan ibu mertuanya masih tetap tidak percaya dengan apa yang ia lakukan di luar sana selain berstudy, tentu pertanyaan-pertanyan aneh akan terlontar dari mulutnya.

”menaiki motor. Itu bisa membuat kita terkena penyakit karena udara yang tidak baik bukan? Dan, harus aku memakainya …”seohyun menjawab apa yang oleh sang ibu mertua.

”kau memiliki suami seohyun. bukan hanya suami. tetapi kau memiliki anak. Dua orang anak. Jangan bertingkah seperti anak muda lagi. itu sangat tidak pantas ..”pernyataan Ny Cho barusan. Seohyun mengangkat wajahnya dengan sangat kecewa. Terlalu tegas? Atau bagaimana? seohyun bingung. Apakah jika memiliki suami dan anak? Ia tidak boleh lagi bermain, berkumpul, dan pergi bersama teman-teman? apakah itu tidak boleh ia lakukan?

”maafkan aku. Mungkin ini tidak akan terjadi lagi …”ucap seohyun yang pergi dari sana. melangkahkan kaki menaiki beberapa anak tangga menuju kamar. Sejujunrnya, kini tubuhnya sangat lelah, tetapi, semua hilang karena matanya menatap si kecil buah hatinya yang sangat ceria, dan itu dapat membuat rasa lelah hilang. Namun, apa? sederet pernyataan ibu mertuanya membuat pikirannya kembali lelah saat telinga itu mendengar.

”buka umma …”pinta si kecil meminta susu.

”iya. Umma ganti baju dulu. setelah itu, baru minum susu …”bisik seohyun pada sikecil, tangan yang akan menyentuh knop pintu, namun

CRACC

Pintu terbuka dari dalam. Seohyun menatap siapa yang berada didalam sana. didalam kamarnya. Ketika mata itu menatap, maka rasa kaget tiada tara mampu membuat wanita muda itu membulatkan matanya sesaat, dan

”Appa …”

~A HESITANS HEARTS~

Kyuhyun membuka mata nya dengan sangat tidak minta. Tubuh telanjang dada itu ia duduki saat terasa bahwa terongkongnya saangat haus. Mata yang menatap tubuh kecil putranya yang juga terbaring di ranjang bersamanya. Tersenyum dengan bibir mengecup puncak kepala putranya, lalu Kaki itu juntaikan ke lantai kamar. memilih beranjak dengan kaki yang melangkah jalan menuju pintu. Helaan nafas berat itu kyuhyun hembuskan akan pikiran yang lelah. Tangan manyentuh knop pintu, dan

Crak.

”Appa ..”kyuhyun terkejut saat suara lengking si kecil mampu mengagetkan dirinya yang sedang tidak berada dalam pikiran. Mata itu lebih terkejut lagi ketika menatap seorang wanita yang sangat ia rindukan itu tengah menggedong tubuh si kecil putra tampannya dengan tatapan yang juga sama terkejut. Entah pertemuan macam apa ini? dan ia sangat gugu sekali ketika tahu bahwa wanita itu. wanita yang sangat ia rindukan itu, memiliki perubahan banyak setelah 3 tahun ia tinggal pergi ke prancis.

”Kau! …”wanita itu seohyun. rasa kaget, bagaimana bisa? dan jika memang seperti itu, kenapa ibu mertuanya tidak memberitahui masalah ini? apakah ia tidak berhak mengetahui tentang pria satu ini? pria yang memilih pergi meninggalkannya 3 tahun yang lalu? Astaga.

”Ah, kau ehum ..”kyuhyun tidak bisa mencari kata kata apa yang harus ia ungkapan. Tatapan dingin yang seohyun perliatkan mampu membuatnya tidak bisa berkutip. Memang sudah sangat berbeda. Dan perubahan itu begitu terliat. Dulu, setiap saat menatap wanitanya, hanya ada tatapan polos yang kyuhyun sukai, namun kini apa? liatlah, ketika ia berusaha menatap matanya, dan yang ada, bukan tatapan polos lagi, malahan sebuah tatapan penuh kesinisan. Huh, apakah ia terlama pergi meninggalkan istrinya?

”umma ..”si kecil itu. seohyun mengalihkan tatapan mata menatao putra bungsunya. Cho Daehyun. masih ingat jelas bagi seohyun. ia tersenyum saat wajah mengantuk putranya itu terliat ketika ia sedang menatap. Tidak. jika bukan karena anak-anak, mungkin apa ya? apakah bisakah bertahan atau bukan ya. ditinggal pergi, tampa kabar lagi.

”baiklah. Kita bobo, bersama Hyung ..”gumam seohyun yang tersenyum. kyuhyun? serasa ia menjadi orang asing saat melihat itu. istrinya saja, tidak menyapanya atau sebagaimana sewajarnya seorang istri menyapa suami yang baru pulang.

”Hyung bobo dalam bersama appa ..”ujar Daehyun yang lucu.

”dan Adik Dae akan bobo bersama umma, okay. Kit- ..”perkataan itu. seohyun menatap kyuhyun saat tangan kekar pria itu menahannya,

BRUK!

Tak sengaja tubuh itu menubruk seorang pria bertubuh kekar dengan setelah jas hitam dan wajah yang ditutupi oleh kaca mata hitam yang sulit bagi seohyun mengetahui siapa pria itu. meringgis kesakitan ketika bahunya kini terasa begitu nyeri, menoleh saat menatap si pria yang sedang berusa menatap wajahnya yang tertutup masker. Seohyun tersenyum hormat, dan

”Maafkan saya …”ucapan itu. tidak menunggu lama balasan atas ucapan maaf seohyun. Saat setelah bungkuk hormat kepada si pria yang ia tubruk, maka tubuh itu kembali seohyun bawa berlari meninggalkan pria yang tadi wanita itu tubruk dengan tujuan harus bisa sampai ke ruangan dimana kini para teman-temannya menunggu.

”aneh ..”si pria itu buka suara. Membuka kaca mata hitam dengan mata yang menatap tubuh seorang wanita yang tadi menubruk tubuhnya itu. ada rasa aneh saat bayangan itu menghampirinya. Pria tersebut merasa bahawa ia mengenal dekat wanita itu. menatap matanya itu. Ya Tuhan, tetapi siapa ya? kenapa malah menjadi seperti ini?

”Why? ..”seohyun bertanya. Membuyarkan lamunan kyuhyun yang sibuk memikirkan kejadian di airport,

”bu-bukan. eh, tetapi mirip. Apakah pertemuan pertama di airport? Pakaian hitam. Memakai masker. Dan kita bertubrukan di sana? be-benarkah? ..”tanya kyuhyun. seohyun tersentak. Dan tersenyum paksa saat pikiran kembali pada kejadian siang tadi dimana ia sedang berada di airport bersama Yoona. Dan karena mengejar Yoona, ia tentu menubruk seseorang yang tidak ia kenal. lalu, apa yang akan ia lakukan jika orang yang ia tubruk adalah pria yang berada dihadapannya? jika begitu kenyataaannya, tamatlah riwayatmu, seo joo hyun.

~A HESITANS HEARTS~

”satu lagi, sayang. satu kali lagi ya. anak umma pintar. Harus makan yang banyak ..”bujuk seohyun.

”dak mau umma ..”Tolak Dannish saat seohyun berusaha memberikan suapan nasi kepada si tampan satu ini.

”makanan yang banyak, Dannish. Biar bisa menjadi anak yang kuat. Menjaga adik Daehyun …”seru Ny cho menatap cucu pertamanya yang memang sangat sudah makan.

”apakah selalu seperti itu, eomma? ..”tanya kyuhyun yang baru datang. Meraih tubuh Dannish, dan membawa masuk kedalam gendongan hangat yang pria itu berikan.

”pergi ya? ..”tanya Ny cho. Kyuhyun mengangguk. Mengecup paksa pipi tirus Dannish yang tertawa dalam pelukan hangat itu. mata yang sekilas menatap istrinya yang sibuk dengan membujuk putra mereka untuk makan. Entah, apakah boleh ia bersyuukur? bersyukur kepada yang maha kuasa? Atas semua ini? kebahagian ini? kyuhyun tidak berhenti tersenyum menatap wajah cantik itu.

”Dannish …”panggil seohyun lagi.

”Dak mau hiks ..”tangisan itu pecah.

”Ya. jangan menangis. Jagoan appa, malu diliat Adik dae ..”bujuk kyuhyun. Dannish diam namun air mata masih tetap bergenang pada kelopak mata itu. seohyun tertawa menatap wajah lucu Dannish. Benar-benar, kalau urusan makan, ini yang paling tidak disukai seohyun. karena, setiap kali makan, dannish akan selalu bertingkah.

”berapa suap yang masuk? …”Ny cho bertanya.

”hanya tiga. Itupun sangat sulit membujuknya ..”jawab seohyun yang meletakan piring makan Dannish di meja. Memilih bangkit dari kursi tersebut dengan tubuh yang melangkah mendekati sofa ruangan tamu dimana kini ada putra bungsunya yang terlelap karena lelah habis bermain. Tangan itu meraih tubuh kecil itu untuk seohyun gendong.

”Umma dak leh pergi hiks ..”tangisan itu. seohyun menghentikan langkahnya saat menatap putranya menangis karena ia menggedong Daehyun yang sudah terlelap. tubuh kecil itu turun dari gendongan suaminya, dan melangkah cepat menghampirinya dengan tangan yang memeluk tubuh berisinya.

”Umma gendong adik ya. Dannish disini dulu. tunggu umma ..”bujuk seohyun. Dannish menolak. Menangis meminta di gendong juga. Kyuhyun yang masih berada disana, pasti tubuh itu ikutan bangkit dengan kaki yang melangkah mendekati istrinya.

”biarkan oppa yang menggendong Daehyun ..”ujar Kyuhyun yang mengambil alih daehyun dalam gendongan istrinya. seohyun menatap sekilas pria itu, suaminya. Tentu menghela nafas berat yang begitu sangat lelah saat mata menatap sang suami. ingat, bukan lelah tubuh, tetapi lelah hati.

”jangan menangis lagi sayang ..”bujuk seohyun. meraih tubuh kecil Dannish, dan membawa masuk kedalam gendongan hangat itu.

Tn cho, Dan Ny cho tersenyum menatap pemandangan itu. huh, bahagia bukan?

~A HESITANS HEARTS~

”menjadi kekasih? ..”tanya song hee.

”ah, jangan bercanda. Aku telah berkeluarga. Memiliki suami, dan juga anak. Bagaimana bisa kita menjalankan hubungan seperti ini? ..”seohyun bertanya gugup. Apa-apaann ini? dkata pergi nonton acara party kampus, lalu apa ini jika kedatangan kesana malah menyambuat sebuah rencana dalam pengungkapan perasaan pria yang berada di hidapannya.

”bila ada niat jahat, jika bisa. aku ingin merebutmu, dan bisa memilikimu ..”ungkap Song hee. Seohyun tersentak dengan wajah takut itu. mungkin ini akan menjadi masalah besar jika ia selalu memilih meledaninnya. Tidak. ia masih tetap mengingat batas-batas itu. ia tidak akan jatuh dalam lubang yang salah.

”Seohyun …”

”aku mencintai suamiku. Aku tidak akan bisa memilih jalan yang salah hanya untuk mencari kebahagian sementara. Tolong, mengertikan tetang posisiku sebagai wanita bersuami ..”pinta seohyun. Song hee tersenyum manis.

”suami? menunggu? Pria itu tidak memberi kabar. Sampai kapan kau akan menunggu. Ini, pria didepanmu, sangat setia menanti. Apa tidak bisa kau menatap betapa hatiku tulus mencintaimu ..”ungkapan itu. seohyun memilih mengalihkan tatapan dalam song hee,

”aku harus pulang lebih awal. Maaf ..”ucap seohyun, dan

”Umma hiks …”tangisan Daehyun. seohyun menoleh menatap putra bungsunya yang terbangung. Menangis duduk di ranjang saat mata itu sedang ia tatap. Tubuh yang bangkit dari sofa dimana sofa tersebut ada dikamar. Kaki yang melengkah mendekati ranjang, dan pasti tubuh itu ia duduki di ranjang dengan tangan yang meraih tubuh kecil Daehyun.

”uljima ..”bisik seohyun pada telinga putranya itu. tersenyum saat mata bulat daehyun terbuka menatapnya. Menunggu? Pasti bukan. ini adalah runtintas setiap malam. tangan putih itu, seohyun membuka kacing piyamanya setengah dengan menampakan dua gundukan besar itu yang masih terlampisi bra. Menanggalkan pengait bra yang memang bra khusus untuk ibu menyusui yang sedang seohyun pergunakan. Tidak sampai menghitung detik, maka rasa nyeri dan geli kini menghampirinya saat dengan kuatnya kini Daehyun menghisap nippel hitam payudaranya tersebut.

Diusia 2 tahun 3 bulan. Sejujurnya, Daehyun masih Tetap asi. Namun apa ya? mungkin asi akan putra bungsunya dapatkan saat dimalam hari ketika ia berada dirumah. Toh, saat pagi, siang dan sorepun, seohyun terlalu sibuk dengan study sehingga peranan ini akan terlupakan oleh wanita cantik itu.

Masih teringat jelas saat ia baru mengetahui tentang kehdiran Daehyun. seohyun merasa ini terlalu cepat karena usia Dannish pada saat itu masih terlalu kecil. 10 bulan. Bukankah itu memang harus memiliki perhatian khusus dari orang tua? Namun bagaimana jika pada saat itu perhatian terbagi karena telah ada sosok makhluk yang mengisi rahimnya. Sosok yang di lambangkan sebagai sosok buah cintanya bersama sang suami? entah, rasanya seperti itu. Tetapi untuk saat ini, ia tidak akan merasa menyesal. Adanya Dannish dan daehyun, dapat membuatnya tertawa meski hati sedang lelah bukan? heum.

”Dannish, dan Daehyun, kalian adalah kebahagianku ..”gumam seohyun yang tubuh berbaring di ranjang. Mengecup puncak kepala Daehyun, dan puncak kepala Dannish yang tidur di sisi ranjang paling ujung dengan Daehyun yang berada di tengah, dan dirinya sebagai penutup agar dua bocah tampan itu tidak tertujun bebas.

~A HESITANS HEARTS~

”tiba-tiba kau pergi dari acara itu? kenapa? …”tanya Yoona. Seohyun menoleh dengan wajah lelah itu. semalaman terjaga karena si kecil bertingkah. tidak, tetap saja sama. Dannish Dan Daehyun. menangis bersama meminta susu. Dannish menangis karena ia memang lupa membuat susu, Dan daehyun yang ikutan menangis ketika hisapan asi itu terlepas saat mendengar tangisan Dannish yang merupakan kakak dari si kecil.

”aku memiliki anak ..”jawab seohyun langsung.

”Bukan itu jawaban yang aku inginkan seohyun. katakan saja, apakah semua ini ada hubungan dengan ungkapan perasaan yang song hee lontarkan? ..”tanya Yoona,

”jika kau mengetahui tentang rencana itu, mengapa tidak memberitahuiku? Apakah kau ikut andil dalam acara yang mereka adakan? ..”seohyun balik tanya. kesal. Bagaimana bisa? yang seohyun tahu itu adalah acara party bersama teman kampus, namun nyatanya, bukan. malah, itu adalah acara ungkapan perasaan song hee kepada dirinya yang telah direncanakan tampa ia ketahui. Huh! Menyebalkan.

”tidak apa. itu baik, sangat baik. tidak masalah bukan? aku membantunya ..”ujar Yoona bangga. Seohyun tertawa,

”apa harus aku mengingatimu lagi? aku telah menikah, memiliki suami. dan jangan lupakan bahwa aku juga telah memilliki anak. Tidak. itu tidak akan terjadi. menerima perasaan song hee adalah kesalahan terbesar ..”seru seohyun. Yoona menghela nafas beratnya.

”telah menikaj, okay. Aku tahu. memiliki suami? juga tahu? anak? Ya, pasti. karena kalian telah menikah tentu kalian akan making of love sehingga kehadiran seorang anak dapat membuatkan kebahagian tesendiri ..”ujar Yoona. Masih tetap tersenyum. niat baik bukan. menjodohkan seohyun dengan song hee. Dari pada harus menunggu pria itu? lebih baik bersama song hee.

”True ..”gumam seohyun tertawa.

”dan, sayangnya. Suamimu telah melupakanmu seohyun. ia lebih bahagia disana tampa ingin memberikan sebuah kabar tentang keadaaannya bukan? jadi, terimalah cinta Song hee segera mungkin. Sebelum kau menyesal ..”lanjut Yoona, dan

PLATAK!

”jaga perkatakanmu. Suamiku tidak seperti itu. dia akan tetap setia meski kami terpisah oleh jarak. Dan, jangan memaksaku untuk menerima perasaa song hee dengan status masih menjadi istri dari pria lain ..”ujar seohyun kesal. Yoona tertawa bahagia melihat ekpressi seohyun yang kesal.

”Ya, bercerailah! …”perintah Yoona,

”bercerai, dan aku akan menjadi janda di usia semuda ini? uh, tidak akan ..”tegas seohyun. meski pada kenyataan yang Yoona katakan itu benar, namun tetap saja, ia tidak akan memilih keputusan bercerai jika yang pikirkan untuk kedepannya tentu kebahagian anak-anak. Bercerai, apakah sanggup bila nanti anak-anaknya bertanya tentang keberadaan appanya.

”lalu? Menungggu sampai kapan? Suamimu itu telah bahagia bersama wan- ..”

”percayalah. Semalam, kami telah bertemu. dia kembali, karena dia memiliki istri dan juga anak. Aku tidak akan bercerai. Titik ..”potong seohyun. meraih tas selempang, dan pergi meninggalkan Yoona yang kaget atas apa yang ia lontarkan.

~A HESITANS HEARTS~

”ikut? ..”tanya seorang pria.

”sang saem nim, lanjutkanlah! Aku sedang menunggu jemput. Tentu, jika bersabar. Maka jemputan akan segera datang ..”jawab seohyun tersenyum sopan.

”Seo joo hyun ..”pria yang menjadi dosennya tersenyum. kaki melangkah mendekati seohyun, lalu kembali tertawa saat menatap wajah cantik yang sangat pria itu sukai. Huh, kapan ya hari itu tuba? Kapan? Kapan seohyun mau membuka hati untuknya? Pikir si dosen itu yang masih tetap berharap banyak.

”’aku tidak ingin dinilai salah karena bersama kau, Chang Min oppa ..”ketus seohyun saat posisi mereka sudah tidak ada jarak lagi.

”bukankah seharusnya seperti itu? sejak awal, kita juga sudah saling mengenal. Apakah semua menjadi masalah jika satu kampus mengetahui bahwa dosen tampan ini memiliki perasaan pada mahasiswinya? ..”Tanya pria itu yang merupakan Chang Min.

”Ya Tuhan, aku telah mengatakan dengan sangat jelas. Aku tidak ingin, dan tetap seperti itu. bisa memahami keadaanku? ..”seohyun bertanya.

”tinggalkan pria brengsek, dan mulailah membuka hati untuk pria baik seperti dosenmu ini …”ujar Chang min. Seohyun tertawa, menoleh dengan wajah yang sangat cantik itu. menatap Chang min yang malah salah tingkah ketika ia menatap pria itu. huh, tampannya, tapi akan sangat tampa jika pria satu ini tidak lagi mengganggunya bukan? pasti.

”sayang? oh, Tuhan, aku bahkan tidak bisa merasakan kenyamanan ketika kita sedang bersama? Dan, siapa pria brengsek? kau mengatakan siapa Chang min oppa? Apakah pria brengsek itu cho Kyuhyun? suamiku? ayah dari anak-anakku? …”tanya seohyun.

”seohyun ..”

”berhentilah mengatakan ini. tidak seharusnya oppa berbicara seperti itu. bila ada masalah dengan cho kyuhyun, ya selesaikan tampa harus melibatkan aku yang tidak mengetahui apa masalah kalian ..”ujar seohyun yang kembali menatap lurus gerbang kampus dimana ia berlanjut study.

”Kyuhyun tidak baik. Di-a ..”

”bagaimanapun, baik atau tidak baiknya. Aku yang merasakannya, bukan oppa. ini yang terakhir okay ..”setelah mengatakan itu, seohyun memilih pergi meninggalkan chang min. Huh, tidak song hee, Yoona, atau changmin, sama-sama bikin kesal!!!

~A HESITANS HEARTS~

”gak boleh ngis ya ..”ujar Dannish kepada Daehyun yang duduk disebelahnya.

”untuk Hyung ..”Daehyun memberikan mobil kecil miliknya kepada sang kakak yang sangat bocah kecil itu sayangin. Kyuhyun tertawa menatap dua bocah itu. bahagia sekali melihat mereka berinteraksi. Antara Dannish, ataupun Daehyun, kyuhyun tidak akan membeda-beda sebuah kasih sayang yang ia berikan. Semua sama saja. sama-sama besar kasih sayang itu.

”jika sedang jenuh, Maka Daehyun akan bersikap usil. Mengganggu dan membuat Dannish menangis. Bila ada seohyun, tentu seohyun bisa memberikan pengertian, namun ketika seohyun tidak berada dirumah, ah, pelayan semakin merasa kesulitan jika cucu-cucu eomma bertingkah …”cerita Ny cho.

”aku masih tidak percaya. Daehyun? Cho Daehyun. huh, bagaimana bisa? ..”tanya Kyuhyun masih bingung dengan kehadiran Daehyun,

”3 tahun yang lalu, saat kejadian itu? masalah kalian? Perpisahan tesebut, kehamilan muda sedang terjadi. Eomma tidak bisa mengetahuinya karena setiap mengeluh sakit, seohyun memolak pergi ke dokter. Dan, bukan cuman Eomma yang tidak bisa mengetahuinya, Seohyun, yang tengah hamil, juga tidak bisa merasakan semua itu. berfikir jika sakit, itu hanya sakit biasa. Namun faktanya berbeda ketika pendarahan terjadi. kami mengetahui dari sana …”cerita Ny cho.

”Aku menyesal memilih pergi ..”ungkap Kyuhyun.

”jangan berbicara seperti itu …”Seru Tn Cho.

”kami belum berbicara. Saat kepulangan itu, aku berfikir pertemuan kami terjadi saat kami ingin membuka pintu. Hanya saja, ketika menatap wajah seohyun untuk pertama kali setelah 3 tahun berpisah, aku baru bisa sadar saat pertemuan pertama kami terjadi di airport ..”ujar Kyuhyun Tertawa. Ny cho merubah mimik wajah dengan sangat bingung. Pertemuan pertama di airport? Maksudnya apa?

”eh, kau berbicara apa? ..”Tanya Ny cho.

”aku bertemu seohyun di Airport ..”jawab kyuhyun tertawa. Kembali menatap anak-anaknya yang sibuk pada dunia mereka masing-masing. Tidak dengan Ny cho yang begitu tahu fakta apa yang disembunyikan seohyun. berbicara padanya seperti ini, namun tampa diketahui, menantunya berbohong. Huh!!!

~A HESITANS HEARTS~

”apakah malam ini? acaranya? Ya Tuhan, bagaimana bisa aku keluar? ..”keluh seohyun yang sibuk dengan bertelponan bersama Yoona.

”…….”

”sial. Itu akan menambah masalah. eomma tidak suka aku pergi. apalagi pergi saat waktu malam seperti ini. apa yang akan terjadi jika hal buruk itu menghampiri menantunya? ..”tanya seohyun tertawa. Tubuh itu berbalik dengan menatap anak-anaknya yang sedang asyik meminum susu botol bersama-sama.

”……”

”sangat sayang. bahkan pakai banget ..”jawab seohyun yang melangkah mendekati ranjang. Duduk disana sembari tubuh yang setengah berbaring menatap dua bocah tampan itu yang kini memilih mendekati tubuhnya. Daehyun, bocah paling kecil itu berbaring disebelahnya yang juga Ikuti oleh Dannnish yang memelih berbaring disebelah adiknya dengan tangan kecil itu memeluk sayang sanga adik yang telah terlelap.

”…..”

”oh, itu rahasia …”bisik seohyun yang tersentak ketika pintu kamar terbuka saat wanita lait bahwa sang suamilah yang masuk. Semalaman tidak pulang karena ada tugas yang seohyun dengar, dan kini, ia kembali bertemu pria itu. bahkan jujur, sejak kemare kedatangan kyuhyun, sama sekali seohyun belum bertegur sapa. Menyapa saja? huh, tidak. dosa gak ya?

”…..”

”baiklah. Aku akan bersiap-siap. Katakan kepada mereka, jika aku akan datang okay ..”gumam seohyun tertawa. Kyuhyun yang sedang membuka jas formal yang pria itu kenakan menoleh menatap sang istri yang masih sibuk dengan bertelponan. Huh, Jam 8 malam mau pergi? pergi kemana? Pikir kyuhyun yang merasa tidak suka jika istrinya keluar malam.

”sampai bertemu nanti ..”seru seohyun, dan

PIP

”aiggo …”sambungan posnel yang telah terputus. Seohyun tertawa memperhatikan cara tidur Dannish dan Daehyun. berpelukan satu sama lain. begitu lucu dan tentu menggemaskan sekali. pasti, kecupa pada bibir kecil itu seohyun berikan dengan sangat bahagia.

”Seohyun ..”kyuhyun memanggil istrinya itu. kaki yang melangkah menuju ranjang. Tersenyum manis saat tatapan bingung wanita perliatkan. Bingung? Kyuhyun semakin bingung. Bagaimana bisa ia meninggalkan seohyun selama 3 tahun membuat wanita itu berubah sikap menjadi dingin padanya. Bagaimana bisa?

”Ya? ..”hanya ya? apakah begitu respon istri saat suami memanggil?

”Tidak inginkah memeluk oppa? ..”pertanyaan itu. seohyun yang tadi menatap anak-anak, kini beralih menatap wajah sendu pria itu. apakah ia salah tidak memperdulikan kyuhyun sejak saaat kedatangannya? Apakah salah? salahkah? Tapi, rasa kecewa masih ada loh, dan itu karena Kyuhyun yang tidak memberikan sebuah kabar selama 3 tahun pergi. ingat, jika bukan karena anak-anak, seohyun tidak akan bisa bertahan di lingkungan ini. apalagi ini. keluarga besar Cho yang terlalu oper protectif padanya. Membuatnya semakin jenuh bila masih tetap berada disini.

”oppa merindukanmu ..”ungkap kyuhyun

”kita bisa membahas ini nanti ..”ujar seohyun.

”tidak bisakah untuk tetap berada disini? ..”tanya kyuhyun. seohyun menoleh. Saat tubuh ia akan bangkit, maka tangan kyuhyun menahan sehingga tubuh yang akan bangkit malah kembali terhempas pada ranjang besar itu.

”ini masih pukul 8 jika harus berada disini. biarkan aku menyelesaikan aktifitas bersama eomma ..”ujar seohyun tersenyum paksa.

”bukan. kau bukan pergi menyelesaikan aktifitas bersama eomma. teman-teman? kau akan pergi bersama mereka. apakah lebih pentingkan mereka ketimbang bersama oppa dimalam hari? ..”pertanyaan kyuhyun. seohyun dibuat terkejut oleh pertanyaan itu. entah, ini semakin membuatnya bimbang. Antara kyuhyun, dan Yoona, mungkin akan sangat baiknya Yoona ya. kos, rasa tidak nyaman sering kali ia temukan ketika ia bersama sang suami.

”apa yang kau inginkan? ..”tanya seohyun mencoba bersikap baik dan sopan. Meski pada kenyataaanya seohyun terliat marah sih, namun tentu, kali ini ia masih tetap menjaga sikap bukan. apalagi kepada suaminya.

”menghabiskan waktu malam bersamamu ..”jawab kyuhyun. seohyun semakin terkejut karena tidak sadar bahwa tubuhnya telah ditindih kyuhyun. pria itu menindihnya dengan tangan pria itu berusaha merangkul tubuhnya. Tatapan itu, seohyun menatap dalam mata bulat kyuhyun yang terliat memerah seperti menahan amarah. Entah, semua menjadi rasa bingungnya. Antara piliha yang sulit. Saat kecupan pada bibir kyuhyun datang mengenai bibir kecilnya, maka pasti tampa sadar, mata itu terpicing dengan tangan yang kini memilih mendekap kuat tubuh pria itu. suaminya. Menikmati ciuman pertama mereka setelah 3 tahun perpisahan itu terjadi.

Huh, bahagianya.

.

.

.

.

TBC

A HESITANS HEARS PROLOG

Preview

.

.

”Appa/Appa ..”

Teriakan itu. kyuhyun menatap dua bocah laki-laki yang kini berdiri dihadapannya dengan di bimbing oleh wanita paruh baya yang merupakan ibunya sendiri bersama sang kakak yang juga sedang sibuk dengan mengendong bayinya. Tatapan mata itu saling berganti menatap dibocah tersebut. Menatap dengan seksakma satu sama lain. entah, perasaan bimbang kini menyelimuti kyuhyun ketika tidak bisa tahu siapa bocah tampan tersebut. Dan yang mana bocah tampan yang menjadi putra kesayangannya bersama sang istri 3 tahun yang lalu.

”semakin tampan? ..”seru Ahra yang membuyarkan lamunan kyuhyun.

”tentu. tidak salah pilihan mengirimnya. Membuat perubahan besar ..”ujar Ny cho bangga.

”mereka? ..”tanya kyuhyun bingung. Ingin tahu, yang mana putranya yang 3 tahun yang lalu kyuhyun tinggal pergi. Baby Dannish?

”kau tidak mengingatnya? Putra-putramu? ..”tanya Ahra tergelak menatap wajah bingung adiknya itu. ya wajar sajalah. Memang sengaja tidak di beritahui. Apalagi dengan sosok bocah kecil yang kini sibuk menyusui besama botol susu yang memakai dot.

”Nde? ..”kaget kyuhyun masih tetap bingung.

”Dannish, berikan appa phopho ..”perintah Ahra, kyuhyun tertawa. Bocah dengan pipi tirus tersebut, rupanya putra tampannya yang sangat menggemaskan pada 3 tahun yang lalu ya. kyuhyun bahagia sekali saat ini. kecupan pada pipi bocah itu berikan yang membuatnya sangat-sangat rindu akan bocah satu ini.

”yang appa ya ..”gumam Dannish yang masih kurang bisa berbicara lancar. Bukan tidak bisa, namun masih teloh dalam berbicara.

”Aiggo ..”kyuhyun menggendong Dannish dengan kasih sayangnya memeluk tubuh bocah itu.

”Dae ingin di gendong appa? Dae sayang appa? Ayo, Dae beri appa phopho ..”perintah Ahra. Kyuhyun menatap bingung kembali kakanya.

”aku tidak mengerti, Noona ..”

”Ya, apakah kau tidak mengetahuinya? Daehyun? Cho Daehyun? ..”tanya Ny Cho. Kyuhyun menggeleng bingung.

”Kau menikah kyuhyun, kau memiliki istri juga. Kalian begitu bahagia bersama. seorang anak tentu akan hadir didalam keluarga kecil kalian bukan? ..”lanjut Ahra bertanya. Daehyun. bocah kecil itu menangis karena susu nya habis. Dan Ny cho meraih tubuh itu dan membawa masuk kedalam gendongan.

”Ya Tuhan, berterus terang saja? aku tidak memahaminya. Siapa anak ini? kenapa ia bersama kalian? Dan apa hubungannya denganku yang menikah, memiliki istri, dan saling bahagia dengan kehadiran anak? Huh ..”kesal kyuhyun menatap Dannish yang tertawa.

”Adik Dae bobo ya. ngan nangis lagi. umma pulang wa mainan ..”seru Dannish yang semakin ditatap oleh kyuhyun.

”Dannish? …”

”adik ngis, adik ingin boboya appa. Ngan ngis lagi ..”ujar teloh Dannish. Kyuhyun kembali menatap bocah yang dipanggil Dae itu oleh putranya tersebut.

”masih tidak mengerti? …”tanya Ny cho.

”katakan! ..”perintah kyuhyun

”Cho Daehyun imnida. Putra kedua kyuhyun appa, dan Seohyun Umma ..”seru Ahra, dan disanalah kyuhyun mengerti ketika penjelasan ahra cukup membuatnya faham. Cho Daehyun, bocah tampan itu? adalah Putranya? Putranya bersama wanita yang sangat ia rindukan? Seo joo Hyun?

.

.

.

~A HESITANS HEARTS~

27848565_539451549772114_1185366575_n.jpg

@ASHYSHANYS

CAST

CHO KYUHYUN (27THN)

SEO JOO HYUN (20THN)

CHO DANNISH (3TH)

CHO DAEHYUN (2TH)

GENRE

FAMILY,

PERTENGKARAN

MARRIAGE LIFE,

ROMANCE

TEMA

LOVE

TYPE

CHAPTER

RATE

PG+17

COVER BY

@Ashy_ARTSdesigh

NOTE

.

.

.

lanjut? ingin dilanjut? segera RCL okay

kecup manis dari Author kece :*

CLUE FOR SSL 18(END)

Clue

Hallo, Admin wonderlands balik lagi ni. mau negasin saja kalau SSL End dikasih Password. dan jika ingin membaca lebih lanjut gih, yuk RCL, atau VotMen story nya dari 1 sampai 17. karena, tentu, yang membantu kalian untuk baca kelanjutnya, ya respon kalian di story SSL

.

.

.

baiklah, saya tidak terlalu banyak bicara sih, langsung saja ketahab intinya.

.

.

CLUE

Seohyun + Kyuhyun+ Dannish = Cari saja sendiri

.

.

.

.

TERIMA KASIH

 

 

WF_18+

WONDERLAND GROUP STORY

PRESENT

.

.

https://free26211.wordpress.com

Wonderlandstar By website

Wndrlndo6o3 By Instargram

Wonderlandstar By Facebook

Wonderlandstar or Wonderland stars blog By Twitter

(Yuk, Bagi yang ingin menyumbang tulisannya tentang kisah romantis seohyun dan kyuhyun, kami bersedia membantu untuk merepublikasikan cerita anda. Jika berminat, silakan kirim cerita anda berbentuk file dokoment ke @seokyuhyun0603@gmail.com. ditunggu yaa )

.

.

.

18+

IMG-20180114-WA0000.jpg

.

.

.

.

Author

OriginalStory By :Je

Cast

Seo Joo Hyun

Cho Kyuhyun

 

.

.

.

Menurut kalian, apa yang akan terjadi setelah umur kita menginjak angka enam belas tahun ke atas?

***

Orang menyebutnya Seohyun, nama lengkapnya Seo Joohyun. Putri tunggal seorang dokter ahli bedah ternama dengan seorang guru senior high school.

Joohyun, begitu Kyuhyun menyebut. Joohyun memiliki karakter lembut, jarang bisa berbaur akibat sikapnya yang tertutup.

Kyuhyun dan Joohyun merupakan sepasang sahabat. Sejak kecil mereka tumbuh besar bersama. Joohyun lebih sering menghabiskan waktu di rumah sederhana Kyuhyun.

Orang tua Joohyun terlalu sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Hal ini mengakibatkan mereka melupakan keberadaan Joohyun yang mencari tempat teduh di rumah Kyuhyun.

Kyuhyun memiliki kakak perempuan, namanya Ahra. Cantik, ramah, pintar. Sama seperti Kyuhyun. Gen tersebut menurun dari ayah dan almarhum ibu Kyuhyun.

Kakak beradik ini juga terkenal dengan kepandaiannya. Kyuhyun di bidang seni, terutama musik. Semenatara Ahra di bidang akademik, terutama matematika.

Berada diantara mereka merupakan karunia luar biasa besar. Berkat mereka, Joohyun bisa merasakan apa yang disebut kasih sayang dan kebahagiaan.

Karena sejatinya, kebahagiaan tidak datang dari harta benda, melainkan dari keikhlasan hati menerima kondisi dan selalu bersyukur atas berkat dan rahmatnya.

“Jangan lupa dimakan sayurnya, Kyuhyun.” Ahra memperingatkan, hazzle Joohyun menemukan dengusan kecil bibir Kyuhyun, “ayo sayang, tambah lagi sayurnya.”

Sepasang sumpit menghalangi tangan Kyuhyun yang hendak menyisihkan -lagi- sayuran dari nasinya. Kyuhyun menemukan mata Ahra mendelik tajam, “ayo.di.makan.sayurannya.”

“Noona.”

“Hari ini ada pelajaran olahraga, kalau nanti kau jatuh pingsan bagaimana?”

“Joohyun akan membopongku.”

“Kau pikir Joohyun superman?”

“Dia cat women, Noona.”

Mata Ahra mengerling bosan. Kyuhyun dan segala jawabannya. Terkadang Ahra kesal memiliki adik pandai menjawab seperti Kyuhyun, tapi dilain sisi dia sangat bersyukur. Berkat kepandaian Kyuhyun menjawab -entah logis atau tidak- dia berhasil menjadi penyiar radio di sekolahnya.

“Sudah hampir setengah tujuh, Kyuhyun. Ayo berangkat.”

Ahra dan Kyuhyun serempak menatap jam dinding berkat Joohyun. Keduanya menggerutu kecil lalu secara cepat menghabiskan sarapan mereka. Diam-diam Joohyun terkikik.

Ahra dan Kyuhyun memiliki perbandingan usia dua tahun. Kyuhyun masih kelas satu sma sementara Ahra sudah hampir menyelesaikan sekolahnya, tinggal satu tahun dan lembar kehidupan sebagai mahasiswa di mulai.

“Ayo cepat diselesaikan makanannya. Joohyun, Kyuhyun nanti berangkat bersama Abeoji, ya?”

Joohyun mengangguk sementara Kyuhyun bertanya, “wae? Abeoji tidak lupa kan kalau terakhir kali Abeoji mengantar kami, kami harus terkena hukuman karena datang terlambat?”

Tawa Chungjoo terdengar. Ayah dua anak ini mengambil duduk diantara Kyuhyun dan Joohyun. Kedua tangannya sengaja diletakkan di atas kepala mereka.

Lain dengan Kyuhyun yang mendengus, sebaliknya Joohyun tersenyum hangat. Di kening Chungjoo masih terdapat air keringat hasil memangkas tanaman liar di kebun.  Joohyun menarik selembar tisu diatas meja untuk menghapusnya.

Chungjoo tersenyum, “Joohyun-ku yang selalu perhatian, terima kasih sayang.”

“Sama-sama,” selalu ada kecupan hangat di kening. Joohyun suka itu.

“Aku jadi iri, Abeoji,” canda Ahra, “kalau begitu aku berangkat dulu, sudah ditunggu.”

“Siwon sunbae?”

“Anak kecil dilarang tau urusan orang dewasa,” Ahra menjulurkan lidah. “Abeoji, Ahra berangkat dulu. Bye!”

Sepeninggalnya Ahra, Kyuhyun dan Joohyun segera menyelesaikan sarapan mereka. Sementara Chungjoo sibuk mengeluarkan motor dari garasi. Memanaskan mesinnya sebelum siap dipakai.

“Kyuhyun, Joohyun?!”

“Ya,” sahut mereka bersamaan.

***

Setibanya di sekolah, sekolah sudah ramai. Beberapa siswa menatap kedatangan Kyuhyun dan Joohyun. Nyaris seperti ini setiap hari. Rasa kesal jelas ada dalam hati, namun Kyuhyun memilih untuk tetap diam tidak peduli. Dari pada meladeni mereka, coretan note lagu di sebuah kertas lebih berguna.

“Belajar yang rajin, buat Abeoji kalian ini bangga, mengerti?” Nasihat Chungjoo sebelum Kyuhyun dan Joohyun menapaki area sekolah.

“Tentu, Abeoji.”

“Kalau tidak lupa.”

Chungjoo hanya bisa menggeleng. “Jangan berbuat ulah, arra?”

“Pak tua cerewet!” Kemudian Kyuhyun berlari meninggalkan Joohyun dan ayahnya.

“Kyuhyun mau ke mana? Hey, tunggu aku!” Joohyun masih sempat menatap Chungjoo beberapa saat, “Abeoji. Maafkan ucapan Kyuhyun, ya? Mulutnya memang sedikit kurang ajar.”

Chungjoo tersenyum, anggukan kecil menyertai, “jangan khawatir. Sana masuk, jangan sampai terlambat. Semangat untuk hari ini, uri Joohyunnie~”

Joohyun tersenyum dengan kedua tangan mengepal penuh semangat sebagaimana tangan Chungjoo terkepal saat ini. Selanjutnya, gadis berusia menginjak enam belas tahun itu berlari mencari Kyuhyun di dalam kelas.

Joohyun menemukan Kyuhyun sedang berkutat di mejanya. Ah, pantas saja. Minggu lalu Choi songsaenim memberi pekerjaan rumah. Pasti Kyuhyun lupa belum mengerjakannya.

“Harusnya aku tanya pada Ahra Noona semalam,” Gerutunya.

“Makanya jangan menulis lagu terus-terusan. Hobi boleh tapi ingat juga dengan tanggungjawab.”

“Henry~ya, soal nomer lima halaman enam sudah?”

Dengan tanpa menghiraukan nasihat Joohyun, tubuh Kyuhyun menyerong menghadap Henry di mejanya. Lelaki berkacamata keturunan china yang merupakan jenius matematika.

“Sudah.”

“Aku pinjam.”

Henry menatap Kyuhyun, “aku ajari saja ya, hyung? Jangan mencontek?” Tolak Henry halus, sebelum melihat kemarahan Kyuhyun, dia segera menambahkan, “supaya nanti bisa mengerjakan soal ujian sendiri. Pasti akan lebih senang mendapat nilai bagus atas usahanya sendiri.”

Sebenarnya malas, tapi Henry ada benarnya juga. Joohyun tersenyum melihat Kyuhyun bangkit, menyeret kursi kosong ke samping Henry lalu mengerjakan tugas bersama.

Suasana seperti ini jarang Joohyun temui. Kecuali beberapa gerombolan anak sedang duduk melingkar berbagi jawaban. Kyuhyun lebih senang menyontek jawabannya tapi mungkin karena insiden tadi, Kyuhyun berniat mengacuhkan Joohyun.

Joohyun mengangkat bahu, berusaha tidak peduli. Selanjutnya dia kembali menghadap depan. Mengambil buku peralatan tulis lengkap dengan buku paket berserta kacamata minus-nya.

Gadis itu sama sekali tidak sadar kalau Kyuhyun memperhatikannya sedari tadi. Fokusnya pada materi yang Henry beri pecah.

Tau-tau begitu melihat buku yang awalnya putih bersih sudah penuh coretan angka. Kepala Kyuhyun mendadak pening. Dia benci matematika. Sangat.

“Bagaimana? Sudah paham ‘kan, hyung?”

Kepala Kyuhyun mengangguk “anggap saja sudah,” dia bangkit dari kursi, mengembalikan ke tempatnya, “terimakasih Hen, lain kali seperti ini lagi, ya?”

Henry tersenyum, ibu jarinya diacungkan, “siap!”

Beberapa kursi dan meja yang kosong sudah hampir terisi penuh. Bel pelajaran pertama berbunyi. Derap langkah terburu memenuhi rungu. Ketika pintu terbuka, guru Choi datang dengan wajah garang seperti bisanya.

Di balik kacamata minus yang sedikit melorot, dia mengamati kelas. Masih ada dua bangku kosong.

“Silakan kalian berlari keliling lapangan sampai pelajaran berakhir.”

Dua siswa di belakang tubuh guru Choi serempak mendengus dengan berbagai umpatan. Semua mata yang menatap mereka langsung mengalihkan perhatian pada guru Choi begitu deheman menginterupsi. Begitu halnya Joohyun dan Kyuhyun.

“Sekarang buka halaman sebelas, bab pangkat akar dan logaritma,” kata guru Choi sambil membalik lembar buku, “Kyuhyun, tolong bacakan materinya untukku.”

Hening yang mengisi lenyap oleh suara Kyuhyun. Para murid menyimak dengan baik, beda dengan Kyuhyun yang membaca justru tidak paham.

Sebenarnya Kyuhyun itu pintar, masalahnya hanya satu. Dia terlalu malas menyentuh yang bukan kesukaannya.

***

“Ayo cepat ganti pakaianmu sebelum guru Oh datang.”

“Biar saja,” kepala Kyuhyun melesak pada lipatan tangan diatas meja. “Katakan padanya aku sedang sakit.”

“Tapi nanti ada penilaian lompat jauh dan lari untuk nilai rapor kita.”

“Gantikan aku kalau begitu.”

“Kyuhyun,” Joohyun mendengus.

Dalam kelas hanya ada beberapa anak yang sudah ganti seragam dengan kaos olahraga. Yang belum hanya Kyuhyun seorang.

Sekiranya ada empat pasang mata, belum termasuk Kyuhyun dan Joohyun. Salah satunya Henry. Pemuda berdarah china itu menggeleng maklum, Joohyun dan Kyuhyun memang selalu seperti ini. Tapi untuk yang lain tidak.

Menurut mereka tindakan Joohyun terhadap Kyuhyun sedikit berlebihan. Joohyun terlalu mencampuri urusan Kyuhyun terlepas dari apa hubungan mereka selama ini.

“Seohyun~ah, biarkan saja. Nanti juga turun sendiri,” kata Henry.

Joohyun menatapnya sesaat lalu kembali menatap Kyuhyun. Detik berikutnya terdengar hembusan napas panjang tanda jengah milik Joohyun.

Kepalanya mengangguk, “hm,” gumamnya, “aku tunggu di bawah, Kyuhyun.”

Tiada respon berarti. Kyuhyun terlalu menikmati posisinya untuk segera tenggelam dalam dunia mimpi. Semalam dia tidak banyak tidur akibat merangkai not-not lagu terbaru ciptaannya.

Lima menit berlalu, rupanya Joohyun belum benar-benar meninggalkan Kyuhyun. Bersama Henry dia berdiri di ambang pintu. Menunggu pergerakan berarti Kyuhyun sementara suara teriakan guru Oh menggelegar di bawah sana.

Henry panik, tanpa meminta izin dia tarik tangan Joohyun untuk ikut menyusul. Tepat ketika adegan itu terjadi, sepasang obsidian menampakkan wujud.

Kelam nan malas seperti biasa. Mengintai Joohyun dari tempatnya berada.

“Dia itu menyebalkan!”

-o0o-

Tidak ada yang diharapkan dari seorang Seo Joohyun dalam bidang non akademik seperti olahraga lari ataupun yang lain. Joohyun payah. Semua tau itu.

Lari berkeliling lapangan yang biasa ditempuh dalam waktu lima menit, Joohyun tempuh paling cepat tujuh menit. Lompat jauh yang teman-temannya lalukan pasti minimal berakhir di angka satu koma lima meter ke atas. Tapi Joohyun, satu koma empat meter sudah merupakan jarak terjauh.

Sudah dibilang, Joohyun payah dalam bidang ini.

“Selanjutnya, Kyuhyun.”

Pemilik nama itu entah berada di mana sekarang. Leher guru Oh harus berputar demi menemukannya.

“Di mana Kyuhyun?”

“Terakhir aku liat dia bersama Seohyun tadi,” seseorang menjawab. Semua mata tertuju pada Joohyun, “Kyuhyun di mana, Seohyun?”

Joohyun diam. Menjawab jujur sama artinya membunuh Kyuhyun tapi berbohong bukanlah gayanya.

“Seo?” Guru Oh menegur.

“K-Kyuhyun–“

“Aku di sini,” sahut suara dari belakang tubuh guru Oh.

Pria berusia nyaris empat puluh tahun itu mendelik sangar, “darimana saja kau, hah?”

“Perutku sakit, saem.”

“Alasan!”

“Kalau tidak percaya ya sudah,” balas Kyuhyun acuh, langkah kakinya semakin mendekat ke garis start lompat jauh, “sekarang giliranku, ‘kan?”

“Caranya bukan begitu, Kyuhyun.”

Leher Kyuhyun menoleh ke arah guru Oh, “intinya lompat, ‘kan?”

“Tapi ada tata caranya, Cho Kyuhyun!” Tegas guru Oh, “kalau tidak dengan cara yang benar, aku tidak akan memberimu nilai.”

Angin berhembus, suasana hening melanda. Hanya terdengar suara decakan dari bibir Kyuhyun. Yang lain diam, meski sebenarnya berbisik sangat pelan menyaingi desau udara.

“Hm.”

Lalu, Kyuhyun mengambil ancang-ancang sebagimana siswa lain lalukan. Diawali dengan lari kecil yang kemudian semakin cepat, begitu menginjak garis start Kyuhyun langsung melompat.

Sesuai prediksi, Kyuhyun selalu tidak sepenuh hati dengan apa yang dia lakukan.

“1,23 meter,” yang diberi tugas mengukur jarak berteriak.

“Uh, bokongku,” keluh Kyuhyun seraya mengusap pantatnya sambil berdiri menghampiri Joohyun yang beristri bersisian dengan Henry, “tadi kau sampai berapa meter?”

Bibir Joohyun sama sekali tidak bergerak, matanya menatap sendu Kyuhyun, “sampai kapan kau mau seperti ini?”

“Seperti ini bagiamana?” Kerutan halus nampak di kening Kyuhyun, “aku lelah, aku kembali ke kelas dulu, ya?”

“Siapa yang memperbolehkan?” Siapa duga kalau guru Oh sejak tadi mendengarkan, “kau belum melalukan penilaian lari. Cepat sana bersiap.”

“Saem–“

“Atau nilai rapormu kosong.”

Ancaman memuakkan seorang guru yang sejatinya tidak akan pernah menjadi kenyataan.

To be continue….

Chap selanjutnya bakal Up setelah DAMN sama BTN di watty end. Makasih udah mau baca.

Semoga suka, yaaaaa.

Salam hangat, Je.

[14/01/2018]